Cuma Digigit Nyamuk, Anak 7 Tahun Ini Jadi Hilang Ingatan

Rima Sekarani Imamun Nissa, Shevinna Putti Anggraeni

Rabu, 22 Mei 2019 | 11:35 WIB
Cuma Digigit Nyamuk, Anak 7 Tahun Ini Jadi Hilang Ingatan
Ilustrasi anak digigit nyamuk. (Shutterstock)

Suara.com - Seorang anak perempuan berusia 7 tahun mendadak kejang dan hilang ingatan setelah mendapat gigitan nyamuk yang sempat terbaikan. Ya, semua itu karena anak bernama Lauren Zehner ini digigit nyamuk

Holly Zehner, ibu Lauren Zehner pun memperingatkan para ibu lain untuk tidak mengabaikan jika mengetahui anaknya digigit nyamuk. Sebab, gigitan nyamuk itu bisa jadi membahayakan seperti pengalamannya.

Ia menceritakan bahwa anaknya harus menjalani perawatan di rumah sakit selama seminggu hanya karena gigitan nyamuk yang kemudian menjadi penyakit serius.

Bocah 7 tahun itu didiagnosis mengidap penyakit langka la crosse encephalitis sehingga harus mendapat perawatan medis di rumah sakit.

Penyakit itu berasal dari virus yang dibawa nyamuk penggigit anaknya. Akibatnya, Lauren Zehner pun mengalami demam tinggi hingga 105 derajat.

Penyebab Lauren Zehner, anak 7 tahun hilang ingatan dan agresif (Facebook/Holly Zehner)
Penyebab Lauren Zehner, anak 7 tahun hilang ingatan dan agresif (Facebook/Holly Zehner)

Pada kasus yang serius, virus yang dibawa oleh nyamuk ini bisa mengakibatkan kelumpuhan.

Awalnya, dokter mendiagnosis Lauren mengalami infeksi saluran kencing (ISK) dan tidak perlu menjalani rawat inap. Namun beberapa hari kemudian, Lauren mendadak menjadi anak yang mudah marah dan hilang ingatan.

Jonathan Zehner sebagai ayah pun merasa ada hal aneh dari puteri kecilnya yang biasanya bersikap manis dan tidak pemarah.

"Ketika dia (Lauren) masuk ke dalam rumah, dia tidak menanggapi saya. Dia terlihat bingung dan tidak mengenali saya sebagai ibunya. Dia mulai marah lalu meminta air. Tetapi, dia langsung membantin gelasnya ketika saya beri air," ujar Holly Zehner, dikutip dari Daily Mail.

baca juga

Mereka pun langsung membawa Lauren ke rumah sakit. Tim medis sampai membius anaknya karena terlalu agresif dan mengganggu proses pengambilan darah.

Kondisi Lauren, bocah 7 tahun yang hilang ingatan setelah digigit nyamuk (Facebook/Holly Zehner)
Kondisi Lauren, bocah 7 tahun yang hilang ingatan setelah digigit nyamuk (Facebook/Holly Zehner)

Setelah dilakukan pemindaian, tim medis Rumah Sakit Anak Nationwide di Ohio menyatakan bahwa Lauren mengalami pembengkakan otak.

Saat itu pula Lauren dipindahkan ke ruang ICU untuk ditinjau lebih lanjut. Dia lalu dipindahkan lagi ke Unit Penyakit Menular dan mulai mengalami kejang serius.

"Matanya berputar dan tekanan darahnya tinggi. Ahli saraf mengatakan itu gejala dari penyakit la crosse dan virus itu ternyata ditularkan melalui nyamuk," tutur Holly Zehner.

Holly mengatakan biasanya seseorang yang menderita penyakit seperti anaknya memperlihatkan gejala seperti flu, tetapi dalam kondisi serius bisa mengancam jiwa.

Lauren Zehner, bocah 7 tahun yang hilang ingatan dan agresif setelah digigit nyamuk (Facebook/Holly Zehner)
Lauren Zehner, bocah 7 tahun yang hilang ingatan dan agresif setelah digigit nyamuk (Facebook/Holly Zehner)

Beruntungnya, nyawa Lauren masih dapat ditangani oleh tim medis. Meskipun begitu, Lauren mesti dua kali mengalami kejang dan kemunduran kognitif.

