Kulit Bayi Mudah Memar dan Bengkak saat Merangkak, Waspada Hemofilia

M. Reza Sulaiman | Firsta Nodia | Suara.com

Kamis, 04 April 2019 | 16:30 WIB
Kulit Bayi Mudah Memar dan Bengkak saat Merangkak, Waspada Hemofilia
Kaki bayi memar atau bengkak bisa jadi tanda hemofilia. (Shutterstock)

Suara.com - Kulit Bayi Mudah Memar dan Bengkak saat Merangkak, Waspada Hemofilia

Penyakit hemofilia atau kelainan yang mengakibatkan darah sukar membeku ternyata bisa dideteksi lebih awal sehingga penanganan dapat segera dilakukan.

Menurut Ketua Unit Kerja Hematologi dan Onkologi Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) dr. Bambang Sudarmanto, SpAK Mars, salah satu gejalanya adalah kulit anak mudah memar meski hanya sedang belajar merangkak.

"Jadi memang kesadaran akan hemofilia ini harus dideteksi sejak bayi. Misal persalinan normal tapi kepala bayi benjol itu harus diwaspadai. Atau ketika memotong tali pusar tapi berdarahnya lama harus dicurigai hemofilia," ujar dr Bambang dalam temu media di Jakarta, Kamis (4/4/2019).

Selain itu pada fase perkembangan lainnya, jika anak mulai belajar duduk, merangkak dan bagian bokong serta sendi lututnya bengkak juga harus dicurigai mengarah pada hemofilia. Pasalnya hal itu menunjukkan adanya pendarahan di bagian dalam kulit bayi.

"Macam-macam problemnya, misal cuma terantuk tapi kulit bayi memar. Itu tanda-tanda awal. Ini kewaspadaan yang harus disampaikan ke keluarga agar menyadari bahwa ada pasien hemofilia," ujarnya.

Dr Bambang mengatakan bahwa pasien hemofilia mudah rapuh karena gesekan minimal pun bisa memicu pendarahan. Umumnya hal ini timbul di bagian persendian dan otot.

Bahkan pada pasien hemofilia, bermain layangan bisa memicu ruas jari berdarah karena bergesekan dengan benang.

"Penyandang hemofilia yang berat sangat mudah mengalami pendarahan. Tidak dicubit, dipukul tapi berdarah. Kebentur sedikit mengalami pendarahan. Bisa mengalami cacat seumur hidup, bisa mempengaruhi kualitas hidup kalau tidak mendapat pengobatan yang tepat," imbuhnya.

Dalam kesempatan yang sama, Prof dr. Djajadiman Gatot, SpA selaku Ketua Himpunan Masyarakat Hemofilia Indonesia (HMHI) mengatakan, pada zaman dahulu banyak mitos yang berkembang seputar hemofilia.

Ada yang mengatakan bahwa memar disebabkan karena digigit kelelawar hingga mitos bahwa hemofilia adalah penyakit kutukan.

"Sehingga malu diperiksakan ke dokter. Padahal kalau tidak diobati akan terjadi kerusakan di sendi atau otot pasien yang pada gilirannya menyebabkan kecacatan seumur hidup," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pasien Hemofilia Kini Punya Identitas Digital untuk Permudah Pengobatan

Pasien Hemofilia Kini Punya Identitas Digital untuk Permudah Pengobatan

Health | Kamis, 04 April 2019 | 16:07 WIB

Alasan Hemofilia Lebih Banyak Menyerang Anak Lelaki

Alasan Hemofilia Lebih Banyak Menyerang Anak Lelaki

Health | Kamis, 04 April 2019 | 15:17 WIB

Bukan 'Dijilat Setan', Ini Penyebab Kulit Tiba-tiba Memar

Bukan 'Dijilat Setan', Ini Penyebab Kulit Tiba-tiba Memar

Health | Selasa, 12 September 2017 | 08:27 WIB

Terkini

Pemulihan Optimal Setelah Operasi Dimulai dari Asupan Nutrisi yang Tepat

Pemulihan Optimal Setelah Operasi Dimulai dari Asupan Nutrisi yang Tepat

Health | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:05 WIB

Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?

Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?

Health | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:35 WIB

Lebih dari Sekadar Nutrisi, Protein Jadi Kunci Hidup Aktif dan Sehat

Lebih dari Sekadar Nutrisi, Protein Jadi Kunci Hidup Aktif dan Sehat

Health | Selasa, 05 Mei 2026 | 08:24 WIB

Kisah Dera Bantu Suami Melawan Penyakit GERD Melalui Pendekatan Holistik

Kisah Dera Bantu Suami Melawan Penyakit GERD Melalui Pendekatan Holistik

Health | Senin, 04 Mei 2026 | 22:10 WIB

Dari Antre Panjang ke Serba Cepat, Smart Hospital Ubah Cara Rumah Sakit Layani Pasien

Dari Antre Panjang ke Serba Cepat, Smart Hospital Ubah Cara Rumah Sakit Layani Pasien

Health | Senin, 04 Mei 2026 | 15:07 WIB

Berat Badan Tak Kunjung Naik? Susu Flyon Jadi Salah Satu Solusi yang Dilirik

Berat Badan Tak Kunjung Naik? Susu Flyon Jadi Salah Satu Solusi yang Dilirik

Health | Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:00 WIB

Lebih Banyak Belum Tentu Lebih Baik: Fakta Mengejutkan di Balik Kebiasaan Konsumsi Suplemen Anda

Lebih Banyak Belum Tentu Lebih Baik: Fakta Mengejutkan di Balik Kebiasaan Konsumsi Suplemen Anda

Health | Kamis, 30 April 2026 | 18:40 WIB

Nyeri Lutut pada Perempuan Tak Boleh Dianggap Sepele, Mesti Waspada Hal Ini

Nyeri Lutut pada Perempuan Tak Boleh Dianggap Sepele, Mesti Waspada Hal Ini

Health | Kamis, 30 April 2026 | 11:49 WIB

Olahraga Bukan Hanya Soal Kompetisi bagi Anak: Bisa Jadi Cara Seru Membangun Gaya Hidup Aktif

Olahraga Bukan Hanya Soal Kompetisi bagi Anak: Bisa Jadi Cara Seru Membangun Gaya Hidup Aktif

Health | Kamis, 30 April 2026 | 11:38 WIB

Studi Ungkap Mikroplastik Ditemukan di Dalam Tubuh Manusia, Bisa Picu Gangguan Pencernaan

Studi Ungkap Mikroplastik Ditemukan di Dalam Tubuh Manusia, Bisa Picu Gangguan Pencernaan

Health | Kamis, 30 April 2026 | 10:50 WIB