Begini Cara Orangtua Beri Stimulus untuk Bangun Karakter Kuat pada Anak

Ade Indra Kusuma

Minggu, 28 April 2019 | 18:01 WIB
Begini Cara Orangtua Beri Stimulus untuk Bangun Karakter Kuat pada Anak
Anak main flying fox [shutterstock]

Suara.com - Begini Cara Orangtua Beri Stimulasi untuk Bangun Karakter Kuat pada Anak.

Zaman selalu bergerak (volatile), tidak pasti (uncertain), kompleks (complex) dan ambigu (ambiguous). di zaman yang serba berubah dan semakin kompetitif ini, penting bagi orangtua untuk mempersiapkan si Kecil agar tangguh hadapi masa depan.

Tidak hanya ketangguhan fisik saja, tapi juga dibutuhkan stimulasi tepat dan karakter yang kuat.

Memahami hal tersebut, Nutriclub melalui Nutrilon Royal menghadirkan "Raise Them Ready Roadshow" untuk berbagi inspirasi dan edukasi melalui talkshow dan family date bersama dokter anak dan psikolog untuk pentingnya asupan nutrisi, stimulasi, dan pemberian kegiatan yang bermakna (purposeful exposure) agar si Kecil tumbuh menjadi karakter yang tangguh di masa depan.

Raise Them Ready’ Roadshow [Senior Brand Manager Nutrilon Royal, Diana Beauty (kiri) bersama  Psikolog Anak & Keluarga – Ajeng Raviando, Psi. , M.Si (tengah) dan Dokter Spesialis Anak – dr. Caessar Pronocitro M.Sc, Sp.A (kanan) dalam acara edukasi Resilience Talkshow ‘Raise Them Ready’ Roadshow di Lippo Mall Puri, Jakarta (28/04).
Raise Them Ready’ Roadshow [Senior Brand Manager Nutrilon Royal, Diana Beauty (kiri) bersama Psikolog Anak & Keluarga – Ajeng Raviando, Psi. , M.Si (tengah) dan Dokter Spesialis Anak – dr. Caessar Pronocitro M.Sc, Sp.A (kanan) dalam acara edukasi Resilience Talkshow ‘Raise Them Ready’ Roadshow di Lippo Mall Puri, Jakarta (28/04).

Dalam siaran Persnya kepada Suara.com Minggu, 28/4/2019. Dokter Spesialis Anak dr. Caessar Pronocitro M.Sc, Sp.A mengungkapkan, “Faktor penting yang berperan dalam tumbuh kembang optimal si Kecil adalah genetik, nutrisi, dan lingkungansalah satunya stimulasi. Stimulasi melibatkan multi-sensory dan seringkali berisiko terpapar kuman, maka dari itu agar anak siap mengeksplorasi dan menerima stimulasi dari luar, dibutuhkan daya tahan tubuh yang kuat dan kemampuan berpikir yang baik. Sistem daya tahan tubuh dapat dibangun sejak dini dengan pemenuhan nutrisi seperti vitamin, mineral, prebiotik (makanan bagi bakteri baik) dan probiotik (bakteri baik). Stimulasi yang orangtua berikan berperan dalam mendukung perkembangan anak untuk memastikan kematangan fungsi tubuhnya seperti motorik halus, motorik kasar, bahasa, sosial & kemandirian, fisik, kreativitas, hingga kognitif,”

Faktor penting lainnya yang berperan untuk dukung si Kecil siap hadapi masa depan adalah karakter. Penanaman karakter sejak dini penting untuk mempersiapkan si Kecil menghadapi perubahan dan situasi tertentu dalam kehidupan seperti : kegagalan, stress, tantangan, lingkungan baru, dan sebagainya.

“Ada lima karakter yang sebaiknya diasah sejak dini, pertama berani (percaya diri dan mau mengambil resiko) kedua mandiri, tidak bergantung pada orang lain, ketiga gigih, mau berusaha melakukan sesuatu sampai selesai, keempat adaptif, mudah menyesuaikan diri di setiap situasi; dan kelima banyak akal,sehingga bisa bertindak cepat dan efektif di bermacam situasi dan pandai mencari solusi. Stimulasinya seperti apa, berikan pengalaman baru yang memiliki tujuan (purposeful exposures). Misalnya, setelah mengikuti flying fox anak tampak senang serta lebih berani mencoba aktivitas permainan yang lain tanpa perlu diminta oleh orangtua," beber Psikolog Anak & Keluarga Ajeng Raviando, Psi., M.Si.

Lebih lanjut, psikolog menambahkan bahwa purposeful exposure dapat dilakukan di setiap fase usia si Kecil. Pada usia 1 tahun ke atas, anak dapat diajak untuk bermain di taman luar ruangan, lalu pada usia 2-3 tahun, anak dapat diajarkan berbagai kemampuan baru seperti naik sepeda, berenang, dan lainnya. Pada usia 4-6 tahun, anak bisa diajak berjalan-jalan ke alam terbuka seperti gunung dan pantai.

"Dengan kekebalan tubuh yang baik, ibu tidak perlu khawatir untuk memperkenalkan stimulasi terutama di luar ruangan untuk pembentukan karakter tangguh si Kecil," seru Ajeng.

baca juga

Senior Brand Manager Nutrilon Royal, Diana Beauty mengungkapkan, "Kami percaya bahwa  proses belajar yang paling efektif adalah dengan melakukan praktek langsung. Untuk itu, Nutriclub menghadirkan kegiatan edukasi Resilience Talkshow bersama dokter spesialis anak dan psikolog, serta rangkaian aktivitas orangtua dan anak untuk mengasah karakter tangguh si Kecil dalam Purposeful Family Date bersama RockStarGym dan Rumah Dandelion. Orangtua bisa belajar bagaimana cara agar anak menjadi gigih dengan siap jatuh dan bangun lagi, menjadi berani dengan menghadapi ketakutannya, dan belajar menghadapi situasi asing,”

Dalam kesempatan ini, Nutrilon juga meluncurkan One Step Ahead Academy yang diperbarui dengan fitur baru tes karakter tangguh (Tes Resiliensi) untuk mengidentifikasi karakter si Kecil yang dapat diakses di www.onestepaheadacademy.com/tesresiliensi.

Tes karakter ini melengkapi tes keterampilan yang sudah diluncurkan sejak 2018 untuk menemukan potensi lewat 6 jenis keterampilan, yaitu kognitif, verbal, motorik halus, kreatif, interaktif dan fisik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

2 Kesalahan Pola Asuh yang Sering Dilakukan Orangtua Zaman Now

2 Kesalahan Pola Asuh yang Sering Dilakukan Orangtua Zaman Now

Health | Sabtu, 20 April 2019 | 16:13 WIB

Studi: Konsumsi Minyak Ikan Saat Hamil Buat Pertumbuhan Anak Lebih Baik

Studi: Konsumsi Minyak Ikan Saat Hamil Buat Pertumbuhan Anak Lebih Baik

Health | Senin, 15 April 2019 | 16:05 WIB

Temukan 5 Aspek Tumbuh Kembang Anak di Wonderfest Festival

Temukan 5 Aspek Tumbuh Kembang Anak di Wonderfest Festival

Health | Rabu, 10 April 2019 | 19:40 WIB

Terkini

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:51 WIB

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03 WIB

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:14 WIB

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:45 WIB

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Health | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:01 WIB

Mata Merah dan Buram Tak Boleh Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Kornea

Mata Merah dan Buram Tak Boleh Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Kornea

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 22:00 WIB

Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat

Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:32 WIB