Disebut-Sebut Bisa Obati Kanker, Ini Metode Diet Budwig

Vania Rossa, Firsta Nodia

Kamis, 16 Mei 2019 | 11:57 WIB
Disebut-Sebut Bisa Obati Kanker, Ini Metode Diet Budwig
Makanan dalam diet Budwig, flaxseed oil, keju cottage, dan buah-buahan. (Shutterstock)

Suara.com - Ketika seseorang didiagnosis menderita kanker, maka ia tentu berharap bisa melakukan apapun untuk bisa melawan penyakit mematikan ini. Bahkan jika harus menjalani terapi pendamping selain kemoterapi, maka pasien kanker tentu dengan senang hati akan melakukannya.

Nah, salah satu terapi komplementer untuk pengobatan kanker adalah diet Budwig yang dipopulerkan oleh dr. Johanna Budwig. Diet ini terutama berfokus pada minyak biji rami, keju cottage, dan jus buah. Pencipta diet ini, Dr. Johanna Budwig, percaya bahwa diet tinggi asam lemak tak jenuh memiliki kemampuan memberi energi sel-sel sehat, yang pada gilirannya mencegah kanker menyebar.

Dilansir dari laman Boldsky, orang yang mengikuti diet Budwig perlu mengonsumsi beberapa porsi flaxseed, minyak flaxseed, dan cottage cheese. Flaxseed sendiri adalah jenis biji-bijian dengan bentuk sedikit menyerupai biji bunga matahari. Warnanya kemerahan dengan rasa yang legit. Sedang cottage cheese adalah keju dengan cita rasa asam yang bertekstur lembut seperti krim yoghurt atau krim kefir.

Selain tiga jenis bahan makanan wajib tersebut, pelaku diet Budwig juga harus mengonsumsi sayur-sayuran, buah, dan makanan yang kaya serat. Mereka juga dianjurkan untuk berjemur di bawah sinar matahari pagi untuk meningkatkan jumlah vitamin D yang diproduksi tubuh mereka.

Beberapa komponen spesifik dari diet Budwig menunjukkan beberapa harapan di bidang pengobatan kanker. Ada beberapa penelitian yang sedang berlangsung tentang efektivitas flaxseed sebagai bahan antikanker.

Diet Budwig percaya bahwa makanan berikut dapat mencegah tubuh Anda berfungsi pada tingkat optimal dan karenanya harus dihindari. Beberapa makanan tersebut antara lain kerang, daging dan olahannya, keju tinggi lemak, minyak kedelai, gula pasir, dan makanan berpengawet.

Meskipun ada bukti bahwa flaxseed dapat melawan kanker pada hewan, belum banyak informasi penelitian yang menghubungkan efek positifnya pada manusia. Namun sebuah studi kasus yang dilakukan pada orang dengan kanker payudara yang menjalani diet Budwig selain kemoterapi dan radiasi, mengalami penurunan tingkat penyebaran kanker.

Studi lain yang dilakukan pada 25 lelaki dengan kanker prostat mengungkapkan bahwa penggunaan flaxseed dapat mengurangi kadar hormon testosteron lelaki yang pada gilirannya membantu mengurangi ukuran tumor.

Untuk pelaku diet Budwig, ada kemungkinan kekurangan vitamin B yang parah. Hal ini karena diet Budwig membatasi konsumsi daging. Vitamin B sendiri sebenarnya sangat penting untuk pengaturan hormon, kesehatan otak, dan energi. Dalam kasus seperti itu, pelaku diet ini mungkin harus mempertimbangkan untuk mengambil suplemen vitamin B.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Nutrisi yang Hilang dari Diet Vegan dan Cara Mengatasinya

5 Nutrisi yang Hilang dari Diet Vegan dan Cara Mengatasinya

Health | Senin, 13 Mei 2019 | 14:10 WIB

Lima Tips Diet di Bulan Ramadan

Lima Tips Diet di Bulan Ramadan

Health | Minggu, 12 Mei 2019 | 08:24 WIB

Studi Ungkap Makan Nasi Bantu Cegah Obesitas, Ini Penjelasan Ahli

Studi Ungkap Makan Nasi Bantu Cegah Obesitas, Ini Penjelasan Ahli

Health | Sabtu, 04 Mei 2019 | 06:20 WIB

Terkini

Mengapa Pasar Mobil Jepang di Indonesia Semakin Menyusut?

Mengapa Pasar Mobil Jepang di Indonesia Semakin Menyusut?

Otomotif | Rabu, 23 September 2026 | 06:05 WIB

Nasdaq Cetak Rekor Tertinggi, Harga Minyak Dunia Mulai Turun

Nasdaq Cetak Rekor Tertinggi, Harga Minyak Dunia Mulai Turun

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 06:01 WIB

Cara Cari Restoran Terdekat untuk Pesan Makanan Online, Jangan Cuma Lihat Rating

Cara Cari Restoran Terdekat untuk Pesan Makanan Online, Jangan Cuma Lihat Rating

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 00:09 WIB

Pengendara Harap Bersiap, Dishub Bogor Terapkan Pengalihan Arus di Sukaraja Besok

Pengendara Harap Bersiap, Dishub Bogor Terapkan Pengalihan Arus di Sukaraja Besok

Bogor | Selasa, 22 September 2026 | 23:29 WIB

vivo X500 Series Sudah Meluncur di China, Kapan Masuk Indonesia? Ini Jawaban vivo

vivo X500 Series Sudah Meluncur di China, Kapan Masuk Indonesia? Ini Jawaban vivo

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 23:19 WIB

Hujan Turun di Palembang, Apakah Kabut Asap Benar-Benar Hilang?

Hujan Turun di Palembang, Apakah Kabut Asap Benar-Benar Hilang?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 23:15 WIB

Harga Timah Tembus US$54.250, Kenapa Komoditas Ini Makin Diburu Dunia?

Harga Timah Tembus US$54.250, Kenapa Komoditas Ini Makin Diburu Dunia?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 23:02 WIB

Janjian Balap Liar via WhatsApp, 4 Pemuda Diamankan Polres Cianjur

Janjian Balap Liar via WhatsApp, 4 Pemuda Diamankan Polres Cianjur

Jabar | Selasa, 22 September 2026 | 23:01 WIB

AI Mulai Masuk Bisnis Pelajar, 6.125 Siswa Dibekali Keterampilan Wirausaha Digital

AI Mulai Masuk Bisnis Pelajar, 6.125 Siswa Dibekali Keterampilan Wirausaha Digital

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 23:00 WIB

realme 16 Pro Harry Potter Edition Meluncur, Bawa Teknologi Warna yang Berubah Saat Kena Matahari

realme 16 Pro Harry Potter Edition Meluncur, Bawa Teknologi Warna yang Berubah Saat Kena Matahari

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 22:45 WIB

×