Kronologi Meninggalnya Ani Yudhoyono Akibat Derita Kanker Darah

Agung Pratnyawan, Shevinna Putti Anggraeni

Sabtu, 01 Juni 2019 | 13:43 WIB
Kronologi Meninggalnya Ani Yudhoyono Akibat Derita Kanker Darah
Ani Yudhoyono saat berada di Rumah Sakit National University Hospital, Singapura. [Instagram @aniyudhoyono]

Suara.com - Setelah 4 bulan melawan kanker darah, Ani Yudhoyono, istri Susilo Bambang Yudhoyono meninggal dunia di National University Hospital Singapura, Sabtu (1/6/2019).

Kabar duka meninggalnya Ani Yudhoyono seketika membuat masyarakat Indonesia terkejut dan bersedih mengenang sosoknya sebagai ibu negara sekaligus wanita tangguh untuk keluarganya.

Seolah tak menyangka, Ani Yudhoyono yang dikenal selalu bersemangat tinggi. Kini telah meninggalkan semua keluarga dan masyarakat Indonesia yang mengidolakannya.

Sekitar 3 bulan lalu, mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengabarkan kondisi Ani Yudhoyono yang dirawat di Singapura karena kanker darah melalui Youtube.

Saat itu sudah seminggu lebih Ani Yudhoyono dirawat di rumah sakit dan baru mengetahui kalau menderita kanker darah, tepatnya sejak 2 Februari 2019.

SBY mewakili Ani Yudhoyono dan keluarga besarnya pun meminta masyarakat Indonesia untuk mendoakan kesembuhan Ani Yudhoyono.

Ani Yudhoyono di RS Singapura. (dok pribadi)
Ani Yudhoyono di RS Singapura. (dok pribadi)

Perawatan intensif

Akibat kanker darah tersebut Ani Yudhoyono pun harus menjalani perawatan intensif yang super ketat demi menjaga kondisi tubuhnya tetap stabil dan bebas virus.

SBY, Agus Yudhoyono, Edhie Baskoro, Annisa Pohan dan Aliya Rajasa secara bergantian menjaga serta mendampingi Ani Yudhoyono selama menjalani perawatan intensif di Singapura.

baca juga

Bahkan sejumlah orang yang menjenguk Ani Yudhoyono tidak dapat menemuinya secara langsung. Selain itu, Ani Yudhoyono juga tidak boleh sembarang mengonsumsi makanan dan minuman selama menderita kanker darah.

Salah satunya, Ani Yudhoyono dilarang meminum air dari gelas yang sudah dibiarkan selama 2 jam. Hal tersebut demi melindungi tubuh Ani Yudhoyono dari serangan virus lainnya yang bisa memperburuk kondisinya.

Kondisi membaik

Postingan terakhir Ani Yudhoyono ketika berjalan-jalan keluar rumah sakit (Instagram: @aniyudhoyono)
Postingan terakhir Ani Yudhoyono ketika berjalan-jalan keluar rumah sakit (Instagram: @aniyudhoyono)

Setelah 1 bulan Ani Yudhoyono menjalani perawatan intensif dan kemoterapi, kondisinya berangsur terlihat lebih baik dan semangatnya masih belum padam.

Ani Yudhoyono pun sempat dikabarkan akan mendapat donor sumsum tulang belakang dari adiknya, Pramono Edie Wibowo.

Hal tersebut guna mengganti pabrik darahnya yang sudah rusak dan mengganti sel darah merah. Tetapi, proses donor sumsum tulang belakang itu belum sempat terlaksana karena kondisi Ani Yudhoyono yang belum sepenuhnya stabil.

Meski begitu, Ani Yudhoyono yang sudah lama hanya berdiam diri di kamar rumah sakit atau ruang ICU. Awal Maret 2019, Ani Yudhoyono sempat diizinkan keluar ruangan dan berjalan-jalan menghirup udara luar.

Saat itu Ani Yudhoyono sempat mengunggah fotonya berjalan-jalan di taman sambil mengucap rasa syukurnya bisa melihat hijaunya daun dan cerahnya langit secara langsung.

"Alhamdulillah setelah 3 bulan tidak menghirup udara segar, hari ini saya diperkenan dokter keluar ruangan untuk melihat hijaunya daun, birunya langit dan segarnya udara walau hanya 1-2 jam. Terima kasih Ya Allah.... Semoga kesehatanku semakin pulih. Mohon doa teman-teman semua," tulis Ani Yudhoyono di instagram pribadinya.

Kondisi menurun hingga meninggal dunia

Namun, kondisi Ani Yudhoyono kembali menurun beberapa hari belakangan. Dua hari lalu, Kamis (30/5) Agus Yudhoyono pun menyampaikan bahwa Ani Yudhoyono kembali masuk ICU sejak Rabu (29/5).

Ia dan anggota keluarga yang lainnya pun sedang fokus pada upaya pemulihan kondisi kesehatan Ani Yudhoyono. Bahkan seluruh keluarga besar SBY, termasuk cucu-cucunya pun berkumpul mendampingi Ani Yudhoyono di Singapura.

Setelah 3 hari masuk ICU, kondisi Ani Yudhoyono justru dikabarkan kritis dan tidak sadarkan diri pagi tadi.

