Ani Yudhoyono Meninggal, Ini Fakta-Fakta Penyakit Kanker Darah Dewasa

M. Reza Sulaiman

Sabtu, 01 Juni 2019 | 11:55 WIB
Ani Yudhoyono Meninggal, Ini Fakta-Fakta Penyakit Kanker Darah Dewasa
Ani Yudhoyono saat diizinkan keluar kamar perawatan. (Dok. Instagram)

Suara.com - Ani Yudhoyono Meninggal, Ini Fakta-Fakta Penyakit Kanker Darah Dewasa

Kabar duka datang dari keluarga mantan presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Sang istri, Ani Yudhoyono, meninggal dunia pagi ini, Sabtu 1 Juni 2019, di National University Hospital Singapura.

Ani Yudhoyono wafat setelah sebelumnya sempat harus menjalani perawatan intensif di ruang Intensive Care Unit (ICU). Kondisi tubuh Ani Yudhoyono mengalami penurunan akibat demam tinggi yang secara tiba-tiba menyerangnya.

Ani Yudhoyono mulai masuk ruang ICU pada Rabu (29/5/2019) sore. Itu merupakan kali kedua Ani Yudhoyono masuk ke ICU, selama menjalani pengobatan sakit kanker darah sejak bulan Februari 2019.

Kanker darah pada orang dewasa, atau yang biasa disebut juga Adult acute myeloid leukemia (AML), memang tergolong penyakit yang cukup fatal.

Berikut rangkuman fakta-fakta penyakit kanker darah dewasa akut, seperti dihimpun Suara.com dari berbagai sumber:

1. Penyakit ini menyerang sumsum tulang yang membuatnya memproduksi myeloblast, alias sel darah putih ganas dan abnormal, yang akhirnya menyebar ke seluruh tubuh.

2. Pada kanker darah akut, kondisi ini berlangsung dengan cepat. Sehingga sel darah putih yang abnormal menyerang organ tubuh lainnya seperti kelenjar getah bening, hati, limpa, dan sistem saraf pusat.

baca juga

3. Lelaki perokok dan berusia di atas 60 tahun merupakan kelompok paling berisiko mengalami penyakit kanker darah ini.

4. Pengobatan kemoterapi atau radiasi akibat penyakit kanker, serta paparan radiasi karena bahan-bahan kimia, turut meningkatkan risiko terserang kanker darah.

Mengenal Tahapan Kanker Darah penyakit yang dialami Ani Yudhoyono. (Dok. Infografis Suara.com)
Mengenal Tahapan Kanker Darah penyakit yang dialami Ani Yudhoyono. (Dok. Infografis Suara.com)

Hingga kini, belum ada yang bisa menjelaskan secara pasti mengapa seseorang bisa terserang kanker darah akut. Namun, menurut beberapa penelitian, perubahan DNA dapat menyebabkan sel normal sumsum tulang untuk menjadi sel-sel leukemia.

Penyakit kanker darah akut pada orang dewasa memiliki beberapa gejala, ada yang khas, namun ada pula gejala umum yang biasa ditemukan pada pasien kanker lainnya. Gejala-gejala ini meliputi:

  • Rasa lelah, wajah yang pucat, dan mudah mengalami sesak napas. Hal ini dikarenakan pasien kanker darah sering mengalami kekurangan sel darah merah.
  • Infeksi berulang, terutama penyakit umum seperti selesma, yang terjadi karena sel darah putih tidak bekerja dengan baik.
  • Pendarahan, memar, menstruasi yang berat, usi berdarah, dan mimisan terus-menerus, akibat kandungan trombosit yang terlalu sedikit.
  • Demam tinggi dan berkeringat saat tidur di malam hari.
  • Rasa nyeri pada sendi dan tulang, serta munculnya area berwarna keungungan pada kulit.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ani Yudhoyono Meninggal Dunia, Ini Orang yang Paling Berisiko Kanker Darah

Ani Yudhoyono Meninggal Dunia, Ini Orang yang Paling Berisiko Kanker Darah

Health | Sabtu, 01 Juni 2019 | 15:52 WIB

Ani Yudhoyono Meninggal Dunia di Usia 67 Tahun

Ani Yudhoyono Meninggal Dunia di Usia 67 Tahun

News | Sabtu, 01 Juni 2019 | 11:53 WIB

Ani Yudhoyono Meninggal Dunia Pukul 11.50 Waktu Singapura

Ani Yudhoyono Meninggal Dunia Pukul 11.50 Waktu Singapura

News | Sabtu, 01 Juni 2019 | 11:31 WIB

Terkini

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:51 WIB

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03 WIB

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:14 WIB

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:45 WIB

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Health | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:01 WIB

Mata Merah dan Buram Tak Boleh Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Kornea

Mata Merah dan Buram Tak Boleh Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Kornea

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 22:00 WIB

Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat

Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:32 WIB