Blak-blakan, Niall Horan "One Direction" Ungkap Alami Gangguan Psikologis

Vika Widiastuti, Rosiana Chozanah

Selasa, 18 Juni 2019 | 14:10 WIB
Blak-blakan, Niall Horan "One Direction" Ungkap Alami Gangguan Psikologis
Niall Horan "One Direction". [Shutterstock]

Suara.com - Niall Horan, salah satu mantan anggota band One Direction mengungkapkan bagaimana dirinya menderita masalah kecemasan dan mengalami gangguan kesehatan mental saat berkaitan dengan tampil di muka umum.

Pada 2017 lalu, pelantun 'Flicker' ini mengatakan dia mengalami 'sedikit rasa cemas'. Tetapi tahun lalu, Niall mengungkapkan gangguan mental lain yang baru didiagnosis pada dirinya, yaitu Obsessive Compulsive Disorder (OCD).

Dalam wawancara yang dilakukannya dengan Zeit Leo, Niall mengatakan dirinya memiliki kondisi yang ringan.

"Aku memiliki gangguan kompulsif obsesif ringan, itu yang dikatakan dokter. Artinya, aku merasa harus melakukan sesuatu dengan cara tertentu," ujar Niall, dilansir Express.co.uk.

Lalu ia menjelaskan, dirinya sudah memiliki kondisi ini sejak kecil dan membuatnya merasa terisolasi dari teman-teman sekolahnya.

Hingga kini, kondisi OCD ini masih memengaruhi dirinya saat akan tampil langsung di panggung.

Niall Horan (Instagram/Nialll Horan)
Niall Horan (Instagram/Nialll Horan)

"Aku memiliki satu urutan yang tetap. Aku harus selalu bernyanyi, bergerak dan sebagainya dalam urutan yang sama," sambungnya.

"Pada dasarnya ia akan melakukan semua itu dengan segera, kalau tidak aku akan cepat gugup," lanjutnya lagi.

Menurut Niall, gangguan mentalnya ini menyebabkan 'tic', keadaan ketika penderita tiba-tiba melakukan gerakan atau ucapan beruang secara tidak sengaja dan di luar kendali.

baca juga

Ia mencontohkan, "jika aku mempunyai burger dengan keripik kentang, aku harus selalu memakan keripik dahulu dan setelah itu baru makan burger."

OCD merupakan kelainan psikologis yang memengaruhi pikiran serta perilaku penderitanya. Begitu seseorang memiliki penyakit OCD, pikiran dan rasa takut yang tidak diinginkan akan muncul secara terus menerus.

Hal ini menyebabkan penderita terobsesi pada sesuatu dan melakukan tindakan tertentu secara berulang-ulang sebagai respons terhadap ketakutannya, melansir Hello Sehat.

Gangguan psikologis ini seringkali muncul di bawah usia 20 tahun, terutama pada mereka yang pernah mengalami kejadian yang menyebabkan stres dalam hidupnya.

Gejala yang muncul dari kelainan ini dapat sangat menganggu semua aspek kehidupan penderitanya. Seperti pekerjaan, sekolah, hingga hubungan pribadi.

Melansir Institut Kesehatan Mental Nasional Amerika (NIMH), perilaku obsesi adalah pikiran berulang, dorongan, atau gambaran mental yang menyebabkan kecemasan.

Gejala umumnya meliputi takut pada kuman, pikiran agresif terhadap orang lain atau diri sendiri, melakukan hal dalam urutan yang sama.

Sedangkan perilaku kompulsif merupakan perilaku berulang yang dialami oleh penderita OCD untuk menanggapi pemikiran obsesif. Tandanya seperti sangat memerhatikan kebersihan tubuh, mengatur berbagai hal dengan cara tertentu, hingga mengecek suatu hal secara berulang-ulang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Maudy Ayunda Minta Maaf, Bukti Nasihat Kesehatan Mental Tak Selalu Bisa Dipukul Rata

Maudy Ayunda Minta Maaf, Bukti Nasihat Kesehatan Mental Tak Selalu Bisa Dipukul Rata

Your Say | Selasa, 22 September 2026 | 12:15 WIB

Cara Mengembalikan Jam Tidur Normal untuk Orang Dewasa yang Sering Begadang

Cara Mengembalikan Jam Tidur Normal untuk Orang Dewasa yang Sering Begadang

Lifestyle | Selasa, 22 September 2026 | 11:13 WIB

Karier atau Kesehatan Mental, Haruskah Selalu Memilih Salah Satunya?

Karier atau Kesehatan Mental, Haruskah Selalu Memilih Salah Satunya?

Your Say | Rabu, 16 September 2026 | 13:00 WIB

Suicide Awareness Month: 5 Novel yang Mengajarkan Pentingnya Support System

Suicide Awareness Month: 5 Novel yang Mengajarkan Pentingnya Support System

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 15:20 WIB

5 Shio yang Paling Rentan Stres dan Masalah Kesehatan Mental

5 Shio yang Paling Rentan Stres dan Masalah Kesehatan Mental

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 13:25 WIB

Apa Itu Mindfulness? Bukan Memaksa Diri Selalu Berpikir Positif, Ini Penjelasannya

Apa Itu Mindfulness? Bukan Memaksa Diri Selalu Berpikir Positif, Ini Penjelasannya

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 09:55 WIB

Gubsu Bobby Nasution Minta Publik Hentikan Komentar Negatif terhadap Korban MBG di Karo

Gubsu Bobby Nasution Minta Publik Hentikan Komentar Negatif terhadap Korban MBG di Karo

News | Minggu, 13 September 2026 | 11:53 WIB

Pentingnya Mengurai Benang Kusut Pikiran lewat Journaling

Pentingnya Mengurai Benang Kusut Pikiran lewat Journaling

Your Say | Sabtu, 12 September 2026 | 09:43 WIB

Beban Menjadi Pria Perkasa: Mengapa Toxic Masculinity Menggerus Laki-Laki?

Beban Menjadi Pria Perkasa: Mengapa Toxic Masculinity Menggerus Laki-Laki?

Your Say | Minggu, 06 September 2026 | 14:01 WIB

Jelang Tur Konser KATSEYE, Sophia Putuskan Skip Demi Kesehatan Mental

Jelang Tur Konser KATSEYE, Sophia Putuskan Skip Demi Kesehatan Mental

Your Say | Rabu, 02 September 2026 | 07:35 WIB

Terkini

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 23:37 WIB

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

Jabar | Kamis, 24 September 2026 | 23:31 WIB

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Jatim | Kamis, 24 September 2026 | 23:11 WIB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:57 WIB

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 22:45 WIB

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

News | Kamis, 24 September 2026 | 22:08 WIB

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:01 WIB

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 21:59 WIB

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 21:56 WIB

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Jawa Tengah | Kamis, 24 September 2026 | 21:55 WIB

×