Makan Tak Sehat, Plasma Darah Perempuan Ini Mirip Lemak Babi

Ade Indra Kusuma, Dinda Rachmawati

Selasa, 04 September 2018 | 15:00 WIB
Makan Tak Sehat, Plasma Darah Perempuan Ini Mirip Lemak Babi
Ilustrasi sel darah merah. (Shutterstock)

Suara.com - Suka makan makanan berminyak dan minuman beralkohol tapi tak pernah aktif bergerak atau berolahraga? Hati-hati Anda mungkin juga bisa mengalami pankreatitis akut seperti perempuan asal Cina bernama Xiao Ling. 

Pankreatitis akut adalah peradangan yang terjadi di dalam pankreas dalam waktu yang cukup singkat. Meskipun berlangsung relatif singkat, peradangan yang ditimbulkan oleh pankreatitis akut dapat menyebabkan kerusakan serius pada pankreas serta komplikasi fatal.

Sebelum mengalami penyakit serius ini, Xiao Ling memiliki gaya hidup yang cukup sembarangan. Dia tidak selalu memilih makanan yang sehat. Perempuan yang bekerja sebagai pegawai di sebuah perusahaan di Zhejiang-Cina ini mengaku, olahraga bukanlah hal favoritnya dan untuk urusan makanan, dia lebih memilih menggunakan jasa pengiriman. 

Gaya hidup seperti ini telah berlangsung cukup lama dan baru-baru ini, perempuan berusia 27 tahun tersebut menderita sakit perut yang parah setelah makan siang. Dia merasa mulai merasa mual dan mulai muntah. Namun Xiao Ling masih menganggap enteng masalah ini dan menganggap yang dia butuhkan hanyalah istirahat yang cukup.

Setelah berada di rumah selama dua hari, sakit perutnya semakin memburuk dan saat itulah dia memutuskan untuk mengunjungi rumah sakit setempat. Dokter melakukan scan dan menemukan ada sesuatu yang tidak normal dengan pankreasnya. 

Dokter mencurigai Xiao Ling menderita pankreatitis akut dan dipindahkan ke ICU rumah sakit lain. Selanjutnya, darah Xiao Ling diambi untuk pengujian dan saat itulah dokter melihat lapisan lemak mengambang di atas sampel darah dalam tabung reaksi. Tekanan darah Xiao Ling juga sangat tinggi.

Seorang gastroenterologist menduga dia memiliki lipid darah tinggi yang mungkin menyebabkan pankreatitis akut. Dia sangat membutuhkan transfusi plasma darah sebelum kondisinya semakin memburuk. Rumah sakit menghubungi bank darah untuk menyiapkan 2.000 ml plasma darah yang berarti setara dengan mengganti setengah dari darah tubuhnya.

Transfusi dilakukan menggunakan mesin untuk menyaring darahnya sebelum bercampur dengan kantong segar plasma darah. Mengejutkan, saat diambil, warna dari plasma darah Xiao Ling adalah warna susu.

Plasma darah Xiao Ling [worldofbuzz]
Plasma darah Xiao Ling [worldofbuzz]

"Warna plasma darahnya mirip dengan warna lemak babi. Plasma darah orang yang normal harus tembus cahaya atau bening dan kuning pucat," kata dokternya," jelas dokter yang menangani Xiao Ling. 

baca juga

Tepat setelah transfusi pertama, Xiao Ling bisa bernafas lebih baik. Beberapa jam kemudian, laporan tes darahnya keluar, dan ada hal mengejutkan lagi. Tingkat trigliserida dalam darahnya sangat tinggi, yakni 18 kali dari pembacaan normal. 

Dalam 24 jam, dokter melakukan transfusi plasma lain padanya. Dia dipindahkan dari ruang ICU hanya beberapa hari kemudian, setelah kondisinya lebih stabil.

Menurut Xiao Ling, makanan favoritnya selama ini adalah ikan kukus ,sup panas dan pedas, bento ayam goreng dan jeroan babi. Dia sangat jarang makan sayuran dan buah-buahan. Selain itu, pekerjaannya mengharuskannya duduk selama beberapa jam sehari. 

