Depresi Karena Tekanan Kerja Bikin Karyawan Tidak Produktif

Ade Indra Kusuma, Firsta Nodia

Sabtu, 22 Juni 2019 | 16:00 WIB
Depresi Karena Tekanan Kerja Bikin Karyawan Tidak Produktif
Ilustrasi stres dan depresi. (Sumber: Shutterstock)

Suara.com - Depresi Karena Tekanan Kerja Bikin Karyawan Kurang Produktif.

Gangguan depresi bisa dipicu oleh berbagai hal termasuk tekanan di tempat kerja. Jika berlarut-larut dan tidak segera ditangani, gangguan ini bisa membuat karyawan tidak produktif. 

Disampaikan Prof. Pratap Chokka (Profesor Klinis & Konsultan Psikiater) dari Kanada, penurunan produktivitas karyawan dapat berupa dua kondisi. Pertama adalah absenteeisme yakni kondisi di mana karyawan tidak masuk kerja karena depresi. Kedua, presenteisme di mana karyawan hadir namun tidak menghasilkan output optimal.

Seminar kesehatan oleh Prof. Pratap Chokka (Profesor Klinis & Konsultan Psikiater) dari Kanada [Suara.com/Firsta]
Seminar kesehatan oleh Prof. Pratap Chokka (Profesor Klinis & Konsultan Psikiater) dari Kanada [Suara.com/Firsta]

"Hasil penelitian terbaru saya bertajuk AtWoRC yang mengamati gejala kognitif pada depresi menemukan bahwa gejala kognitif pada depresi secara signifikan berkontribusi terhadap penurunan produktivitas kerja atau gangguan fungsi dalam kegiatan sehari-hari," ujar Prof Pratap dalam konferensi pers Simposium Regional Lundbeck di Jakarta, Sabtu (22/6/2019).

Penurunan produktivitas ini kata Prof Pratap dapat berupa gangguan konsentrasi, kesulitan dalam mempertahankan fokus, pelupa, lambat dalam menanggapi percakapan atau mengelola tugas sehari-hari.

"Gangguan depresi juga bisa memengaruhi fungsi kognitif selain suasana hati dan gejala fisik Iainnya. Hal ini bisa berkontribusi terhadap gangguan fungsi pada orang dengan depresi di lingkungan kerja, masyarakat, maupun kehidupan berkeluarga," imbuhnya.

Prof Pratap mengatakan selama beberapa dekade terakhir, definisi dari kesuksesan penanganan gangguan depresi telah berubah menjadi pemulihan fungsi sepenuhnya. Pasien diharapkan tidak hanya merasa jauh lebih baik tetapi mampu memulihkan fungsi mereka di rumah, di tempat kerja, dan terintegrasi kembali dengan masyarakat.

"Orang yang menyenangi pekerjaan hidupnya akan lebih panjang dan berkontribusi lebih optimal untuk komunitasnya. Itu sebabnya komponen kognitif dalam depresi sangat berpengaruh pada produktivitas kerja. Ketika fungsi kognitif meningkat maka produktivitas juga meningkat," tandasnya. 

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Anak Dituntut Masuk Sekolah Favorit Bisa Picu Depresi?

Anak Dituntut Masuk Sekolah Favorit Bisa Picu Depresi?

Health | Sabtu, 22 Juni 2019 | 15:38 WIB

Sering Dianggap Aib, Depresi Bisa Disembuhkan Lho!

Sering Dianggap Aib, Depresi Bisa Disembuhkan Lho!

Health | Sabtu, 22 Juni 2019 | 14:30 WIB

Tak Masuk Akal, Deretan Karyawan Ini Dipecat karena Alasan Konyol

Tak Masuk Akal, Deretan Karyawan Ini Dipecat karena Alasan Konyol

News | Jum'at, 21 Juni 2019 | 20:45 WIB

Terkini

Mengambil Pelajaran tentang Bahaya Perang Opini di Novel Bungkam Suara

Mengambil Pelajaran tentang Bahaya Perang Opini di Novel Bungkam Suara

Your Say | Sabtu, 07 November 2026 | 13:30 WIB

Buntut Penggerebekan Suami Bidan, Oknum Dokter Kepala Puskesmas Robatal Resmi Dipecat

Buntut Penggerebekan Suami Bidan, Oknum Dokter Kepala Puskesmas Robatal Resmi Dipecat

Jatim | Sabtu, 07 November 2026 | 13:20 WIB

Ekonomi Jakarta Tumbuh 5,87 Persen Lampaui Nasional, Pramono Pamer Inflasi Terendah

Ekonomi Jakarta Tumbuh 5,87 Persen Lampaui Nasional, Pramono Pamer Inflasi Terendah

News | Sabtu, 07 November 2026 | 13:20 WIB

4 Sabun Cuci Muka Cowok yang Bikin Putih dan Glowing, Hempas Minyak!

4 Sabun Cuci Muka Cowok yang Bikin Putih dan Glowing, Hempas Minyak!

Lifestyle | Sabtu, 07 November 2026 | 13:19 WIB

9 Tinted Sunscreen untuk Samarkan Noda dan Ratakan Warna Kulit

9 Tinted Sunscreen untuk Samarkan Noda dan Ratakan Warna Kulit

Lifestyle | Sabtu, 07 November 2026 | 13:15 WIB

Siap Gerakkan Buruh Pasang Badan untuk Prabowo, Said Iqbal: Jangan Coba-coba Jatuhkan Presiden!

Siap Gerakkan Buruh Pasang Badan untuk Prabowo, Said Iqbal: Jangan Coba-coba Jatuhkan Presiden!

News | Sabtu, 07 November 2026 | 13:14 WIB

4 Zodiak yang Paling Perhitungan dan Detail saat Bayar Split Bill, Tidak Mau Ada yang Terlewat

4 Zodiak yang Paling Perhitungan dan Detail saat Bayar Split Bill, Tidak Mau Ada yang Terlewat

Lifestyle | Sabtu, 07 November 2026 | 13:11 WIB

PPPK Paruh Waktu Pemkot Pekanbaru Berpeluang Jadi Penuh Waktu

PPPK Paruh Waktu Pemkot Pekanbaru Berpeluang Jadi Penuh Waktu

Riau | Sabtu, 07 November 2026 | 13:06 WIB

Kementerian ESDM Serahkan Lahan Bekas Tambang Batubara di Kaltim untuk Kopassus

Kementerian ESDM Serahkan Lahan Bekas Tambang Batubara di Kaltim untuk Kopassus

Bisnis | Sabtu, 07 November 2026 | 13:03 WIB

Novel Tanah Para Bandit: Ketika Penegak Hukum Justru Terlibat Kejahatan

Novel Tanah Para Bandit: Ketika Penegak Hukum Justru Terlibat Kejahatan

Your Say | Sabtu, 07 November 2026 | 13:00 WIB

×