Bayi Sudah Bisa Menangis Sejak di Kandungan, Apa Penyebabnya?

Rima Sekarani Imamun Nissa | Rosiana Chozanah | Suara.com

Jum'at, 17 Mei 2019 | 06:35 WIB
Bayi Sudah Bisa Menangis Sejak di Kandungan, Apa Penyebabnya?
Ilustrasi janin dalam kandungan, ibu hamil. (Shutterstock)

Suara.com - Aktivitas bayi di dalam rahim ibunya adalah misteri yang harus dilirik orang tua. Kita tahu bahwa bayi dapat bergerak di dalam rahim dan kita akan senang saat merasakan tendangannya. Namun, banyak yang tidak tahu bahwa sebenarnya janin di dalam rahim juga bisa menangis.

Janin menangis? Ya, rupanya hal ini berhubungan dengan cara janin menghadapi dunia luar sebelum mereka dilahirkan ke dunia. 

Menurut sebuah penelitian yang dilansir dari Parenting.firstcry.com, janin berusia 16 minggu dengan telinga yang masih berkembang di rahim ibunya ditemukan bisa merespons suara.

Studi ini juga mengungkapkan janin merespons dengan menendang ketika mereka diajak bicara dan disentuh.

Umumnya, mereka akan bereaksi terhadap rangsangan yang terletak di luar rahim, seperti cahaya, suara, gerakan yang dilakukan sang ibu hingga tekanan dari dalam rahim.

Janin juga bisa bergerak, terkejut, buang air kecil, dan bahkan melakukan jungkir balik. 

Ilustrasi ibu hamil, janin dalam kandungan. (Shutterstock)
Ilustrasi ibu hamil, janin dalam kandungan. (Shutterstock)

Pada minggu kedua puluh atau 5 bulan, janin sudah tahu gerakan pernapasan, menggerakkan rahangnya untuk membuka, menggigilkan dagunya dan memperpanjang lidahnya. Pada saat ini dia bahkan dapat menelan.

Lalu pada awal minggu ke dua puluh empat atau 6 bulan, bayi menjadi mampu menghasilkan suara tangisan dan merespons suara bising di lingkungan luar.

Janin menggunakan tangisan sebagai cara komunikasi dan untuk menunjukkan ketidaksenangan mereka.

Perempuan hamil lagi pasca melahirkan. (Shutterstock)
Perempuan hamil lagi pasca melahirkan. (Shutterstock)

Bayi Anda yang belum lahir mungkin menangis untuk menyampaikan rasa laparnya, kelelahan, ketakutan, atau hanya untuk memberi tahu Anda bahwa ia perlu dipeluk.

Anda dapat menyaksikan tanda-tanda janin menangis saat melakukan ultrasonografi. Tanda-tandanya bisa berupa napas panjang dengan mulut dan lidah terbuka.

Selanjutnya, mereka mulai bernapas lebih cepat dengan jeda antara menghirup dan menghembuskan napas. Tanda-tanda lain adalah bibirnya yang mengembang dan bergetar. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

UU Larangan Aborsi di Alabama Disahkan, Ini Risiko Komplikasi dari Aborsi

UU Larangan Aborsi di Alabama Disahkan, Ini Risiko Komplikasi dari Aborsi

Health | Kamis, 16 Mei 2019 | 14:49 WIB

Apakah Menangis Membatalkan Puasa?

Apakah Menangis Membatalkan Puasa?

News | Kamis, 16 Mei 2019 | 10:05 WIB

Benarkah Menangis Bisa Bantu Turunkan Berat Badan? Ini Kata Ahli

Benarkah Menangis Bisa Bantu Turunkan Berat Badan? Ini Kata Ahli

Health | Minggu, 12 Mei 2019 | 06:25 WIB

Terkini

Cemas Datang Tiba-Tiba? Ini 7 Cara Ampuh Mengatasi Anxiety dalam Hitungan Menit

Cemas Datang Tiba-Tiba? Ini 7 Cara Ampuh Mengatasi Anxiety dalam Hitungan Menit

Health | Selasa, 28 April 2026 | 15:57 WIB

Halodoc for Business: 95% Kebutuhan Medis Bisa Digital, Akses Kesehatan Karyawan Makin Mudah

Halodoc for Business: 95% Kebutuhan Medis Bisa Digital, Akses Kesehatan Karyawan Makin Mudah

Health | Senin, 27 April 2026 | 20:44 WIB

Menyeimbangkan Karier dan Anak, Daycare Berkualitas Jadi Kunci Dukungan untuk Ibu Bekerja

Menyeimbangkan Karier dan Anak, Daycare Berkualitas Jadi Kunci Dukungan untuk Ibu Bekerja

Health | Senin, 27 April 2026 | 12:52 WIB

Tidak Perlu Keluar Rumah, Pesan Obat di Apotek K-24 Kini Bisa Lewat BRImo

Tidak Perlu Keluar Rumah, Pesan Obat di Apotek K-24 Kini Bisa Lewat BRImo

Health | Senin, 27 April 2026 | 11:14 WIB

Diskon 20 Persen Medical Check-Up di RS Siloam: Tanpa Batas Maksimal untuk Nasabah BRI!

Diskon 20 Persen Medical Check-Up di RS Siloam: Tanpa Batas Maksimal untuk Nasabah BRI!

Health | Minggu, 26 April 2026 | 19:17 WIB

Raditya Dika Pilih Repot di Depan: Strategi Cegah Dengue demi Jaga Produktivitas

Raditya Dika Pilih Repot di Depan: Strategi Cegah Dengue demi Jaga Produktivitas

Health | Sabtu, 25 April 2026 | 12:21 WIB

Sering Dibilang Overthinking? Ternyata Insting Ibu adalah Deteksi Medis Paling Akurat untuk Anak

Sering Dibilang Overthinking? Ternyata Insting Ibu adalah Deteksi Medis Paling Akurat untuk Anak

Health | Sabtu, 25 April 2026 | 11:28 WIB

Jangan Panik, Ini Cara Bijak Kelola Benjolan di Tubuh dengan Pendekatan Alami yang Holistik

Jangan Panik, Ini Cara Bijak Kelola Benjolan di Tubuh dengan Pendekatan Alami yang Holistik

Health | Jum'at, 24 April 2026 | 17:38 WIB

Biaya Vaksin HPV dan Waktu Terbaik Vaksinasi untuk Cegah Kanker Serviks

Biaya Vaksin HPV dan Waktu Terbaik Vaksinasi untuk Cegah Kanker Serviks

Health | Jum'at, 24 April 2026 | 13:30 WIB

Gejala Virus HPV pada Pria dan Wanita, Waspadai Kutil Kelamin

Gejala Virus HPV pada Pria dan Wanita, Waspadai Kutil Kelamin

Health | Jum'at, 24 April 2026 | 11:58 WIB