Awas! Meningitis Bisa Sebabkan Kematian pada Anak

Ririn Indriani, Firsta Nodia

Minggu, 05 Februari 2017 | 12:33 WIB
Awas! Meningitis Bisa Sebabkan Kematian pada Anak
Ilustrasi meningitis. (Shutterstock)

Suara.com - Meningitis identik dengan penyakit yang rentan dialami balita dan anak-anak. Tapi sayangnya tak semua orangtua tahu apa gejala yang ditunjukkan oleh penyakit ini.

Disampaikan dr Darmadi Darmawan, SpA dari Rumah Sakit Evasari, meningitis merupakan peradangan selaput otak yang disebabkan infeksi virus, bakteri atau patogen yang berkelana dalam aliran darah dan menyerang lapisan pelindung otak.

Ada tiga jenis bakteri penyebab meningitis, yakni Haemophilus influenzae tipe b (H flu atau Hib), Neisseria meningitidis (meningococcus), dan Streptococcus pneumoniae(pneumococcus).

Cara kerja bakteri masuk ke tubuh dan menginfeksi otak, kata dia, bisa dimulai dengan infeksi sederhana seperti pada tenggorokan, paru-paru, atau infeksi pada hidung. Pada balita dan anak-anak yang kekebalan tubuhnya lemah, infeksi ini bisa semakin parah dan menjalar ke otak.

"Sedangkan penularannya biasanya menyebar dari orang yàng sakit melalui air liur. Hingga akhirnya bakteri, virus atau jamur mengendap di tubuh orang yang tertular dan menyebabkan infeksi awal," ujar Darmadi di RS Evasari Jakarta Pusat, belum lama ini.

Sayangnya, kata dia, gejala pada anak yang mengalami infeksi meningitis tak begitu jelas. Namun Darmadi mengingatkan agar orangtua tak menganggap enteng jika anak mengalami demam, lemas, muntah,  nafsu makan yang menurun dan kejang.

"Karena dalam beberapa kasus, gejala anak terserang infeksi meningitis seperti itu. Jadi daripada terlambat, orangtua harus segera membawa ke dokter untuk diperiksa penyebab pastinya," tambah dia.

Penetapan diagnosis meningitis bisa dilakukan dengan pemeriksaan fisik dimana dokter akan melihat ada tidaknya gangguan pada saraf granialis, pemeriksaan darah, atau bahkan pemeriksaan cairan otak.

Hal yang harus dikhawatirkan dari infeksi meningitis sendiri, kata Darmadi, adalah kecacatan yang disebabkan dari kerusakan selaput otak, di antaranya anak bisa kehilangan pendengaran atau mengalami kebutaan bahkan kematian.

Kabar baiknya meningitis bisa dicegah. Darmadi menyarankan pemberian vaksin untuk menangkal berbagai bakteri penyebab meningitis. Angka kematian akibat meningitis pun bisa ditekan hingga 20 persen pemberian vaksin.

"Lebih maksimal kalau diberi dua vaksin, yakni vaksin Haemophilus influenzae tipe b (H flu atau Hib) yang masuk dalam program imunisasi nasional, dan Streptococcus pneumoniae(pneumococcus) yang belum ditanggung pemerintah," pungkas dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bumil Idap Infeksi Saluran Kemih, Waspadai Meningitis pada Anak

Bumil Idap Infeksi Saluran Kemih, Waspadai Meningitis pada Anak

Health | Sabtu, 04 Februari 2017 | 17:04 WIB

Jangan Remehkan Gejala Ini pada Anak, Bisa Jadi Idap Meningitis

Jangan Remehkan Gejala Ini pada Anak, Bisa Jadi Idap Meningitis

Health | Sabtu, 04 Februari 2017 | 10:31 WIB

Terinfeksi Bakteri Vagina, Bayi Ini Hanya Hidup 3 Hari

Terinfeksi Bakteri Vagina, Bayi Ini Hanya Hidup 3 Hari

Health | Rabu, 03 Juni 2015 | 19:47 WIB

Tragis, Bayi Ini Meninggal Sesaat Usai Tertawa untuk Pertama Kali

Tragis, Bayi Ini Meninggal Sesaat Usai Tertawa untuk Pertama Kali

News | Senin, 06 April 2015 | 07:55 WIB

Terkini

Career Cushioning: Solusi Cerdas Hadapi Layoff atau Pemicu Burnout Baru?

Career Cushioning: Solusi Cerdas Hadapi Layoff atau Pemicu Burnout Baru?

Your Say | Sabtu, 07 November 2026 | 19:55 WIB

KPK Dalami Dugaan Penerimaan Uang Suap di Kantah Kabupaten Bogor I

KPK Dalami Dugaan Penerimaan Uang Suap di Kantah Kabupaten Bogor I

Bogor | Sabtu, 07 November 2026 | 19:52 WIB

Tak Selalu Mulus, Ini 5 Drakor yang Terseret Kontroversi Sepanjang 2026

Tak Selalu Mulus, Ini 5 Drakor yang Terseret Kontroversi Sepanjang 2026

Your Say | Sabtu, 07 November 2026 | 19:45 WIB

Bukan Rem atau Gas Total: Menentukan Kecepatan AI Berbasis Risiko

Bukan Rem atau Gas Total: Menentukan Kecepatan AI Berbasis Risiko

Your Say | Sabtu, 07 November 2026 | 19:25 WIB

Sabet Emas BWF World Junior Championships 2026, 3 Bintang PB Djarum Terima Bonus Total Rp200 Juta

Sabet Emas BWF World Junior Championships 2026, 3 Bintang PB Djarum Terima Bonus Total Rp200 Juta

Sport | Sabtu, 07 November 2026 | 19:23 WIB

Sulap Kontrakan Jadi Sarang Prostitusi, Perempuan 53 Tahun di Baturaja Diciduk Polisi

Sulap Kontrakan Jadi Sarang Prostitusi, Perempuan 53 Tahun di Baturaja Diciduk Polisi

Sumsel | Sabtu, 07 November 2026 | 19:10 WIB

Melawan Trauma Body Shaming dalam Novel The Boy I Knew From YouTube

Melawan Trauma Body Shaming dalam Novel The Boy I Knew From YouTube

Your Say | Sabtu, 07 November 2026 | 19:05 WIB

Sulap Sampah Plastik Menjadi Kostum Jutaan Rupiah, Kisah Gotong Royong Kampung Pancasila Gunungsari

Sulap Sampah Plastik Menjadi Kostum Jutaan Rupiah, Kisah Gotong Royong Kampung Pancasila Gunungsari

Jatim | Sabtu, 07 November 2026 | 19:02 WIB

Kemiskinan Struktural Punya Dampak ke Anak dan Pendapatan Keluarga

Kemiskinan Struktural Punya Dampak ke Anak dan Pendapatan Keluarga

Your Say | Sabtu, 07 November 2026 | 19:00 WIB

Kenapa Polo Indonesia Murah? Ini 5 Hal yang Membedakan dari Ralph Lauren

Kenapa Polo Indonesia Murah? Ini 5 Hal yang Membedakan dari Ralph Lauren

Lifestyle | Sabtu, 07 November 2026 | 18:59 WIB

×