Meski Praktis, Banyak Penyakit Mengintai Jika Minum Air dari Dispenser

Selasa, 16 April 2019 | 13:23 WIB
Meski Praktis, Banyak Penyakit Mengintai Jika Minum Air dari Dispenser
Ilustrasi dispenser. (pixabay/LeTio)

Suara.com - Setelah mengeluh sakit punggung dan sakit kepala parah, seorang wanita divonis menderita malaria. Setelah diselidiki, penyebab penyakit yang dialaminya wanita tersebut ternyata berasal dari air minum dispenser miliknya. 

Sekarang ini banyak sekali rumah dan kantoran yang menggunakan dispenser agar lebih praktis ketika membutuhkan air minum. Seseorang bisa mendapatkan air panas dan air dingin sekaligus dari satu dispenser tanpa memakan waktu lama.

Tetapi, penggunaan dispenser untuk air minum sehari-hari ternyata bukan pilihan yang tepat. Karena dari situlah sumber berbagai penyakit bersarang.

Dr. Robert Ssooka dari Makerre University Hospital dilansir dari monitor.co.ug, tidak melarang orang-orang menggunakan dispenser agar lebih praktis untuk memenuhi kebutuhan air minumnya selama kebersihan dispenser selalu diperhatikan secara berkala.

"Idealnya, dispenser untuk air minum ini harus dijaga kebersihannya. Sebagian besar perusahaan menggunakan klorinasi untuk membunuh bakteri penyebab penyakit hingga 99%," ujarnya.

Ilustrasi air minum (Pixabay/congerdesign)

Apabila dispenser tidak pernah dibersihkan, maka air minum yang dikonsumsi sehari-hari bisa terkontaminasi bakteri dalam dispenser yang menyebabkan berbagai penyakit. Hasilnya, kulitas sebaik apapun air minum kita tak ada artinya jika kebersihan dispenser tidak dijaga.

"Dispenser ini harus dirawat karena apapun bisa terjadi jika air sudah terkontaminasi bakteri," katanya.

Dr. Ssooka pun menyebutkan sejumlah penyakit yang rawan terjadi jika air minum sudah terkontaminasi dengan bakteri dalam dispenser. Penyakit-penyakit tersebut termasuk diare, kolera, disentri, tipus, sakit perut, muntah dan demam.

baca juga

Meskipun tidak selalu air minum yang terkontaminasi bakteri dispenser menyebabkan penyakit tersebut. Tetapi, sistem kekebalan tubuh mempengaruhi seseorang lebih mudah terserang penyakit akibat bakteri atau tidak.

"Infeksi atau penyakit ini bisa terjadi juga karena pengaruh sistem kekebalan tubuh seseorang. Jika seseorang memiliki sistem kekebalan tubuh yang rendah, misalnya penderita HIV/AIDS, kurang gizi dan mereka pasien transplantasi akan lebih mudah terserang penyakit ini jika mengonsumsi air minum sembarang," ujarnya.

Karena itu, banyak dokter justru lebih menyarankan seseorang merebus sendiri air minumnya sampai mendidih tanpa menggunakan dispenser. Sebab, air yang sudah mendidih menandakan air tersebut sudah bebas dari bakteri penyebab penyakit. (HiMedik.com/Shevinna Putti Anggraeni)

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

3 Dispenser Galon Bawah Low Watt Terbaik Paling Ramah di Kantong

3 Dispenser Galon Bawah Low Watt Terbaik Paling Ramah di Kantong

Lifestyle | Selasa, 20 Oktober 2026 | 14:10 WIB

Air Dispenser Bau Plastik? Jangan Panik, Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya!

Air Dispenser Bau Plastik? Jangan Panik, Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya!

Lifestyle | Selasa, 20 Oktober 2026 | 08:15 WIB

Darurat Karhutla: Ketika Asap Beracun dan Ancaman Penyakit Mengintai Warga Tanpa Henti

Darurat Karhutla: Ketika Asap Beracun dan Ancaman Penyakit Mengintai Warga Tanpa Henti

Your Say | Selasa, 13 Oktober 2026 | 17:20 WIB

Satu dari Lima Diagnosis Kanker Tergolong Langka, Akses ke Dokter Spesialis Jadi Tantangan

Satu dari Lima Diagnosis Kanker Tergolong Langka, Akses ke Dokter Spesialis Jadi Tantangan

Health | Senin, 12 Oktober 2026 | 14:10 WIB

Selama Ini Dikenal untuk Transfusi, Ternyata Plasma Darah Bisa Diolah Menjadi Obat

