Macet di Perjalanan Mudik, Ini Trik Agar Anak Tak Rewel

Dythia Novianty | Dinda Rachmawati
Macet di Perjalanan Mudik, Ini Trik Agar Anak Tak Rewel
Ilustrasi: Mudik menggunakan mobil pribadi bersama anak. [Shutterstock]

Melakukan perjalanan bersama bayi atau balita saat mudik, bukanlah perkara mudah.

Suara.com - Macet di Perjalanan Mudik, Ini Trik Agar Anak Tak Rewel.

Melakukan perjalanan bersama bayi atau balita saat mudik, bukanlah perkara mudah. Meski akan terasa menyenangkan, namun hal ini juga bisa menjadi tantangan tersendiri bagi banyak orang. Apalagi, kalau sudah mengalami macet berjam-jam saat melakukan perjalanan darat. Bukan tak mungkin si kecil rewel atau bosan. Lantas, bagaimana menyiasatinya ya?

Pendiri Parentalk ID, Nucha Bachri memberikan tips untuk nengurangi kerewelan anak di perjalanan saat mudik nanti. Meski menurutnya setiap anak memiliki karakter dan pribadi yang berbeda, namun orangtua bisa menghindari masa anak 'cranky' tadi, salah satunya dengan afirmasi positif.

Ibu dua anak ini menyarankan agar afirmasi positif tersebut disampaikan jauh-jauh hari sebelum bepergian. Afirmasi positif sendiri, merupakan sebuah bentuk pernyataan pada diri sendiri dan orang lain untuk menerima sesuatu hal yang positif.

"Sama seperti melahirkan, atau apapun keadaan, saat mau melakukan perjalanan juga bisa. Bilang kalau perjalanan ini akan memakan waktu sekian lama dan nanti selama waktu perjalanan kamu bisa melakukan ABC supaya tidak bosan," ujarnya beberapa waktu lalu.

Selanjutnya, orangtua bisa membekali perjalanan dengan mainan. Tak perlu membawa banyak-banyak, tapi usahakan bawa mainan baru atau mainan yang jarang dimainkan oleh anak.

Ilustrasi anak-anak bermain di mobil. [Shutterstock]
Ilustrasi anak-anak ikut mudik menggunakan kendaraan pribadi. [Shutterstock]

Hal ini menghindari dia dari bosan dan jangka waktu si kecil tertarik terhadap mainan itu lumayan lama. Misalnya, kata Nucha adalah busy book yang dalam satu bukunya ada beragam kegiatan yang bisa diiikuti oleh anak.

Selanjutnya, siapkan strategi. Untuk perjalanan darat yang biasanya memakan waktu seharian atau lebih, cobalah untuk berhenti di rest area atau tempat istirahat lain, seperti restoran atau swalayan, setiap empat jam sekali.

Waktu ini bisa dimanfaatkan untuk meregangkan tubuh, membeli makanan ringan kesukaan anak, salat, buang air dan lainnya.

"Tapi, yang namanya anak-anak kadang nggak bisa dihindari bosan atau cranky di perjalanan apalagi kalau lama. Nah, solusi terakhir bisa dikasih gadget. Di-download dulu video-video tertentu sebelum jalan karena sinyal di perjalanan nggak menentu. Atau di iPad ada gamesnya," ujarnya.

Meski begitu, Nucha menekankan agar durasinya tetap batasi, misalnya 10 menit. Karena terlalu lama melihat gadget, akan membuat pusing atau mata sakit di perjalanan. Sehingga membuat si kecil semakin tidak nyaman.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS