Duh, Ibu Makan Salad Saat Hamil Bikin Bayi Kena Meningitis

M. Reza Sulaiman

Selasa, 09 April 2019 | 15:51 WIB
Duh, Ibu Makan Salad Saat Hamil Bikin Bayi Kena Meningitis
Ibu hamil banyak makan salad, bayi bisa kena meningitis. (shutterstock)

Suara.com - Duh, Ibu Makan Salad Saat Hamil Bikin Bayi Kena Meningitis

Ibu hamil sebaiknya mengurangi konsumsi makanan mentah seperti salad. Jika tidak, risikonya bayi bisa mengalami meningitis, seperti yang dialami perempuan ini.

Seorang perempuan mengalami demam tinggi selama 4 hari setelah melahirkan bayinya di usia kehamilan 31 minggu. Akibatnya, anaknya lahir dengan menderita demam, gangguan pernapasan, dan mental buruk yang salah satunya juga disebabkan dari makanan sang ibu selama kehamilan.

Dikutip Himedik dari ET Today, bayi baru lahir itu lantas menjalani serangkaian pemeriksaan lalu ditunjukan listeria di dalam darah dan cairan serebrospinal. Bayi tersebut pun didiagnosis mengalami sepsis dan meningitis sejak lahir.

Bayi itu pun harus menjalani perawatan medis selama 3 minggu dengan mengonsumsi sejumlah antibiotik hingga dinyatakan sudah pulih.

Chen Qiuyu, dokter anak di Klinik Neihu Guotai, lantas menjelaskan asal mula bayi laki-laki pasiennya mengalami banyak gangguan kesehatan sejak lahir.

Ternyata sang ibu sering mengonsumsi salad selada selama kehamilan yang menyebabkan infeksi invasif neonatal yang menular pada janinnya.

Dokter anak itu pun membenarkan bayi pasiennya memiliki listeria akibat basil Gram-positif anaerob fakulatif yang dapat diolah dari tanah, air dan sayuran busuk.

Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), penyakit listeria monocytogenes ini ditularkan melalui vektor dengan tingkat risiko kematian sebesar 25%. Biasanya, penyakit ini banyak menyerang bayi baru lahir, orang tua, penderita AIDS, diabetes dan kanker.

baca juga
Ilustrasi diet vegetarian. (Sumber: Shutterstock)
Makan salad bisa bikin ibu hamil kena infeksi meningitis. (Sumber: Shutterstock)

Pada Januari 2018, Departemen Kesehatan dan Kesejahteraan mendaftarkan listeria sebagai jenis penyakit menular keempat dalam Undang-Undang tentang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular. Jadi, bila terdeteksi ada listeria, harus diinformasikan sejak 72 jam.

Data Departemen Pengendalian Penyakit pun menyebutkan sejumlah makanan yang berisiko menyebabkan listeria, seperti kulit babi, tendon daging sapi dan bebek. Sedangkan, listeria yang diderita oleh bayi baru lahir ini karena salad selada yang sering dikonsumsi ibunya.

Ibu tersebut sering mengonsumsi salad selada selama masa kehamilan hingga menyebabkan listeria yang ditularkan ke janin melalui plasenta lalu membuat bayinya lahir dengan banyak ganguan kesehatan. Selain gangguan kesehatan, listeria yang ditularkan saat masa kehamilan juga berisiko menyebabkan keguguran, kelahiran mati, prematur atau infeksi janin melalui jalan lahirnya.

Karena infeksi invasif yang disebabkan listeria itulah yang mengakibatkan bayi tersebut menderita sepsis dan meningitis, kondisi terburuknya bisa menyebabkan kematian.

Adapun gejala yang mestinya dirasakan oleh seseorang setelah mengonsumsi makanan yang terkontaminasi listeria, yakni demam, diare, mual, muntah dan lain sebagainya. (HIMEDIK/Shevinna Putti Anggraeni)

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bangun Tidur dengan Mata Abu-Abu, Bocah Ini Meninggal 3 Hari Kemudian

Bangun Tidur dengan Mata Abu-Abu, Bocah Ini Meninggal 3 Hari Kemudian

Health | Senin, 14 Januari 2019 | 20:32 WIB

Hati-hati! FDA Temukan Bibit Penyakit Mengerikan pada Kulit Alpukat

Hati-hati! FDA Temukan Bibit Penyakit Mengerikan pada Kulit Alpukat

Health | Jum'at, 21 Desember 2018 | 13:11 WIB

Gelas Bisa Jadi Alat Deteksi Meningitis pada Anak, Begini Caranya

Gelas Bisa Jadi Alat Deteksi Meningitis pada Anak, Begini Caranya

Health | Senin, 03 Desember 2018 | 20:00 WIB

Terkini

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Health | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:15 WIB

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:49 WIB

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:07 WIB

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:51 WIB

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03 WIB

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:14 WIB

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:45 WIB