Selama Ini Dikenal untuk Transfusi, Ternyata Plasma Darah Bisa Diolah Menjadi Obat

Health | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 17:26 WIB

Wabah Pes Rusia Bikin Was-was, Pakar Kesehatan Ingatkan Munculnya Bakteri yang Kebal Antibiotik

Wabah Pes Rusia Bikin Was-was, Pakar Kesehatan Ingatkan Munculnya Bakteri yang Kebal Antibiotik

News | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 18:43 WIB

Bukan Sekadar Alat Bantu, AI Kini Diandalkan Ilmuwan untuk Temukan Obat Penyakit Kompleks

Bukan Sekadar Alat Bantu, AI Kini Diandalkan Ilmuwan untuk Temukan Obat Penyakit Kompleks

Health | Kamis, 08 Oktober 2026 | 20:44 WIB

Perubahan Iklim Bisa Bikin Penyakit yang Ditularkan Nyamuk Makin Sulit Dikendalikan

Perubahan Iklim Bisa Bikin Penyakit yang Ditularkan Nyamuk Makin Sulit Dikendalikan

Health | Kamis, 08 Oktober 2026 | 16:12 WIB

Apa Itu Bakteri Yersinia Pestis? Diduga Bocor di Lab RUsia, Sumber dari Wabah Black Death

Apa Itu Bakteri Yersinia Pestis? Diduga Bocor di Lab RUsia, Sumber dari Wabah Black Death

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 11:30 WIB

Kematian Misterius Teknisi Lab Rusia Picu Alarm Wabah Black Death Sesi 2, WHO Buka Suara

Kematian Misterius Teknisi Lab Rusia Picu Alarm Wabah Black Death Sesi 2, WHO Buka Suara

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 11:19 WIB

Terkini

BRI Gandeng Prodia, Hadirkan Promo Medical Check-Up hingga Pemeriksaan Genomics

BRI Gandeng Prodia, Hadirkan Promo Medical Check-Up hingga Pemeriksaan Genomics

Jawa Tengah | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 19:48 WIB

Bikin Pembatik Jogja Bernapas Lebih Lega, Inovasi Lilin Ini Ternyata Berasal dari Bahan Tak Terduga

Bikin Pembatik Jogja Bernapas Lebih Lega, Inovasi Lilin Ini Ternyata Berasal dari Bahan Tak Terduga

Jogja | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 19:48 WIB

Jaga Kesehatan Diri dan Keluarga, BRI Tawarkan Privilege Eksklusif bagi Nasabah

Jaga Kesehatan Diri dan Keluarga, BRI Tawarkan Privilege Eksklusif bagi Nasabah

Jogja | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 19:40 WIB

Ikut Padamkan Karhutla, Zaskia Adya Mecca Syok Petugas Temukan Botol Pertalite Dekat Sutet

Ikut Padamkan Karhutla, Zaskia Adya Mecca Syok Petugas Temukan Botol Pertalite Dekat Sutet

Entertainment | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 19:39 WIB

Indeks Kripto CFX10 Naik Tipis, BNB Menguat 2,3 Persen

Indeks Kripto CFX10 Naik Tipis, BNB Menguat 2,3 Persen

Bisnis | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 19:39 WIB

Kejati Jabar Ungkap Dugaan Modus Korupsi Tunjangan DPRD Indramayu, Appraisal Ditambah 15 Persen

Kejati Jabar Ungkap Dugaan Modus Korupsi Tunjangan DPRD Indramayu, Appraisal Ditambah 15 Persen

Jabar | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 19:38 WIB

Reklasifikasi MSCI Ancam Pasar Modal RI, Pemerintah Diminta Waspadai Geopolitik Global

Reklasifikasi MSCI Ancam Pasar Modal RI, Pemerintah Diminta Waspadai Geopolitik Global

Jogja | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 19:36 WIB

Transformasi Menawan Van Ness Wu di Usia 48: Makin Matang dan Berkelas

Transformasi Menawan Van Ness Wu di Usia 48: Makin Matang dan Berkelas

Entertainment | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 19:32 WIB

BRI Private dan Prioritas Hadirkan Layanan Kesehatan Eksklusif, dari MCU hingga Genomics

BRI Private dan Prioritas Hadirkan Layanan Kesehatan Eksklusif, dari MCU hingga Genomics

Bisnis | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 19:26 WIB

Film Takopi's Original Sin Rilis Cuplikan Adegan Baru, Tele Isi Lagu Tema

Film Takopi's Original Sin Rilis Cuplikan Adegan Baru, Tele Isi Lagu Tema

Your Say | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 19:20 WIB

×