Orangtua Harus Tahu, Ini Tiga Gejala Utama Penyakit Kawasaki pada Anak

Ririn Indriani | Dinda Rachmawati | Suara.com

Sabtu, 27 April 2019 | 18:15 WIB
Orangtua Harus Tahu, Ini Tiga Gejala Utama Penyakit Kawasaki pada Anak
Penyakit Kawasaki. (Shutterstock)

Suara.com - Penyakit Kawasaki mungkin masih terdengar asing di telinga masyarakat Indonesia. Penyakit ini dikenal sejak 1967 saat Tomisaku Kawasaki menemukan sekumpulan gejala yang disebut sebagai Mucocutamus Lymphnode Syndrome.

Dokter Spesialis Anak Konsultan Jantung di Omni Hospitals, Najib Advani, yang ahli menangani Penyakit Kawasaki di Indonesia mengungkap bahwa penyakit ini merupakan penyakit jantung bawaan yang sering dijumpai di negara maju, seperti Jepang dan Korea.

Di Jepang, kata dia, sudah ada 200.000 kasus yang terjadi dengan 50-100 kasus pertahun per 100.000 anak balita. Sedangkan di Indonesia, diperkirakan angka kejadian Penyakit Kawasaki 5000 kasus per tahun, dan yang terdiagnosis baru 150 – 200 kaws per tahun.

"Populasi Indonesia 220 juta, di mana 11 persennya balita atau 24,2 juta. Perkiraan kasus atas dasar perhitungan, 5.000 anak kena kawasaki tiap tahun dan 20 persennya mengalami kerusakan koroner atau 1.000 per tahun,” jelas Najib dalam talkshow 'Mengenal Penyakit Kawasaki' bersama OMNI Hospitals Alam Sutera, Tangerang Selatan, Sabtu (27/4/2019).

Sementara untuk perbandingan pasien antara anak laki-laki dan perempuan yakni 1,5 : 1. Kasus penyakit ini banyak dialami pasien usia di bawah 4 tahun (80 persen). Kasus ini jarang terjadi pada anak usia di bawah 3 bulan atau di atas 8 tahun.

Melihat banyaknya penyakit kawasaki yang belum terdiagnosis, penting bagi orangtua untuk mengenali gejala penyakit ini. Sebab jika tidak ditangani dengan benar, penderita Penyakit Kawasaki dapat mengalami kerusakan jantung permanen.

"Tiga gejala utama yang harus membuat orangtua membawa anak mereka segera datang berkonsultasi dengan dokter, yaitu demam beberapa hari, mata yang merah tanpa belekan dan bibir yang merah pecah-pecah. Tiga itu saja. Kuncinya itu," jelas Najib.

Penanganannya Kawasaki, lanjutnya, tergantung kondisi masing-masing anak. Terpenting, kata Najib, segera konsultasi gejala dengan dokter yang memang sudah ahli dan berpengalaman menangani Kawasaki, salah satunya Kawasaki Center OMNI Hospitals, yang merupakan pusat rujukan untuk kasus penyakit kawasaki.

Dipimpin oleh dr. Najib yang sudah berpengalaman lebih dari 20 tahun dalam menangani Penyakit Kawasaki, mulai dari penegakan diagnosis sampai pengobatan yang tepat, Kawasaki Center OMNI Hospital didukung oleh fasilitas dan tenaga medis yang berpengalaman dalam menangani penyakit kawasaki.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Meski Praktis, Banyak Penyakit Mengintai Jika Minum Air dari Dispenser

Meski Praktis, Banyak Penyakit Mengintai Jika Minum Air dari Dispenser

Health | Selasa, 16 April 2019 | 13:23 WIB

6 Gejala Penyakit yang Bisa Terlihat Lewat Kaki

6 Gejala Penyakit yang Bisa Terlihat Lewat Kaki

Health | Senin, 10 September 2018 | 06:30 WIB

Waspada Virus Kawasaki, Rentan Menyerang Anak - anak

Waspada Virus Kawasaki, Rentan Menyerang Anak - anak

Health | Rabu, 31 Januari 2018 | 18:25 WIB

Terkini

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Health | Rabu, 18 Maret 2026 | 07:05 WIB

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Health | Selasa, 17 Maret 2026 | 15:31 WIB

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 17:14 WIB

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 16:49 WIB

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 15:52 WIB

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 11:54 WIB

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 09:18 WIB

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Health | Sabtu, 14 Maret 2026 | 14:38 WIB

Membangun Benteng Kesehatan Keluarga: Pentingnya Vaksinasi dari Anak hingga Dewasa

Membangun Benteng Kesehatan Keluarga: Pentingnya Vaksinasi dari Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 13 Maret 2026 | 14:04 WIB

Pentingnya Dukungan Asupan Nutrisi untuk Mendukung Perkembangan Anak Usia Sekolah

Pentingnya Dukungan Asupan Nutrisi untuk Mendukung Perkembangan Anak Usia Sekolah

Health | Jum'at, 13 Maret 2026 | 09:05 WIB