Rutin Makan Setiap 15 Menit, Ahli Gizi: Bisa Bantu Wanita PCOS Hamil Alami

Agung Pratnyawan | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Sabtu, 15 Juni 2019 | 16:18 WIB
Rutin Makan Setiap 15 Menit, Ahli Gizi: Bisa Bantu Wanita PCOS Hamil Alami
Ilustrasi: Wanita dengan alat tes kehamilan. (shutterstock)

Suara.com - Sindrom ovarium polikistik (PCOS) adalah gejala ketidakseimbangan hormon yang terjadi pada wanita di masa subur. Wanita dengan PCOS cenderung akan mengalami menstruasi tidak teratur, menstruasi jarang terjadi atau berlangsung lama.

Kondisi ini juga membuat wanita lebih susah hamil, karena ketidakseimbangan hormon yang dapat mencegah ovulasi. Selain itu, seseorang mungkin akan mengalami kenaikan berat badan ekstrem, perubahan suasana hati, jerawat hingga pertumbuhan rambut di wajah.

Hal ini sering kali membuat wanita atau pasangan yang menginginkan keturunan mengalami kegundahan. Tetapi, seorang ahli gizi dari Manchester, Norah Cozens dilansir dari mirror.co.uk mengklaim pola makan yang sesuai mungkin akan memengaruhi kesuburan wanita.

Cozens menganjurkan wanita dengan masalah kesuburan untuk makan sebanyak 4 kali dalam satu jam, artinya mereka harus ngemil sesuatu setiap 15 menit.

Saran Cozens memang terdengar aneh, tetapi ia telah menganalisa bahwa konsumsi makanan (termasuk makanan ringan) setiap 15 menit sekali dapat meningkatkan metabolisme tubuh yang akhirnya membantu memperbaiki hormon.

"Saya menemukan bahwa dengan konsumsi makanan sehat dan bergizi sekalipun makanan ringan setiap 15 menit dapat meningkatkan metabolisme tubuh dan menurunkan berat badan. Hal ini dapat membantu menyeimbangkan hormon dan mengatur menstruasi. Sehingga wanita bisa hamil secara alami," jelasnya.

Ilustrasi ibu hamil makan ikan [shutterstock]
Ilustrasi ibu hamil makan ikan [shutterstock]

Menurut Cozens, wanita dengan PCOS memiliki serangkaian tantangan lain dalam menurunkan berat badan dan meningkatkan kesuburan.

Sebagian besar wanita dengan PCOS resisten terhadap insulin, yakni hormon yang dibuat pankreas untuk mengolah gula dalam makanan sebagai sumber energi. Sehingga mereka dapat memproduksi lebih banyak untuk mengimbanginya.

Di sisi lain, kelebihan insulin dapat menyebabkan metabolisme lambat sehingga berat badan mudah naik dan sulit menurunkannya.

Sebab seseorang lebih sensitif karbohidrat. Hal ini juga bisa meningkatkan kadar hormon testosteron pria yang menyebabkan tumbuh jerawat, rambut berlebih dan periode menstruasi tidak teratur.

Karena itu, Cozens menyarankan wanita dalam kondisi ini untuk diet rendah gula, karbohidrat putih yang menyebabkan lonjakan insulin dan perbanyak protein untuk mengontrol gula darah.

Salah satu kunci keberhasilan dari upaya ini dengan konsumsi makanan sesering mungkin meskipun dalam jumlah sedikit.

"Makan setiap 15 menit sekali membantu metabolisme anda kembali normal dalam waktu 4x1 jam. Karena anda terus membakar lemak," katanya.

Saat berat badan turun dan kadar tertosteron berukuran maka hormon kembali normal lalu mengatur periode menstruasi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tim Peneliti Sebut Wanita dengan PCOS Lebih Berisiko Melahirkan Anak Autis

Tim Peneliti Sebut Wanita dengan PCOS Lebih Berisiko Melahirkan Anak Autis

Health | Selasa, 11 Juni 2019 | 15:35 WIB

Fitri Tropica Sempat Divonis PCOS Sebelum Hamil, Yuk Ketahui Penyebabnya!

Fitri Tropica Sempat Divonis PCOS Sebelum Hamil, Yuk Ketahui Penyebabnya!

Health | Selasa, 11 Juni 2019 | 14:15 WIB

Terkini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Health | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:04 WIB

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Health | Kamis, 19 Maret 2026 | 13:49 WIB

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Health | Rabu, 18 Maret 2026 | 07:05 WIB

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Health | Selasa, 17 Maret 2026 | 15:31 WIB

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 17:14 WIB

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 16:49 WIB

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 15:52 WIB

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 11:54 WIB

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 09:18 WIB

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Health | Sabtu, 14 Maret 2026 | 14:38 WIB