Sering Kebelet Pipis di Malam Hari, Waspadai Hipertensi

Vania Rossa | Firsta Nodia | Suara.com

Senin, 01 April 2019 | 11:30 WIB
Sering Kebelet Pipis di Malam Hari, Waspadai Hipertensi
Ilustrasi ke toilet. (Shutterstock)

Suara.com - Apakah belakangan Anda cukup sering mengalami kebelet pipis di malam hari? Jika ya, maka waspadai kondisi hipertensi atau tekanan darah tinggi.

Peneliti Jepang melihat fenomena ini sebagai kondisi yang dikenal sebagai nokturia, atau kebutuhan untuk bangun kencing setidaknya sekali dalam semalam yang mengarah pada gejala hipertensi.

Untuk mengarah pada temuan ini, para ilmuwan mendaftarkan 3.730 orang dari Watari, sebuah kota di Miyagi, Jepang. Para peneliti mendokumentasikan hasil pengukuran tekanan darah responden. Mereka juga ditanyai seberapa sering bangun di malam hari untuk buang air kecil.

Peneliti menemukan bahwa mereka yang melaporkan nokturia atau sering kebelet pipis di malam hari berisiko 40 persen lebih tinggi mengalami hipertensi.

"Kami berharap penelitian ini akan berkontribusi terhadap pemahaman kita tentang gejala lainnya dari tekanan darah tinggi, yang dapat menunda perkembangan penyakit jantung jika segera diobati," ujar Dr. Satoshi Konno, dari Divisi Hipertensi di Rumah Sakit Tohoku Rosai, Jepang.

Satoshi juga menjelaskan perbedaan antara nokturia dan pembesaran prostat yang sama-sama memicu buang air kecil di malam hari. Pada lelaki, menurutnya ada kemungkinan lain yakni pembesaran prostat yang dapat menyebabkan mereka buang air kecil di malam hari.

"Nokturia mungkin merupakan tanda awal tekanan darah tinggi dan Anda harus memeriksa tekanan darah Anda jika belum pernah memeriksanya sebelumnya," ujar dia.

Sebuah studi terpisah pada orang-orang di Jepang yang diterbitkan pada 2017 di International Journal of Urology juga menemukan asupan garam yang berlebihan meningkatkan risiko nokturia atau buang air kecil di malam hari.

Orang Jepang sendiri mengonsumsi rata-rata 10 gram garam per hari, dibandingkan dengan rata-rata global 4 gram per hari karena diet mereka umumnya tinggi dalam makanan yang mengandung kecap.

Satoshi juga mengakui penelitian ini memiliki beberapa keterbatasan. Ia mengatakan karena penelitian ini termasuk jenis cross-sectional, maka hal ini tidak membuktikan bahwa orang yang nokturia sudah pasti memiliki tekanan darah tinggi.

"Kencing itu bisa disebabkan oleh faktor-faktor lain seperti usia atau penyakit lainnya. Penting untuk diingat bahwa tekanan darah tinggi biasanya tidak memiliki gejala, dan orang-orang tidak harus menunggu gejala untuk memeriksakan tekanan darah mereka," ujar dia seperti dilansir dari Newsweek.

Namun jika Anda memiliki kebiasaan sering kebelet pipis di malam hari saat jam tidur malam, tak ada salahnya untuk segera memeriksakan tekanan darah Anda, ya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hipertensi dan Diabetes Penyebab Tertinggi Pasien Gagal Ginjal Kronik

Hipertensi dan Diabetes Penyebab Tertinggi Pasien Gagal Ginjal Kronik

Health | Rabu, 13 Maret 2019 | 13:14 WIB

Benarkah Pasien Ginjal yang Menjalani Cuci Darah Dipicu Hipertensi?

Benarkah Pasien Ginjal yang Menjalani Cuci Darah Dipicu Hipertensi?

Health | Sabtu, 09 Maret 2019 | 11:30 WIB

Ini Alasan Pasien Hipertensi Rawan Kena Gagal Ginjal

Ini Alasan Pasien Hipertensi Rawan Kena Gagal Ginjal

Health | Jum'at, 08 Maret 2019 | 15:29 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh

Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh

Health | Rabu, 15 April 2026 | 19:14 WIB

Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu

Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu

Health | Rabu, 15 April 2026 | 15:33 WIB

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Health | Selasa, 14 April 2026 | 09:26 WIB

Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif

Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif

Health | Selasa, 14 April 2026 | 08:37 WIB

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Health | Senin, 13 April 2026 | 06:15 WIB

Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat

Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat

Health | Minggu, 12 April 2026 | 22:48 WIB

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 20:29 WIB

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 14:00 WIB

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

Health | Kamis, 09 April 2026 | 19:16 WIB

Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak

Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak

Health | Kamis, 09 April 2026 | 15:15 WIB