Inspiratif, Lelaki Ini Donor Darah 169 Kali, Alasannya Sangat Mulia

Vania Rossa, Firsta Nodia

Senin, 24 Juni 2019 | 13:50 WIB
Inspiratif, Lelaki Ini Donor Darah 169 Kali, Alasannya Sangat Mulia
Donor darah. (Suara.com/Firsta Putri Nodia)

Suara.com - Peringatan Hari Donor Darah Sedunia jatuh setiap 14 Juni. Tahun ini, kampanye hari donor darah sedunia mengambil tema “Darah yang Aman untuk Semua”. Tema ini mendorong lebih banyak orang di seluruh dunia untuk menjadi pendonor darah dan mendonorkan darah secara teratur.

Kementerian Kesehatan juga turut merayakan Hari Donor Darah Sedunia ini dengan mendorong para pegawainya untuk mendonorkan darah. Dari sekian banyak pegawai Kementerian Kesehatan, ada pendonor yang sudah rutin memberikan darahnya secara sukarela sejak usia 19 tahun. Bahkan di tahun ini, total ia sudah donor darah 169 kali.

"Saya setiap tiga bulan sekali mendonorkan darah sudah rutin sejak usia 19 tahun," ujar Supriyadi, pegawai bidang Mutu dan Akreditasi, Yankes, Kementerian Kesehatan belum lama ini.

Alasan Supriyadi rutin mendonorkan darah dilatarbelakangi ketika dirinya mendapat tugas di RSUD Dr Soetomo Surabaya. Kala itu ia bertugas di bagian Poli Paru. Di sana ia menemukan banyak kasus batuk darah yang dialami pasien kelompok ekonomi menengah ke bawah. Untuk mendapatkan darah, pasien ini harus membayar karena belum ada sistem asuransi kesehatan nasional.

"Darah banyak sekali dibutuhkan di sana. Mereka harus bayar untuk dapat darah. Sebagai petugas, saya ingin bantu agar mereka tidak usah bayar, jadi saya mendonorkan darah yang kemudian jadi kebiasaan hingga sekarang," ujarnya.

Rutin mendonorkan darah, Supriyadi mengaku mendapatkan manfaat kesehatan. Ia merasa bugar meski kini usianya sudah menginjak 58 tahun. Ia pun tidak merokok agar tetap sehat dan darahnya juga aman diberikan pada yang membutuhkan.

"Alhamdulillah tubuh enakan. Kuncinya jangan sesekali merokok. Kalau sudah niat donor darah berhenti merokok," imbuhnya.

Sekretaris Jenderal Kemenkes drg. Oscar Primadi, MPH berterimakasih kepada para pendonor darah atas penyumbangan darahnya untuk menyelamatkan nyawa, memotivasi para pendonor darah agar terus menyumbangkan darahnya secara teratur, dan memotivasi masyarakat yang belum pernah mendonorkan darahnya untuk mulai mendonorkan darahnya, khususnya pada kaum muda.

“Hal tersebut merupakan kunci untuk membangun fondasi yang kuat dalam pemenuhan kebutuhan darah nasional yang berkelanjutan untuk memenuhi kebutuhan semua pasien yang membutuhkan transfusi darah,” kata drg. Oscar.

baca juga

Darah merupakan materi biologis yang hidup dan belum dapat diproduksi di luar tubuh manusia. Artinya ketersediaan darah di sarana kesehatan sangat ditentukan oleh partisipasi masyarakat dalam mendonorkan darahnya.

Selain itu, ketersediaan darah juga ditentukan oleh ketersediaan fasilitas, sarana dan prasarana yang dapat menjamin ketersediaan darah dalam jumlah yang cukup, aman, dan berkualitas. Pelayanan darah merupakan tanggung jawab pemerintah pusat dan pemerintah daerah yang pelaksanaannya dilakukan melalui Unit Transfusi Darah (UTD) dan Bank Darah Rumah Sakit (BDRS).

