Ditinggal Mudik ART, Pesan Jasa Bersih-Bersih Rumah Online Saja

Vania Rossa

Rabu, 15 Mei 2019 | 09:12 WIB
Ditinggal Mudik ART, Pesan Jasa Bersih-Bersih Rumah Online Saja
Ilustrasi jasa membersihkan rumah online. (Shutterstock)

Suara.com - Menjelang Lebaran, para ibu rumah tangga mulai panik. Bukan karena harga sembako yang naik, melainkan panik karena akan ditinggal asisten rumah tangga alias ART mudik.

Ya, bagi para ibu rumah tangga, keberadaan ART memang sangat esensial. Tak hanya membantu meringankan tugas domestik, tetapi juga sebagai perpanjangan tangan berbagai urusan, seperti menjemput anak sekolah, belanja ke minimarket dekat rumah, bahkan mengasuh anak jika si ibu adalah perempuan bekerja.

Dengan sederet tugas maha penting tersebut, bagaimana mungkin para ibu tak akan panik massal menjelang musim mudik seperti sekarang ini.

Tapi, bersyukurlah karena kita hidup di era digital, di mana jasa bersih-bersih online kini tersedia dan sangat mudah untuk dipesan. Cukup pesan melalui aplikasi atau web, petugas kebersihan akan datang dan melakukan semua pekerjaan bersih-bersih yang biasa dilakukan oleh ART. Anda pun bisa kembali bernapas lega, dan fokus mengurus kebutuhan lain menjelang hari raya.

Tertarik menggunakan jasa membersihkan rumah online? Sebelum memesan, simak beberapa hal yang harus Anda perhatikan:

1. Atur jadwal
Namanya saja mengundang orang asing datang ke rumah, jadi Anda harus pastikan ada orang di rumah yang akan 'mengawasi' si petugas kebersihan selama ia melakukan tugasnya. Jangan meninggalkan rumah dan si petugas kebersihan tanpa pengawasan meski Anda memesannya dari perusahaan jasa kebersihan dengan reputasi baik.

2. Buat daftar tugas
Sebelum memesan jasa membersihkan rumah online, ada baiknya Anda membuat daftar mengenai apa saja yang harus dikerjakan oleh petugas. Misalnya, menyapu dan mengepel, membersihkan kamar mandi, membersihkan kulkas, atau menyiram tanaman. Dengan begitu, Anda akan lebih mudah memberi instruksi secara detil kepada petugas, dan terhindar dari charge tambahan ketika tiba-tiba ingin menambah layanan.

3. Cari tahu produk pembersih yang digunakan
Beberapa petugas kebersihan akan membawa peralatan dan produk pembersih sendiri jika Anda tidak menyediakannya. Cari tahu produk pembersih apa yang digunakannya, mulai dari ingredient bahan kimianya, aromanya, dan efek yang ditimbulkan sesudahnya. Ini penting, terlebih jika Anda memiliki anak kecil di rumah yang rentan terpapar bahan kimia dari produk pembersih. Untuk amannya, Anda bisa menyediakan bahan pembersih sendiri. Biasanya, akan ada pengurangan biaya jika Anda memilih opsi ini.

4. Sesuaikan durasinya
Jangan terlalu hemat dengan memilih durasi kerja seminim mungkin. Jika memang pekerjaan yang Anda minta cukup banyak, sesuaikanlah durasinya dengan durasi Anda biasanya, misalnya 2 atau 3 jam. Tak apa membayar lebih, asalkan Anda puas dengan kondisi rumah yang bersih sesudahnya.

baca juga

5. Beri instruksi detil
Setiap perusahaan pastilah memiliki SOP masing-masing terhadap kerja para petugasnya. Nah, supaya SOP mereka tak bentrok dengan kebutuhan Anda, pastikan Anda memberi instruksi yang jelas sebelum si petugas kebersihan memulai kerjanya. Misalnya, Anda ingin kamar mandi tak sekadar bersih, tetapi juga kering. Atau, si petugas tidak diperkenankan untuk membersihkan area privat, seperti kamar tidur.

Itu dia 5 hal yang harus diperhatikan sebelum Anda memesan jasa pembersihan rumah online. Jadi, tak perlu panik lagi ditinggal mudik, ya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bisa Dicoba, Tips Peregangan Ringan Agar Tubuh Tak Pegal Saat Mudik

Bisa Dicoba, Tips Peregangan Ringan Agar Tubuh Tak Pegal Saat Mudik

Health | Selasa, 14 Mei 2019 | 18:05 WIB

Agar Perjalanan Mudik Nyaman dan Lancar, Ini Tips Sehat yang Bisa Dilakukan

Agar Perjalanan Mudik Nyaman dan Lancar, Ini Tips Sehat yang Bisa Dilakukan

Health | Selasa, 14 Mei 2019 | 15:58 WIB

Ajak Bayi Mudik Naik Pesawat, Wajib Perhatikan 5 Hal Ini

Ajak Bayi Mudik Naik Pesawat, Wajib Perhatikan 5 Hal Ini

Lifestyle | Selasa, 14 Mei 2019 | 18:05 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×