Sepertiga Remaja Alami Masalah Kesehatan Mental, Skrining Tanpa Pendampingan Tak Berarti

Bella, Hiskia Andika Weadcaksana

Kamis, 30 Juli 2026 | 21:53 WIB
Sepertiga Remaja Alami Masalah Kesehatan Mental, Skrining Tanpa Pendampingan Tak Berarti
Ilustrasi anak mengalami gangguan kesehatan mental. (Suara.com/Rochmat)
baca 10 detik
  • Survei I-NAMHS 2022 menunjukkan 34,9 persen remaja Indonesia pernah mengalami masalah kesehatan mental.
  • Dekan Fakultas Psikologi UGM Rahmat Hidayat menyatakan masalah ini menuntut perhatian serius dari pemerintah.
  • Rahmat mendorong pemerintah memperkuat akses layanan dan menindaklanjuti skrining kesehatan mental di sekolah.

Suara.com - Persoalan kesehatan mental remaja di Indonesia dinilai telah memasuki tahap yang mengkhawatirkan. Hal itu menyusul data yang menyebut sekitar sepertiga remaja tercatat pernah mengalami masalah kesehatan mental.

Berdasarkan Indonesia National Adolescent Mental Health Survey (I-NAMHS) 2022, sebanyak 15,5 juta atau 34,9 persen remaja Indonesia pernah mengalami masalah kesehatan mental.

Angka tersebut sejalan dengan data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) yang menyebut satu dari tujuh remaja berusia 10–19 tahun di dunia hidup dengan gangguan kesehatan mental.

Dekan Fakultas Psikologi UGM, Rahmat Hidayat, menjelaskan bahwa angka tersebut merupakan lifetime prevalence, yakni menunjukkan seseorang pernah mengalami masalah kesehatan mental setidaknya sekali selama masa remaja.

Meski demikian, ia menegaskan besarnya angka tersebut tetap menjadi alarm serius bagi pemerintah dan institusi pendidikan.

Menurut Rahmat, tidak semua gejolak emosi pada remaja dapat langsung dikategorikan sebagai gangguan kesehatan mental. Krisis identitas, kebingungan, hingga rasa tidak percaya diri merupakan bagian dari proses tumbuh dewasa.

"Tetapi kalau ini berlanjut menjadi kesedihan tanpa habis, depresi, nah itu sudah menjadi masalah kesehatan jiwa," kata Rahmat, Kamis (30/7/2026).

Rahmat menambahkan, tumpukan persoalan psikososial yang tidak terselesaikan dapat menjadi beban yang semakin berat bagi remaja. Kehadiran keluarga, teman sebaya, maupun lingkungan sekolah dan kampus yang mampu mendengarkan tanpa menghakimi dapat mengurangi tekanan psikologis yang dirasakan remaja.

"Stres itu tidak masalah yang menjadi masalah adalah stres yang berlebihan dan berkepanjangan sehingga melewati daya tahan tubuh fisik kita maupun psikologis kita. Kalau tanpa stres, orang tidak akan pernah berkembang," ungkapnya.

baca juga

Orang tua diminta mampu membedakan antara memberi ruang bagi anak untuk memproses emosinya dengan membiarkan anak menghadapi masalah seorang diri.

"Membiarkan berbeda dengan memberi kesempatan, memberi ruang, memberi space. Orang tua yang tepat adalah memberikan ruang bagi anak untuk mengalami, tetapi juga menunjukkan bahwa anytime kalau diperlukan siap mendukung dan tidak menghakimi," paparnya.

Selain keluarga, kata Rahmat, rendahnya literasi kesehatan mental masih menjadi kendala dalam deteksi dini. Meski kesadaran masyarakat mulai meningkat, akses terhadap layanan psikologis tetap harus diperkuat.

Pemerintah didorong untuk terus menindaklanjuti kebijakan skrining kesehatan mental di sekolah maupun perguruan tinggi. Ia meminta agar skrining tersebut tidak berhenti pada proses pendataan semata.