"Ahli neuropsikologi memberi tahu kami bahwa penyakit itu bisa menyebabkan Lauren mengalami gangguan perkembangan. Ia akan mengalami kemunduran kognitif satu tahun dibanding anak lainnya," jelasnya.

Setelah 6 hari menjalani rawat inap, kondisi Lauren berangsur membaik dan diperbolehkan pula. Namun, Holly sebagai ibu sempat khawatir jika anaknya kembali mengalami kejang atau tertular virus itu lagi.

Oleh karena itu, ia langsung menguji lingkungan di sekitar rumahnya dan melakukan berbagai cara guna melindungi anaknya dari virus tersebut. Dia tidak mau anaknya digigit nyamuk yang membawa penyakit berbahaya lagi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Keluarkan Air Mata Darah, Lelaki Ini Derita Penyakit Langka

Keluarkan Air Mata Darah, Lelaki Ini Derita Penyakit Langka

Health | Senin, 20 Mei 2019 | 06:15 WIB

Bikin Trenyuh, Lewis Hamilton Berkata Bocah Ini adalah "Spirit Angel"

Bikin Trenyuh, Lewis Hamilton Berkata Bocah Ini adalah "Spirit Angel"

Sport | Selasa, 14 Mei 2019 | 16:15 WIB

Singapura Laporkan Kasus Cacar Monyet Pertama di Asia

Singapura Laporkan Kasus Cacar Monyet Pertama di Asia

Health | Jum'at, 10 Mei 2019 | 12:19 WIB

Terkini

Iran Tolak Buka Selat Hormuz Jika Perang Berlanjut: Ogah Tunduk ke Amerika Serikat

Iran Tolak Buka Selat Hormuz Jika Perang Berlanjut: Ogah Tunduk ke Amerika Serikat

News | Kamis, 24 September 2026 | 08:03 WIB

40 Ribu Balita Terserang ISPA Akibat Karhutla! Pemerintah Didesak Beri Perlindungan Ekstra

40 Ribu Balita Terserang ISPA Akibat Karhutla! Pemerintah Didesak Beri Perlindungan Ekstra

News | Kamis, 24 September 2026 | 08:03 WIB

Menyesap Dieng Dari Hulu ke Hilir: Jejak GI Tourism yang Dirintis DJKI

Menyesap Dieng Dari Hulu ke Hilir: Jejak GI Tourism yang Dirintis DJKI

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 08:00 WIB

BSI Dorong Produk Halal Lokal Naik Kelas hingga Pasar Global lewat International Expo 2026

BSI Dorong Produk Halal Lokal Naik Kelas hingga Pasar Global lewat International Expo 2026

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 07:58 WIB

Tak Terima Hasil Sabung Ayam, Pria di Mesuji Tembak Lawan dari Jarak 2 Meter

Tak Terima Hasil Sabung Ayam, Pria di Mesuji Tembak Lawan dari Jarak 2 Meter

Lampung | Kamis, 24 September 2026 | 07:53 WIB

Di Balik Kemewahan AI Indonesia: Ada Bumi yang Kian Gerah

Di Balik Kemewahan AI Indonesia: Ada Bumi yang Kian Gerah

Your Say | Kamis, 24 September 2026 | 07:50 WIB

Sri Lanka Jadi Calon Markas Baru Sindikat Penipuan Siber Internasional di Asia Pasifik

Sri Lanka Jadi Calon Markas Baru Sindikat Penipuan Siber Internasional di Asia Pasifik

News | Kamis, 24 September 2026 | 07:45 WIB

Masa Kerja Tak Berlaku Lagi, TPP ASN Kota Malang Kini Murni Berdasarkan Kinerja

Masa Kerja Tak Berlaku Lagi, TPP ASN Kota Malang Kini Murni Berdasarkan Kinerja

Malang | Kamis, 24 September 2026 | 07:44 WIB

Kementan Stop Impor, Kini Harga Singkong Mulai Naik

Kementan Stop Impor, Kini Harga Singkong Mulai Naik

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 07:42 WIB

Nempel Jalur KRL, 1.377 Hunian Subsidi Disiapkan bagi MBR di Kawasan Perkotaan

Nempel Jalur KRL, 1.377 Hunian Subsidi Disiapkan bagi MBR di Kawasan Perkotaan

News | Kamis, 24 September 2026 | 07:41 WIB

×