Pasien Hemofilia Kini Punya Identitas Digital untuk Permudah Pengobatan

Ade Indra Kusuma, Firsta Nodia

Kamis, 04 April 2019 | 16:07 WIB
Pasien Hemofilia Kini Punya Identitas Digital untuk Permudah Pengobatan
HMHI rilis Aplikasi Hemofilia Indonesia [Suara.com/Firsta]

Suara.com - Pasien Hemofilia Kini Punya Identitas Digital untuk Permudah Pengobatan.

Tanggal 17 April 2019 adalah Hari Hemofilia Dunia ke-29. Pada tahun ini, World Federation of Haemophilia (WFH) atau Federasi Dunia Hemofilia fokus pada upaya identifikasi dan diagnosis pasien baru dengan masalah gangguan perdarahan.

Untuk dapat memperoleh penanganan yang tepat, pasien-pasien ini perlu diidentifikasi dengan pemeriksaan diagnosis yang tepat. Oleh karena itu, upaya identifikasi dan diagnosis merupakan langkah pertama yang perlu menjadi prioritas, agar mereka dapat memperoleh pengobatan dan memiliki kualitas hidup yang layak.

Disampaikan Prof dr. Djajadiman Gatot, SpA selaku Ketua Himpunan Masyarakat Hemofilia Indonesia (HMHI), menandai peringatan Hari Hemofilia Dunia tahun ini, HMHI meluncurkan Aplikasi 'Hemofilia Indonesia', Registrasi Nasional Berbasis Android yang dikembangkan untuk memudahkan pasien dengan hemofilia dan gangguan perdarahan Iainnya tercatat dalam sebuah sistem registrasi nasional.

Dengan aplikasi ini, pasien bisa melakukan sendiri proses registrasi secara Iangsung ke dalam sistem database nasional.

"Setelah data diverifikasi oleh tim HMHI, pasien akan memperoleh Kartu Identitas, yang bermanfaat bagi pasien sebagai identitas diri dan masalah gangguan perdarahan yang disandangnya, sehingga jika pasien mengalami kejadian gawat darurat di manapun dia berada, dokter atau rumah sakit yang menangani memperoleh informasi mengenai penyakitnya," ujar Prof Djajadiman dalam temu media di Jakarta, Kamis (4/4/2019).

Prof Djajadiman menambahkan kehadiran aplikasi ini diharapkan dapat membantu Pemerintah dan pemangku kepentingan Iainnya memperoleh data yang akurat, sebagai langkah awal upaya penanganan yang efektif bagi pasien dengan gangguan perdarahan di Indonesia.

Aplikasi ini dilengkapi fitur-fitur yang lengkap antara lain  memuat data diri pasien dan keluarga, data medis, catatan pendarahan, forum dan penguman terkini terkait pengobatan Hemofilia.

"Diharapkan dengan adanya aplikasi ini, dapat menjadi sarana yang mempermudah upaya penjangkau penyandang hemofilia dan kelainan darah Iainnya agar terdata dengan baik sehingga memudahkan mereka untuk mendapatkan pengobatan dan informasi yang terkini," imbuh dia.

baca juga

Dalam kesempatan yang sama, dr Novie Amelia Chozie SpA (K) mengatakan bahwa sebenarnya registri hemofilia mulai dilakukan pertama kali di Indonesia pada 1998. Data yang mulai dikumpulkan di Jakarta ini berhasil mendata 120 orang dengan Hemofilia yang berasal dari berbagai wilayah di Indonesia.  Hanya saja kelemahan data yang terjaring kurang akurat dan tidak seragam.

"Registrasi ini tujuannya untuk meningkatkan harapan hidup pasien hemofilia. Kita berharap bisa memberi sumbangan data yang penting. Misalnya berapa banyak konsentrat yang harus dipenuhi pemerintah. Lalu di daerah mana saja yang belum punya tenaga ahli. Itu semua kita harap bisa dijawab lewat data yang baik. Ini penting dalam penyusunan perencanaan dan pengambil kebijakan di negara kita," ujar dr Amelia.