"Screening efektif, tetapi tidak cukup. Hanya mengenali sakitnya tanpa menyediakan cara mengobatinya itu seperti PHP saja," tandasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Rahmat mengajak remaja untuk tidak takut mencari bantuan ketika mulai merasakan gangguan kesehatan mental. Menurutnya, keberanian meminta pertolongan bukan merupakan tanda kelemahan, melainkan langkah penting agar masalah tidak berkembang menjadi lebih serius.

"Tidak perlu malu untuk meminta bantuan. Dari masalah kesehatan mental yang diatasi dengan baik, justru akan menjadi proses pertumbuhan pribadi menjadi sosok yang matang," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pakar Sorot Isu Tekanan Asing dalam Pemilihan Vendor Infrastruktur Telekomunikasi

Pakar Sorot Isu Tekanan Asing dalam Pemilihan Vendor Infrastruktur Telekomunikasi

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 18:15 WIB

Kasus Keracunan MBG Disorot, Guru Besar UGM Sebut SPPG Dibebani Produksi Berlebihan

Kasus Keracunan MBG Disorot, Guru Besar UGM Sebut SPPG Dibebani Produksi Berlebihan

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 16:56 WIB

Review Juno: Kisah Kehamilan Remaja yang Hangat dan Penuh Pelajaran Hidup

Review Juno: Kisah Kehamilan Remaja yang Hangat dan Penuh Pelajaran Hidup

Your Say | Rabu, 29 Juli 2026 | 19:00 WIB

5 Merek Sepatu Sekolah Paling Awet untuk Remaja, Mulai Rp100 Ribuan

5 Merek Sepatu Sekolah Paling Awet untuk Remaja, Mulai Rp100 Ribuan

Lifestyle | Rabu, 29 Juli 2026 | 07:30 WIB

Ekonom UGM Kritik Kebijakan Pemerintah: Data Tak Sinkron hingga Risiko Inflasi dari MBG

Ekonom UGM Kritik Kebijakan Pemerintah: Data Tak Sinkron hingga Risiko Inflasi dari MBG

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 12:25 WIB

Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan

Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan

News | Sabtu, 25 Juli 2026 | 17:21 WIB

Prabowo Dituduh Lakukan 'Kejahatan Pembiaran' Terkait Isu Ijazah Palsu Jokowi

Prabowo Dituduh Lakukan 'Kejahatan Pembiaran' Terkait Isu Ijazah Palsu Jokowi

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 17:50 WIB

Agent Kim Reactivated: Saat Pertengkaran Remaja Sukses Guncang Dua Negara

Agent Kim Reactivated: Saat Pertengkaran Remaja Sukses Guncang Dua Negara

Your Say | Kamis, 23 Juli 2026 | 20:35 WIB

Menang di Pengadilan, Dokter Tifa Bersiap Gugat Rektor UGM Terkait Ijazah Jokowi

Menang di Pengadilan, Dokter Tifa Bersiap Gugat Rektor UGM Terkait Ijazah Jokowi

News | Kamis, 23 Juli 2026 | 15:15 WIB

Tak Sekadar Bersih-Bersih, Mandi Kini Jadi Ritual Relaksasi untuk Jaga Kesehatan Mental

Tak Sekadar Bersih-Bersih, Mandi Kini Jadi Ritual Relaksasi untuk Jaga Kesehatan Mental

Lifestyle | Rabu, 22 Juli 2026 | 21:22 WIB

Terkini

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:42 WIB

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Bola | Senin, 02 November 2026 | 23:25 WIB

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:05 WIB

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 23:02 WIB

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Jabar | Senin, 02 November 2026 | 22:57 WIB

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 22:52 WIB

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

Bogor | Senin, 02 November 2026 | 22:49 WIB

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Banten | Senin, 02 November 2026 | 22:39 WIB

×