Demi Puaskan Hobi Belanja, Perempuan Ini Rela Jual Plasma Darah

M. Reza Sulaiman, Firsta Nodia

Selasa, 28 Mei 2019 | 11:25 WIB
Demi Puaskan Hobi Belanja, Perempuan Ini Rela Jual Plasma Darah
Ilustrasi Donor plasma. (Shutterstock)

Suara.com - Demi Puaskan Hobi Belanja, Perempuan Ini Rela Jual Plasma Darah

Carisa Barker, (20), telah menghabiskan waktunya dua kali seminggu selama satu tahun terakhir ke klinik untuk menjual plasma darah. Ya plasma darah mengandung komponen protein yang dibutuhkan dalam beberapa metode kecantikan.

Atas plasma darah yang didonorkannya, Carisa mendapat imbalan uang tunai sebesar 280 dollar Amerika atau sekitar Rp 4 juta sebulan dan dalam setahun sekitar 3. 360 dollar Amerika atau sekitar Rp 48 juta.

Perempuan asal Salt Lake City, Utah, ini mengatakan bahwa praktik ini merupakan cara mudah untuk menghasilkan uang.

"Saya benar-benar akan merekomendasikan hal ini kepada orang-orang yang kekurangan uang dan ingin berbelanja. Saya menyumbangkan plasma dua kali seminggu dan mendapatkan uang tunai sebagai imbalannya," ujar dia, dilansir dari NY Post.

Plasma darah adalah cairan kekuningan dalam darah yang tersisa setelah sel darah putih dan merah serta trombosit dikeluarkan. Cairan ini terdiri dari air, garam, protein dan enzim dan digunakan dalam obat-obatan untuk membantu orang yang menderita luka bakar, syok, trauma, dan keadaan darurat medis lainnya.

Sementara donor darah tidak ditawari uang sebagai imbalan atas sumbangan mereka, pusat pengumpulan plasma di seluruh AS menawarkan pembayaran dengan mendonorkan plasma darah.

Untuk memuaskan hasrat belanjanya, Barker dalam sebulan bisa menggelontorkan uang sekitar $ 600 atau Rp 8,6 juta untuk membeli pakaian, sepatu, dan produk kecantikan.

“Saya seorang shopaholic dan saya akan berbelanja setiap hari jika saya bisa. Saya biasanya pergi tiga atau empat kali seminggu untuk berbelanja. Pakaian dan sepatu adalah barang favorit saya untuk dibeli dan saya juga suka produk kecantikan," imbuhnya.

baca juga
Plasma darah hasil donor. (Shutterstock)
Plasma darah hasil donor. (Shutterstock)

Selama proses donasi, yang disebut plasmapheresis, darah dikeluarkan dari tubuh Barker, plasma dikumpulkan dan komponen darah yang tersisa dikembalikan ke tubuhnya.

“Tidak ada risiko kesehatan yang saya tahu dan orang tua saya baik-baik saja ketika saya melakukannya. Plasma saya digunakan untuk membuat obat-obatan untuk orang dengan penyakit langka. Itu artinya tindakan saya menyelamatkan nyawa orang lain," lanjut Barker.

Seorang perwakilan untuk BioLife mengatakan untuk mendonorkan darah, pihaknya menetapkan kriteria ketat, termasuk frekuensi donasi dan cek kesehatan pendonor.

“Donor juga harus memenuhi kriteria skrining untuk jumlah darah (hematokrit) dan kadar protein total, bersama dengan kriteria skrining lainnya, sebelum setiap donasi - tes tambahan dilakukan setiap empat bulan,” ujar pihak BioLife.

Plasma yang dikumpulkan dari donor sehat diproses menjadi berbagai macam terapi yang bermanfaat bagi ribuan orang setiap hari dengan penyakit langka yang sering kali mengancam jiwa seperti kelainan imunodefisiensi, hemofilia, dan herediter angioedema (HAE).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Luangkan Waktu Donor Darah, RFB Beri Rp 200.000 untuk Pendonor

Luangkan Waktu Donor Darah, RFB Beri Rp 200.000 untuk Pendonor

Bisnis | Rabu, 17 April 2019 | 14:08 WIB

Donor Darah 350 cc untuk PMI, Anies: Alhamdulillah Tidak Sakit

Donor Darah 350 cc untuk PMI, Anies: Alhamdulillah Tidak Sakit

News | Selasa, 26 Februari 2019 | 14:59 WIB

Remaja Perempuan yang Donor darah Berisiko Kekurangan Zat Besi?

Remaja Perempuan yang Donor darah Berisiko Kekurangan Zat Besi?

Health | Minggu, 24 Februari 2019 | 12:56 WIB

Terkini

Melepaskan Diri dari Standar Kecantikan Toksik: Literasi Digital untuk Lawan Body Dysmorphia

Melepaskan Diri dari Standar Kecantikan Toksik: Literasi Digital untuk Lawan Body Dysmorphia

Your Say | Rabu, 05 Agustus 2026 | 15:45 WIB

SETARA Institute Desak Prabowo Alihkan Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah ke KPK

SETARA Institute Desak Prabowo Alihkan Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah ke KPK

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 15:42 WIB

Fenomena Unik Industri AC: Harga Naik, Penjualan Sharp Malah Melesat

Fenomena Unik Industri AC: Harga Naik, Penjualan Sharp Malah Melesat

Tekno | Rabu, 05 Agustus 2026 | 15:36 WIB

Ekonomi Jakarta Tumbuh 5,52 Persen, Lampaui Capaian Nasional di Tengah Krisis Global

Ekonomi Jakarta Tumbuh 5,52 Persen, Lampaui Capaian Nasional di Tengah Krisis Global

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 15:35 WIB

Starbucks Digerebek Polisi Usai Promosi Tank Day Hina Korban Tragedi Gwangju Korea Selatan

Starbucks Digerebek Polisi Usai Promosi Tank Day Hina Korban Tragedi Gwangju Korea Selatan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 15:34 WIB

5 Ide Clean Look Outfit ala Kang Hoon, Bikin Penampilan Makin Berkarisma

5 Ide Clean Look Outfit ala Kang Hoon, Bikin Penampilan Makin Berkarisma

Your Say | Rabu, 05 Agustus 2026 | 15:30 WIB

Makin Mudah Naik MRT Jakarta, Kini Cukup Tap BRI Kartu Kredit Contactless

Makin Mudah Naik MRT Jakarta, Kini Cukup Tap BRI Kartu Kredit Contactless

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 15:29 WIB

Harta Kekayaan Bupati Kuansing Suhardiman Amby yang Diduga Potong TPP ASN 50%

Harta Kekayaan Bupati Kuansing Suhardiman Amby yang Diduga Potong TPP ASN 50%

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 15:27 WIB

5 Penyebab Masih Takut Speaking Meski Sudah Lama Belajar

5 Penyebab Masih Takut Speaking Meski Sudah Lama Belajar

Jakarta | Rabu, 05 Agustus 2026 | 15:27 WIB

Diusulkan Jadi Nobel Perdamaian, Makalah MBG yang Cantumkan Nama Prabowo Kini Diinvestigasi

Diusulkan Jadi Nobel Perdamaian, Makalah MBG yang Cantumkan Nama Prabowo Kini Diinvestigasi

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 15:26 WIB

×