Tak lama dari munculnya kabar Ani Yudhoyono kritis dan sudah tidak sadarkan diri, Andi Arief selaku politikus Partai Demokrat pun mengabarkan istri SBY telah meninggal dunia melalui twitternya.

"Innalillahi wainnailaihi rojiun, bu Ani telah meninggal dunia pada 11.50 waktu Singapura," cuit Andi Arief.

Kabar duka dari Andi Arief seketika membuat publik terkejut sekaligus turut berduka atas kepergian Ani Yudhoyono akibat menderita kanker darah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kenang Guruh Soekarnoputra, SBY Cerita Momen saat Keduanya Berbagi Kanvas di Pameran Lukisan

Kenang Guruh Soekarnoputra, SBY Cerita Momen saat Keduanya Berbagi Kanvas di Pameran Lukisan

News | Sabtu, 26 September 2026 | 13:51 WIB

Wakili Keluarga di Pemakaman Guruh Soekarnoputra, Rano Karno: Mas Guruh Cinta Indonesia Tanpa Gaduh

Wakili Keluarga di Pemakaman Guruh Soekarnoputra, Rano Karno: Mas Guruh Cinta Indonesia Tanpa Gaduh

News | Sabtu, 26 September 2026 | 13:23 WIB

Prabowo Sampaikan Duka untuk Guruh Soekarnoputra Lewat Sketsa Wajah Menyentuh di Instagram

Prabowo Sampaikan Duka untuk Guruh Soekarnoputra Lewat Sketsa Wajah Menyentuh di Instagram

News | Sabtu, 26 September 2026 | 12:14 WIB

Kenangan Surya Paloh Pernah Larang Guruh Soekarnoputra Jadi Ketum Partai

Kenangan Surya Paloh Pernah Larang Guruh Soekarnoputra Jadi Ketum Partai

News | Sabtu, 26 September 2026 | 11:26 WIB

Guruh Soekarnoputra Meninggal Dunia Pagi Ini

Guruh Soekarnoputra Meninggal Dunia Pagi Ini

Entertainment | Sabtu, 26 September 2026 | 07:13 WIB

Profil Den Baguse Ngarso Susilo Nugroho, Seniman Yogyakarta yang Meninggal Dunia

Profil Den Baguse Ngarso Susilo Nugroho, Seniman Yogyakarta yang Meninggal Dunia

Lifestyle | Selasa, 22 September 2026 | 09:25 WIB

Gitaris New Found Glory Chad Gilbert Meninggal Dunia Usai Berjuang Melawan Kanker Langka

Gitaris New Found Glory Chad Gilbert Meninggal Dunia Usai Berjuang Melawan Kanker Langka

Entertainment | Senin, 21 September 2026 | 12:15 WIB

Tawa SBY Pecah Lihat Prabowo Tunjukkan Teks Pidato Berisi Grafik

Tawa SBY Pecah Lihat Prabowo Tunjukkan Teks Pidato Berisi Grafik

News | Rabu, 09 September 2026 | 21:22 WIB

Elite Politik Kumpul di GBK, Puan Saksikan SBY-AHY Sambut Prabowo-Gibran di HUT Demokrat Ke-25

Elite Politik Kumpul di GBK, Puan Saksikan SBY-AHY Sambut Prabowo-Gibran di HUT Demokrat Ke-25

News | Rabu, 09 September 2026 | 20:53 WIB

Duka Dunia Akademik: Mengenang Airlangga Pribadi, Intelektual Kritis dan Dosen Berdedikasi UNAIR

Duka Dunia Akademik: Mengenang Airlangga Pribadi, Intelektual Kritis dan Dosen Berdedikasi UNAIR

News | Rabu, 09 September 2026 | 15:50 WIB

Terkini

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:15 WIB

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:08 WIB

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:00 WIB

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 20:55 WIB

Asap TPA Jatibarang Membahayakan, Kualitas Udara Radius 2 Km Tak Layak

Asap TPA Jatibarang Membahayakan, Kualitas Udara Radius 2 Km Tak Layak

Jawa Tengah | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 20:43 WIB

Kasus Dugaan Korupsi Kupedes Rp1,24 Miliar Segera Masuk Pengadilan Tipikor Surabaya

Kasus Dugaan Korupsi Kupedes Rp1,24 Miliar Segera Masuk Pengadilan Tipikor Surabaya

Jatim | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 20:36 WIB

Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp8,3 Juta, Diambil dari APBN

Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp8,3 Juta, Diambil dari APBN

Bisnis | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 20:34 WIB

Pencurian Kabel Traffic Light di Jalan Cipaganti, Pria di Bandung Diringkus Polisi

Pencurian Kabel Traffic Light di Jalan Cipaganti, Pria di Bandung Diringkus Polisi

Jabar | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 20:30 WIB

Gibran Makin Rajin Muncul di Krisis MBG, Respons Pemerintah atau Bangun Citra Politik?

Gibran Makin Rajin Muncul di Krisis MBG, Respons Pemerintah atau Bangun Citra Politik?

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 20:30 WIB

Pembesaran Prostat Tanpa Khawatir Fungsi Seksual Terganggu, Kenali Terapi Rezum

Pembesaran Prostat Tanpa Khawatir Fungsi Seksual Terganggu, Kenali Terapi Rezum

Health | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 20:23 WIB

×