Kasus Remaja Dilarikan ke IGD akibat Percobaan Bunuh Diri Meningkat

M. Reza Sulaiman

Senin, 15 April 2019 | 12:34 WIB
Kasus Remaja Dilarikan ke IGD akibat Percobaan Bunuh Diri Meningkat
Percobaan bunuh diri meningkat di kalangan anak dan remaja. (Shutterstock)

Suara.com - Kasus Remaja Dilarikan ke IGD akibat Percobaan Bunuh Diri Meningkat

Kecelakaan bukan satu-satunya penyebab anak dan remaja dilarikan ke instalasi gawat darurat (IGD) di rumah sakit. Studi terbaru menyebut anak-anak dan remaja juga dilarikan ke IGD karena percobaan bunuh diri.

Dalam laporan yang diterbitkan di jurnal JAMA Pediatrics, diketahui kasus remaja dilarikan ke IGD karena percobaan bunuh diri di Amerika Serikat meningkat, dari 580.000 pada tahun 2007 menjadi 1,12 juta pada 2015.

Peningkatan proporsi terjadi di kelompok anak-anak dan remaja usia 5 hingga 18 tahun, dari sebelumnya 2,2 persen menjadi 3,5 persen.

"Hanya satu kali melakukan percobaan bunuh diri bisa membuatnya meninggal bunuh diri di kemudian hari, dan gejalanya bisa dilihat ketika berada di IGD," ujar Dr. Brett Burstein dari Montreal Children’s Hospital dan McGill University Health Center di Montreal, Kanada, dilansir Reuters.

Burstein menyoroti kurangnya tindak lanjut pada kasus percobaan bunuh diri yang dialami anak-anak dan remaja ini. Menurutnya, sebagian besar petugas kesehatan di IGD tidak memberikan pelayanan yang komprehensif untuk pelayanan kesehatan jiwa anak dan remaja.

Ilustrasi anak stres, sedih. (Shutterstock)
Anak bisa melakukan percobaan bunuh diri. (Shutterstock)

Penelitian dilakukan dengan memeriksa 59.921 kasus IGD anak dan remaja, dengan 1.613 di antaranya berkaitan dengan percobaan bunuh diri.

43 Persen kasus percobaan bunuh diri dilakukan oleh anak usia 5 hingga 10 tahun. Kasus percobaan bunuh diri anak dan remaja dilakukan lebih banyak oleh remaja kaukasia (72 persen) daripada ras kulit hitam (24 persen).

Nicholas Westers, psikolog dari Children’s Health Dallas sekaligus pengajar di University of Texas Southwestern Medical Center mengatakan bisa jadi peningkatan kunjungan ke IGD ini dikarenakan rujukan dari dokter umum atau dokter keluarga.

Meski begitu, ia meminta kepada orang tua untuk tetap memerhatikan kesehatan jiwa anak-anak dan remaja, terutama ketika mereka mengalami perubahan mood, perilaku, pola tidur, ataupun penurunan nilai akademik.

"Tidak mengapa bertanya kepada anak Anda apakah ia pernah memikirkan ingin bunuh diri. Jika iya dan ia menceritakan pengalamannya kepada Anda, maka segera cari bantuan profesional," tutur Westers.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gadis Muda Loncat dan Tenggelam di Telaga Bersama Api Cemburu

Gadis Muda Loncat dan Tenggelam di Telaga Bersama Api Cemburu

News | Sabtu, 13 April 2019 | 16:08 WIB

Komputer Dimatikan Ayah saat Main League of Legends, Bocah Bunuh Diri

Komputer Dimatikan Ayah saat Main League of Legends, Bocah Bunuh Diri

News | Selasa, 02 April 2019 | 14:32 WIB

Nembak Cewek Tapi Ditolak, Siswa Coba Terjun dari Lantai 2 Gedung Sekolah

Nembak Cewek Tapi Ditolak, Siswa Coba Terjun dari Lantai 2 Gedung Sekolah

News | Rabu, 13 Maret 2019 | 14:48 WIB

Terkini

1.402 Mahasiswa Baru UIKA Bogor Resmi Dilantik, Wakil Bupati Beri Kejutan Dua Laptop

1.402 Mahasiswa Baru UIKA Bogor Resmi Dilantik, Wakil Bupati Beri Kejutan Dua Laptop

Bogor | Jum'at, 18 September 2026 | 01:50 WIB

Mau Jajan Boost Lebih Hemat? Ada Diskon 25% untuk Pengguna BRI Kartu Kredit

Mau Jajan Boost Lebih Hemat? Ada Diskon 25% untuk Pengguna BRI Kartu Kredit

Jatim | Jum'at, 18 September 2026 | 00:02 WIB

Cuaca Panas Makin Segar, Ada Diskon 25% di Boost dengan BRI Kartu Kredit

Cuaca Panas Makin Segar, Ada Diskon 25% di Boost dengan BRI Kartu Kredit

Jogja | Kamis, 17 September 2026 | 23:55 WIB

Promo BRI Kartu Kredit di Boost, Dapatkan Diskon 25% hingga 31 Desember 2026

Promo BRI Kartu Kredit di Boost, Dapatkan Diskon 25% hingga 31 Desember 2026

Jawa Tengah | Kamis, 17 September 2026 | 23:50 WIB

Nikmati Jus dan Smoothies di Boost dengan Diskon 25% Pakai BRI Kartu Kredit

Nikmati Jus dan Smoothies di Boost dengan Diskon 25% Pakai BRI Kartu Kredit

Jabar | Kamis, 17 September 2026 | 23:45 WIB

Jajan di Boost Lebih Hemat, Ada Diskon 25% Pakai BRI Kartu Kredit Visa Contactless

Jajan di Boost Lebih Hemat, Ada Diskon 25% Pakai BRI Kartu Kredit Visa Contactless

Jakarta | Kamis, 17 September 2026 | 23:31 WIB

KA Ijen Ekspres Tertemper Mobil di Jember, Satu Orang Tewas Meninggal

KA Ijen Ekspres Tertemper Mobil di Jember, Satu Orang Tewas Meninggal

Jatim | Kamis, 17 September 2026 | 23:16 WIB

Warga dan Keluarga Penumpang KM Virgo Transport 8 di Tulungagung Gelar Doa Bersama

Warga dan Keluarga Penumpang KM Virgo Transport 8 di Tulungagung Gelar Doa Bersama

Jatim | Kamis, 17 September 2026 | 23:03 WIB

BBPOM Surabaya Sita 2.523 Obat Tradisional Ilegal di Bangkalan

BBPOM Surabaya Sita 2.523 Obat Tradisional Ilegal di Bangkalan

Jatim | Kamis, 17 September 2026 | 22:51 WIB

Cukup Pakai BRI Kartu Kredit Visa Contactless, Dapatkan Diskon 25% Produk Jus Buah Boost

Cukup Pakai BRI Kartu Kredit Visa Contactless, Dapatkan Diskon 25% Produk Jus Buah Boost

Lampung | Kamis, 17 September 2026 | 22:45 WIB

×