Darah yang aman merupakan darah yang berasal dari donor risiko rendah, yang salah satunya bisa didapat dari donor darah sukarela. Hal ini penting untuk diperhatikan mengingat darah juga dapat menjadi media penularan penyakit seperti HIV, Hepatitis B, Hepatitis C dan Sifilis.

Hal ini sesuai dengan amanat UU Kesehatan No 36 tahun 2009 dan PP No 7 tahun 2011 tentang Pelayanan Darah, serta rekomendasi WHO bahwa darah transfusi yang aman dan berkualitas berasal dari donor sukarela.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kegiatan Donor Darah Efektif Turunkan Angka Kematian Ibu, Kok Bisa?

Kegiatan Donor Darah Efektif Turunkan Angka Kematian Ibu, Kok Bisa?

Health | Senin, 24 Juni 2019 | 13:25 WIB

Hari Donor Darah Sedunia, Ini 4 Mitos Kuno yang Masih Dipercaya

Hari Donor Darah Sedunia, Ini 4 Mitos Kuno yang Masih Dipercaya

Health | Sabtu, 15 Juni 2019 | 03:00 WIB

Demi Puaskan Hobi Belanja, Perempuan Ini Rela Jual Plasma Darah

Demi Puaskan Hobi Belanja, Perempuan Ini Rela Jual Plasma Darah

Health | Selasa, 28 Mei 2019 | 11:25 WIB

Terkini

Lika-Liku Kejar Mimpi di Usia Kepala Empat, 'Timun Jelita' Hadirkan Konflik Sahabat dan Ambisi

Lika-Liku Kejar Mimpi di Usia Kepala Empat, 'Timun Jelita' Hadirkan Konflik Sahabat dan Ambisi

Your Say | Senin, 28 September 2026 | 17:31 WIB

Polda Banten Ungkap Identitas Mayat Terapung di Perairan Lampung

Polda Banten Ungkap Identitas Mayat Terapung di Perairan Lampung

Banten | Senin, 28 September 2026 | 17:31 WIB

BRI Tebar Promo Ramen Girl Rp35 Ribu

BRI Tebar Promo Ramen Girl Rp35 Ribu

Bri | Senin, 28 September 2026 | 17:30 WIB

Pohon Flamboyan 40 Meter Tumbang Timpa Pedagang dan Pembeli di Bogor

Pohon Flamboyan 40 Meter Tumbang Timpa Pedagang dan Pembeli di Bogor

Bogor | Senin, 28 September 2026 | 17:25 WIB

Peneliti Ungkap Alur Komando Saat Pembantaian 65-66, Ada Peran Soeharto?

Peneliti Ungkap Alur Komando Saat Pembantaian 65-66, Ada Peran Soeharto?

News | Senin, 28 September 2026 | 17:24 WIB

Belanja di Mako Bakery Pakai BRI Bisa Dapat Roti Gratis, Ini Caranya

Belanja di Mako Bakery Pakai BRI Bisa Dapat Roti Gratis, Ini Caranya

Bri | Senin, 28 September 2026 | 17:24 WIB

Pengacara Ferdy Sambo Buka Suara soal Kabar 'Rumah Khusus' Lapas Cibinong

Pengacara Ferdy Sambo Buka Suara soal Kabar 'Rumah Khusus' Lapas Cibinong

Video | Senin, 28 September 2026 | 17:22 WIB

Hasil Rapat Haji di Istana, Masa Tunggu Jadi 14 Tahun

Hasil Rapat Haji di Istana, Masa Tunggu Jadi 14 Tahun

News | Senin, 28 September 2026 | 17:20 WIB

Dendam Lama Berujung Maut, Anak Sambung Diduga Bunuh Ibu Tiri di Bandung

Dendam Lama Berujung Maut, Anak Sambung Diduga Bunuh Ibu Tiri di Bandung

Jabar | Senin, 28 September 2026 | 17:20 WIB

Salah Kaprah Filosofi Teras: Menggugat Apatisme Gen Z Berkedok Stoikisme

Salah Kaprah Filosofi Teras: Menggugat Apatisme Gen Z Berkedok Stoikisme

Your Say | Senin, 28 September 2026 | 17:20 WIB

×