Ini 4 Cara Asyik Mengajarkan Anak Tentang Makanan Sehat

Vania Rossa | Suara.com

Senin, 24 Juni 2019 | 12:04 WIB
Ini 4 Cara Asyik Mengajarkan Anak Tentang Makanan Sehat
Ilustrasi anak suka makan sehat. (Shutterstock)

Suara.com - Namanya saja anak-anak, tentu butuh usaha untuk memperkenalkannya pada perilaku makan sehat. Alih-alih memaksanya makan sayur, tentu akan jauh lebih menyenangkan jika anak mengonsumsinya atas kesadaran sendiri.

Nah, agar anak terbiasa dengan makanan sehat dan secara sukarela mau mengonsumsinya, coba lakukan beberapa cara berikut untuk mengajarkan pada anak tentang pilihan makanan sehat, seperti dilansir dari www.kidspot.com.au.

1. Lewat permainan
Ajak anak mengenal mana makanan sehat dan makanan tidak sehat dengan cara menyenangkan. Anda bisa memanfaatkan katalog supermarket dan ajak anak untuk menandai mana makanan sehat dan mana makanan yang tidak sehat.

Beri penjelasan pada anak, kenapa makanan disebut sehat dan kenapa makanan yang lain disebut tidak sehat. Dengan begitu, anak akhirnya akan paham definisi dan perbedaan di antara keduanya.

2. Belajar lewat film atau buku
Ada banyak film atau buku anak-anak yang mengulas soal makanan. Menurut Melinda Sothern, PhD, direktur laboratorium pencegahan obesitas anak di Louisiana State University, anak-anak umumnya akan merespons dengan baik pesan tersembunyi alih-alih diberi instruksi langsung, yang cenderung mereka tolak.

3. Cari fakta menyenangkan tentang makanan sehat
Manfaatkan fitur suara di mesin pencari Google. Ajak anak berkata, "Oke Google, apa manfaat sayur bayam?" Selain menyenangkan menggunakan fitur suara Google, anak-anak juga akan semakin semangat membaca hasil pencarian yang mereka dapat.

4. Makan malam bersama di meja makan
Tahukah Anda penelitian menunjukkan bahwa anak-anak yang makan malam di meja makan bersama orangtuanya cenderung lebih sering mengonsumsi makanan bernutrisi dan kecil kemungkinannya mengalami masalah kesehatan serius saat remaja. Jadi, mulai sekarang, wajibkan anak-anak makan malam bersama kedua orangtuanya setidaknya sekali seminggu. Kemudian, tingkatkan frekuensi makan malam bersama hingga tiga atau empat kali dalam seminggu.

Itu dia ide yang bisa Anda coba untuk mengajarkan anak tentang makanan sehat. Semoga berhasil.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cegah Penyakit Kronis, 5 Makanan Ini Bisa Membersihkan Usus Besar

Cegah Penyakit Kronis, 5 Makanan Ini Bisa Membersihkan Usus Besar

Health | Selasa, 04 Juni 2019 | 15:50 WIB

10 Makanan Ini Bantu Kondisi Tubuh Pascakemoterapi

10 Makanan Ini Bantu Kondisi Tubuh Pascakemoterapi

Lifestyle | Minggu, 26 Mei 2019 | 13:38 WIB

Sedang Tidak Enak Badan, 5 Makanan Ini Bisa Bantu Pulihkan Kondisi Tubuh

Sedang Tidak Enak Badan, 5 Makanan Ini Bisa Bantu Pulihkan Kondisi Tubuh

Health | Minggu, 10 Februari 2019 | 19:08 WIB

Terkini

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:09 WIB

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 09:22 WIB

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:23 WIB

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 23:08 WIB

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 12:18 WIB

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 10:40 WIB

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 06:58 WIB

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:59 WIB

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:39 WIB

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 11:30 WIB