Hasil Cuci Otak, 6 Fase Perubahan Kepribadian Pelaku Bom Bunuh Diri

Rima Sekarani Imamun Nissa, Rosiana Chozanah

Selasa, 04 Juni 2019 | 15:22 WIB
Hasil Cuci Otak, 6 Fase Perubahan Kepribadian Pelaku Bom Bunuh Diri
Lokasi ledakan bom bunuh diri Sukoharjo. (Antara)

Suara.com - Kondisi pelaku bom bunuh diri di Pos Pantau Polres Sukoharjo di simpang Kartasura, Rofik Asharudin, dikabarkan sudah stabil dan bisa berkomunikasi.

Hal ini dijelaskan oleh Karopenmas Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Dedi Prasetyo dalam jumpa pers di Mabes Polri, Jakarta, pada Selasa (4/6/2019).

"Sekarang lagi dilakukan perawatan kepada yang bersangkutan, semoga cepat sembuh," kata Dedi Prasetyo.

Dedi juga mengungkapkan pihaknya segera melakukan pemeriksaan pada pelaku. Saat ini, Rofik tengah dirawat di Rumah Sakit Bhayangkara, Semarang.

Saat menjalankan aksinya, diketahui Rofik menggunakan bom pinggang sehingga perut dan tangan kanannya terluka parah.

Berdasarkan pemeriksaan terhadap Rofik sebelumnya, pria 22 tahun ini diketahui terpapar paham ISIS.

"Dari hasil pemeriksaan pelaku ini adalah suicide bomber. Yang bersangkutan secara individu terpapar paham ISIS," jelas Dedi Prasetyo.

Terduga pelaku bom bunuh diri Pospam Kartasura. (Istimewa)
Terduga pelaku bom bunuh diri Pospam Kartasura. (Istimewa)

Di sisi lain, warga sekitar juga mengaku ada perubahan dalam kepribadian Rofik setelah dirinya pergi dari rumah selama 3 bulan.

"Sebelum pergi, dia masih sosialisasi," tutur Tumirin, salah satu tetangga pelaku.

baca juga

Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Fathali Moghaddam dari Universitas Georgetown, AS, ada penjelasan psikologis terkait dengan kasus Rofik ini.

Ia mengatakan, terdapat 6 fase yang harus dilalui seseorang sebelum melakukan tindakan kekerasan mematikan. Setiap tahap membutuhkan waktu, tergantung pada tingkat pemaparan seseorang terhadap ideologi kekerasan, seperti yang dilansir dari NCBI via The Conversation.

- Rasa ketidakadilan dan keinginan untuk berubah

Enam fase dimulai dari basis. Pada tahap ini, perasaan yang dimiliki oleh sebagian besar orang adalah ketidakadilan. Dalam konteks "terorisme Islam", mereka merasakan sistem internasional menindas umat Islam.

Mereka yang ingin menemukan para pelaku ketidakadilan, berarti telah memasuki fase kedua.

Ilustrasi pelaku bom bunuh diri. (Shutterstock)
Ilustrasi pelaku bom bunuh diri. (Shutterstock)

- Mencari 'dalang' dan mulai bertarung

Pada fase ketiga, mereka mencoba menemukan siapa di balik penindasan umat Islam.

Ketika Indonesia menganut demokrasi, kelompok-kelompok teroris menyebut negara sebagai 'pemerintahan setan'. Oleh karena itu, mereka melihat penegak hukum seperti polisi sebagai musuh.

Pada fase keempat, mereka mulai setuju untuk menggunakan segala cara, termasuk pemboman bunuh diri. Orang-orang yang setuju dengan apa yang dilakukan kelompok teroris mungkin berada pada tahap ini.

- Persiapan dan ledakan

Pada fase kelima, mereka mulai bersiap menyerang. Ekstremis menganggap persiapan (idad) sebelum serangan (amaliyat) bagian dari jihad atau pertempuran suci.

Pada kasus Rofik, ia melakukan penyerangan dengan menyiapkan dan menggunakan sabuk bom bunuh diri serta mendekati sasaran.

Tahap keenam, pelaku mulai melakukan aksinya, yaitu meledakkan bom bunuh diri.

Sementara itu, Profesor psikologi Sarlito W. Sarwono menulis bahwa benih-benih ideologi ekstrem ditanam sejak usia muda dan itu bukan proses pencucian otak instan.

Oleh karena itu, mengubah ideologi ekstrem mereka tidaklah mudah. Guna mencegah paparan ideologi ekstrem, anak muda harus ditargetkan dengan nilai-nilai toleransi sejak usia muda.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pelaku Bom Bunuh Diri Rofik Dikenal Sering Cari Burung di Sekitar Rumah

Pelaku Bom Bunuh Diri Rofik Dikenal Sering Cari Burung di Sekitar Rumah

Jawa Tengah | Selasa, 04 Juni 2019 | 14:56 WIB

Tak Pamitan Kepada Orang Tua, Pelaku Bom Bunuh Diri Rofik Pergi Naik Motor

Tak Pamitan Kepada Orang Tua, Pelaku Bom Bunuh Diri Rofik Pergi Naik Motor

News | Selasa, 04 Juni 2019 | 14:33 WIB

Usai Bom Bunuh Diri Kartasura, Bandara Adi Soemarmo Solo Dijaga Ketat

Usai Bom Bunuh Diri Kartasura, Bandara Adi Soemarmo Solo Dijaga Ketat

News | Selasa, 04 Juni 2019 | 13:53 WIB

Terkini

Viral Kapolres Kapuas Hulu Pukul Warga, Tetap Diperiksa Propam Meski Damai Secara Adat

Viral Kapolres Kapuas Hulu Pukul Warga, Tetap Diperiksa Propam Meski Damai Secara Adat

News | Minggu, 01 November 2026 | 15:13 WIB

NGORBIT: Wavi Zihan & Ihsan Tarore Ungkap Kisah Mistis di Balik Layar Film Rambut Sewu

NGORBIT: Wavi Zihan & Ihsan Tarore Ungkap Kisah Mistis di Balik Layar Film Rambut Sewu

Video | Minggu, 01 November 2026 | 15:08 WIB

Tragedi Berdarah di Pringsewu: Anak Tebas Ayah Kandung Pakai Golok, Pelaku Dievakuasi ke RSJ

Tragedi Berdarah di Pringsewu: Anak Tebas Ayah Kandung Pakai Golok, Pelaku Dievakuasi ke RSJ

Lampung | Minggu, 01 November 2026 | 15:04 WIB

Soroti Rekam Jejak Terkait Israel, PKS Desak Pramono Tinjau Ulang Konser Andrea Bocelli di Jakarta

Soroti Rekam Jejak Terkait Israel, PKS Desak Pramono Tinjau Ulang Konser Andrea Bocelli di Jakarta

News | Minggu, 01 November 2026 | 15:03 WIB

Perjalanan Raffi Ahmad: Dari Figuran, Digerebek Pesta Narkoba, hingga Masuk Istana

Perjalanan Raffi Ahmad: Dari Figuran, Digerebek Pesta Narkoba, hingga Masuk Istana

Entertainment | Minggu, 01 November 2026 | 15:00 WIB

Negara Minta Inovasi, tetapi Pelaku Agribisnis Justru Dipersulit

Negara Minta Inovasi, tetapi Pelaku Agribisnis Justru Dipersulit

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 15:00 WIB

AKBP Netty Siagian Mundur dari Polri: Menyakitkan Bertahan dalam Tatanan Tak Lagi Sejalan

AKBP Netty Siagian Mundur dari Polri: Menyakitkan Bertahan dalam Tatanan Tak Lagi Sejalan

Batam | Minggu, 01 November 2026 | 14:50 WIB

3 Sunscreen Moisturizer untuk Usia 50-an, Lindungi Kulit Sekaligus Bantu Melembapkan

3 Sunscreen Moisturizer untuk Usia 50-an, Lindungi Kulit Sekaligus Bantu Melembapkan

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 14:50 WIB

Simulasi IHSG Tanpa Saham HSC, Apakah Bursa Bakal Menguat?

Simulasi IHSG Tanpa Saham HSC, Apakah Bursa Bakal Menguat?

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 14:49 WIB

Cara Mengusir Laron Tanpa Mematikan Lampu, Dijamin Ampuh

Cara Mengusir Laron Tanpa Mematikan Lampu, Dijamin Ampuh

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 14:36 WIB

×