Ia menambahkan di Indonesia baru 10 persen dari total estimasi pasien yang tercatat di Indonesia. Diperkirakan terdapat 25-26 ribu pasien hemofilia di Indonesia meski yang tercatat resmi baru 2092 pasien.  
 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Alasan Hemofilia Lebih Banyak Menyerang Anak Lelaki

Alasan Hemofilia Lebih Banyak Menyerang Anak Lelaki

Health | Kamis, 04 April 2019 | 15:17 WIB

Flek Coklat 7 Hari Pascahaid, Normalkah?

Flek Coklat 7 Hari Pascahaid, Normalkah?

Health | Kamis, 28 Desember 2017 | 17:51 WIB

Bikin Merinding, Perempuan Ini Berkeringat Darah

Bikin Merinding, Perempuan Ini Berkeringat Darah

Health | Selasa, 24 Oktober 2017 | 09:58 WIB

Terkini

Peringati Hari Santri, Siswa Sekolah Rakyat Tampilkan Puisi tentang Mimpi dan Perjuangan

Peringati Hari Santri, Siswa Sekolah Rakyat Tampilkan Puisi tentang Mimpi dan Perjuangan

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 19:40 WIB

4 Sunscreen Wardah untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas

4 Sunscreen Wardah untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas

Lifestyle | Kamis, 22 Oktober 2026 | 19:40 WIB

KPK Tetapkan 8 Tersangka Baru Kasus BPPJPN Sumut, 1 Mangkir dari Panggilan

KPK Tetapkan 8 Tersangka Baru Kasus BPPJPN Sumut, 1 Mangkir dari Panggilan

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 19:33 WIB

SymWhite 377 vs Tranexamic Acid: Mana yang Lebih Cepat Memudarkan Flek Hitam?

SymWhite 377 vs Tranexamic Acid: Mana yang Lebih Cepat Memudarkan Flek Hitam?

Lifestyle | Kamis, 22 Oktober 2026 | 19:32 WIB

Kritik Prosedur Pencabutan IUP Kristalin Ekalestari, Haris Azhar: Ada Tata Cara, Ini Negara Hukum!

Kritik Prosedur Pencabutan IUP Kristalin Ekalestari, Haris Azhar: Ada Tata Cara, Ini Negara Hukum!

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 19:31 WIB

LPSK Serahkan Laporan Restitusi Kasus TPPU PT DSI, 5.102 Korban Berhak Dapat Ganti Rugi Rp1,07 T

LPSK Serahkan Laporan Restitusi Kasus TPPU PT DSI, 5.102 Korban Berhak Dapat Ganti Rugi Rp1,07 T

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 19:28 WIB

Kemenkeu Beberkan Jurus APBN 2027: Targetkan Ekonomi Tumbuh 6 Persen

Kemenkeu Beberkan Jurus APBN 2027: Targetkan Ekonomi Tumbuh 6 Persen

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 19:27 WIB

Dean Zandbergen Batal Jadi WNI, Duo Striker Brazil Justru Bisa Bela Timnas!

Dean Zandbergen Batal Jadi WNI, Duo Striker Brazil Justru Bisa Bela Timnas!

Your Say | Kamis, 22 Oktober 2026 | 19:25 WIB

Hari Museum Indonesia 2026, Revitalisasi 200 Cagar Budaya Jadi Mercusuar Era Prabowo

Hari Museum Indonesia 2026, Revitalisasi 200 Cagar Budaya Jadi Mercusuar Era Prabowo

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 19:23 WIB

Krisis Dokter Gigi, 29 Kampus Ditugaskan Buka Fakultas Kedokteran Gigi Baru

Krisis Dokter Gigi, 29 Kampus Ditugaskan Buka Fakultas Kedokteran Gigi Baru

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 19:20 WIB

×