Temuan Menarik, Puasa Ramadan Efektif Cegah Diabetes

RR Ukirsari Manggalani, Firsta Nodia

Senin, 27 Mei 2019 | 10:05 WIB
Temuan Menarik, Puasa Ramadan Efektif Cegah Diabetes
Ilustrasi: Peneliti menemukan bahwa puasa Ramadan efektif mencegah diabetes. [Shutterstock].

Suara.com - Temuan Menarik, Puasa Ramadan Efektif Cegah Diabetes

Berpuasa adalah praktik yang mewajibkan seseorang tidak makan terlalu banyak atau tidak makan apa pun, dalam kurun waktu beberapa jam. Biasanya, dilakukan untuk tujuan keagamaan atau religi, seperti halnya puasa Ramadan.

Namun, selama beberapa dekade terakhir, praktik ini telah berkembang dari praktik keagamaan menjadi metode diet, karena dipercaya mampu meningkatkan metabolisme atau menurunkan berat badan.

Sebagai contoh, suatu studi menunjukkan bahwa membatasi asupan makanan bisa meningkatkan aktivitas metabolisme dan bahkan dapat membantu melawan penuaan. Studi lain menyebutkan, puasa dapat meningkatkan kesehatan usus dan memperkuat ritme sirkadian.

Namun studi terkini menyoroti, manfaat berpuasa seperti yang dilakukan oleh umat Islam selama bulan Ramadan, di mana mereka berpuasa selama 14 jam dari subuh hingga matahari terbenam.

Penelitian yang dipimpin oleh Dr. Ayse Leyla Mindikoglu, seorang profesor kedokteran dan bedah di  Baylor College of Medicine, Texas, Amerika Serikat, menemukan bahwa berpuasa selama sebulan bisa membantu meningkatkan resistensi insulin. Hal ini kemudian dapat membantu seseorang melawan diabetes.

Ilustrasi: Puasa Ramadan ternyata bisa mencegah diabetes. (Shutterstock)
Ilustrasi: Puasa Ramadan ternyata bisa mencegah diabetes. (Shutterstock)

Untuk mengarah pada temuan ini, Dr.Ayse Leyla Mindikoglu dan rekan-rekannya mempelajari 14 orang sehat yang berpuasa setiap hari selama 15 jam. Saat berpuasa, para peserta tidak mengonsumsi makanan atau minuman.

Para peneliti kemudian mengambil sampel darah dari mereka pada awal puasa. Para peneliti juga mengambil sampel darah setelah responden menjalani empat minggu ibadah puasa.

Hasil penelitian menunjukkan responden yang berpuasa selama sebulan memiliki tingkat yang lebih tinggi dari tropomyosin 1, 3 dan 4. Tropomyosin adalah jenis protein yang dikenal untuk mengatur kontraksi jantung dan otot rangka tubuh. Protein ini juga membantu meningkatkan sensitivitas tubuh terhadap insulin.

"Berpuasa secara signifikan dapat memengaruhi cara tubuh membuat dan menggunakan protein yang penting untuk mengurangi resistensi insulin dan mempertahankan berat badan yang sehat," tandas Dr. Ayse Leyla Mindikoglu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Maksimalkan Diet di Bulan Puasa, Sering-sering Cek Timbangan Ya!

Maksimalkan Diet di Bulan Puasa, Sering-sering Cek Timbangan Ya!

Health | Jum'at, 24 Mei 2019 | 18:05 WIB

3 Manfaat Luar Biasa Puasa untuk Kesehatan Otak

3 Manfaat Luar Biasa Puasa untuk Kesehatan Otak

Health | Selasa, 21 Mei 2019 | 15:21 WIB

Agar Tetap Fokus Saat Menyetir di Bulan Puasa, Begini Caranya

Agar Tetap Fokus Saat Menyetir di Bulan Puasa, Begini Caranya

Otomotif | Senin, 20 Mei 2019 | 14:00 WIB

Terkini

Anak Sering Ruam atau Diare Setelah Minum Susu? Bisa Jadi Tanda Alergi Susu Sapi

Anak Sering Ruam atau Diare Setelah Minum Susu? Bisa Jadi Tanda Alergi Susu Sapi

Health | Jum'at, 12 Juni 2026 | 12:50 WIB

Metoo Hadirkan Senyum di Tengah Mobilitas Jakarta lewat Aktivasi Interaktif di CSW

Metoo Hadirkan Senyum di Tengah Mobilitas Jakarta lewat Aktivasi Interaktif di CSW

Health | Jum'at, 12 Juni 2026 | 09:06 WIB

Dorong Pola Makan Seimbang, Konsumsi Buah dan Sayur Masih Jadi Tantangan di Indonesia

Dorong Pola Makan Seimbang, Konsumsi Buah dan Sayur Masih Jadi Tantangan di Indonesia

Health | Kamis, 11 Juni 2026 | 21:51 WIB

Saat Lambung Mulai Sensitif, Ini Pilihan Makanan yang Lebih Ramah di Perut

Saat Lambung Mulai Sensitif, Ini Pilihan Makanan yang Lebih Ramah di Perut

Health | Rabu, 10 Juni 2026 | 17:20 WIB

Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?

Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 16:57 WIB

Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?

Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 14:09 WIB

Ancaman Tak Terlihat bagi Lingkungan Perairan: Residu Antidepresan Meningkat di Sungai

Ancaman Tak Terlihat bagi Lingkungan Perairan: Residu Antidepresan Meningkat di Sungai

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 11:10 WIB

Layanan Ortopedi Dalam Negeri Kian Dekat dengan Standar Internasional

Layanan Ortopedi Dalam Negeri Kian Dekat dengan Standar Internasional

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 08:05 WIB

Pengembangan Vaksin Dalam Negeri Kian Maju, Perlindungan terhadap HPV Jadi Fokus

Pengembangan Vaksin Dalam Negeri Kian Maju, Perlindungan terhadap HPV Jadi Fokus

Health | Senin, 08 Juni 2026 | 16:48 WIB

Mikroplastik Ada di Makanan, Minuman, hingga Udara: Seberapa Besar Risikonya bagi Kesehatan?

Mikroplastik Ada di Makanan, Minuman, hingga Udara: Seberapa Besar Risikonya bagi Kesehatan?

Health | Senin, 08 Juni 2026 | 14:30 WIB