Dokter yang merawat Xiao Ling mengatakan bahwa diet berminyak, konsumsi makanan tidak sehat dan alkohol yang berlebihan dapat menyebabkan pankreatitis. Saat ini, semakin banyak anak-anak berusia 20-an yang didiagnosis dengan kondisi ini juga.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ini Mengapa Anda Harus Mengurangi Gorengan

Ini Mengapa Anda Harus Mengurangi Gorengan

Health | Senin, 16 Januari 2017 | 13:05 WIB

Penyakit Ini Mengintai Saat Lebaran

Penyakit Ini Mengintai Saat Lebaran

Health | Kamis, 07 Juli 2016 | 08:00 WIB

Ilmuwan Ciptakan Sinar Laser dari Lemak Babi

Ilmuwan Ciptakan Sinar Laser dari Lemak Babi

Tekno | Rabu, 29 Juli 2015 | 06:44 WIB

Terkini

Waspada! Anak Jarang Main di Luar Rumah Berisiko Premiopia hingga Mata Minus Sebelum 8 Tahun

Waspada! Anak Jarang Main di Luar Rumah Berisiko Premiopia hingga Mata Minus Sebelum 8 Tahun

Health | Minggu, 12 Juli 2026 | 16:50 WIB

Rahasia Anak Percaya Diri, Beri Ruang untuk Bereksplorasi dan Menunjukkan Bakat

Rahasia Anak Percaya Diri, Beri Ruang untuk Bereksplorasi dan Menunjukkan Bakat

Health | Minggu, 12 Juli 2026 | 13:21 WIB

Tekanan Kerja Meningkat, Perhatian terhadap Kesehatan Mental Karyawan Dinilai Makin Mendesak

Tekanan Kerja Meningkat, Perhatian terhadap Kesehatan Mental Karyawan Dinilai Makin Mendesak

Health | Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:14 WIB

Mengenal Shin Splints, Momok bagi Pelari dan Cara Mengatasinya

Mengenal Shin Splints, Momok bagi Pelari dan Cara Mengatasinya

Health | Sabtu, 11 Juli 2026 | 13:01 WIB

Gelombang Panas Lebih Mematikan bagi Lansia, Apakah Sistem Perlindungan Sudah Memadai?

Gelombang Panas Lebih Mematikan bagi Lansia, Apakah Sistem Perlindungan Sudah Memadai?

Health | Jum'at, 10 Juli 2026 | 15:09 WIB

Stimulasi yang Tepat Jadi Kunci Mengembangkan Kecerdasan Multitalenta Anak Sejak Usia Dini

Stimulasi yang Tepat Jadi Kunci Mengembangkan Kecerdasan Multitalenta Anak Sejak Usia Dini

Health | Kamis, 09 Juli 2026 | 16:15 WIB

Jangan Cuma Mengejar Garis Finish, Atlet dan Pelari Perlu Lebih Peduli Kesehatan Sendi dan Tulang

Jangan Cuma Mengejar Garis Finish, Atlet dan Pelari Perlu Lebih Peduli Kesehatan Sendi dan Tulang

Health | Rabu, 08 Juli 2026 | 14:11 WIB

4R Pemulihan yang Wajib Dilakukan Setelah Olahraga, Rahasia Atlet Elite Kembali Prima

4R Pemulihan yang Wajib Dilakukan Setelah Olahraga, Rahasia Atlet Elite Kembali Prima

Health | Rabu, 08 Juli 2026 | 10:57 WIB

Jangan Terkecoh Label Inklusif, Ini 5 Cara Memilih Lingkungan Belajar yang Tepat untuk Anak

Jangan Terkecoh Label Inklusif, Ini 5 Cara Memilih Lingkungan Belajar yang Tepat untuk Anak

Health | Selasa, 07 Juli 2026 | 15:03 WIB

Mendorong Anak Down Syndrome Tumbuh Mandiri Lewat Terapi dan Pelatihan

Mendorong Anak Down Syndrome Tumbuh Mandiri Lewat Terapi dan Pelatihan

Health | Senin, 06 Juli 2026 | 16:40 WIB

×