5 Fakta Skizofrenia, Gangguan Jiwa Perempuan Pembawa Anjing ke Masjid

M. Reza Sulaiman | Suara.com

Selasa, 02 Juli 2019 | 16:15 WIB
5 Fakta Skizofrenia, Gangguan Jiwa Perempuan Pembawa Anjing ke Masjid
Bidik layar video viral wanita pembawa anjing marah-marah di dalam masjid. (istimewa)

Data dari WHO menunjukkan bahwa ada sekitar 23 juta orang di seluruh dunia yang mengalami skizofrenia. Dari total tersebut, sebanyak 12 juta penderita adalah laki-laki, sementara 9 juta sisanya adalah wanita. Para pakar kesehatan pun masih belum dapat memberi penjelasan lebih mendalam mengenai hal ini.

Meski begitu, ada salah satu teori yang menjelaskan fakta tentang skizofrenia ini. Ternyata, kadar hormon estrogen yang tinggi dalam tubuh wanita ikut terlibat dalam membantu mencegah ketidakseimbangan neurotransmitter (zat kimia di dalam otak). Misalnya dopamine dan glutamat yang turut terlibat dalam skizofrenia.

Ilustrasi lelaki menderita skizofrenia. [Shutterstock]
Ilustrasi lelaki menderita skizofrenia. [Shutterstock]

4. Pengidap skizofrenia hanya punya 1 kepribadian

Skizofrenia adalah gangguan kejiwaan yang membuat pengidapnya tidak bisa membedakan mana yang kenyataan dan mana khayalan alias imajinasi. Meski begitu, skizofrenia tidak sama dengan kepribadian ganda maupun banyak kepribadian (multiple personalities).

Lagi-lagi, skizofrenia hanya akan mengakibatkan pengidapnya mengalami halusinasi dan delusi karena adanya gangguan pada proses berpikir, berkomunikasi, serta berperilaku. Sedangkan orang yang punya dua kepribadian atau lebih, biasanya akan menunjukkan perbedaan sikapnya secara bergantian.

5. Tidak semua pengidap skizofrenia mengalami gejala yang sama

Kebanyakan dari Anda mungkin berpikir bahwa gejala skizofrenia yang dialami semua penderitanya selalu sama. Faktanya, semua pengidap skizofrenia sebenarnya unik. Mengapa?

Karena ada penderita yang bisa mengalami psikosis akut, sementara yang lainnya mungkin hanya mengalami halusinasi atau delusi saja. Ini karena skizofrenia adalah masalah kejiwaan yang memungkinkan kondisinya berkembang dengan cara yang berbeda pada setiap penderitanya.

Intinya, dari sekian banyak tanda dan gejala skizofrenia, tidak semuanya dialami oleh penderita. Sebaliknya, ada juga penderita skizofrenia yang mengalami hampir atau bahkan seluruh gejalanya.

Jadi jangan terlalu cepat menjudge seseorang memiliki masalah kejiwaan, karena pengidap skizofrenia memiliki definisi tertentu yang diyakini tidak akan melakukan kekerasan sehingga tidak perlu ditakuti atau dijauhi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Polisi Dalami Rekam Jejak Kejiwaan Perempuan Pembawa Anjing di Masjid

Polisi Dalami Rekam Jejak Kejiwaan Perempuan Pembawa Anjing di Masjid

Jabar | Senin, 01 Juli 2019 | 15:16 WIB

Halusinasi Hingga Sering Curiga, Ciri Utama Gangguan Jiwa Skizofrenia

Halusinasi Hingga Sering Curiga, Ciri Utama Gangguan Jiwa Skizofrenia

Health | Jum'at, 24 Mei 2019 | 17:10 WIB

Rumah Berdaya, Tempat Rehabilitasi dan Interaksi Penderita Skizofrenia

Rumah Berdaya, Tempat Rehabilitasi dan Interaksi Penderita Skizofrenia

Lifestyle | Rabu, 24 April 2019 | 15:12 WIB

Terkini

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 23:08 WIB

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 12:18 WIB

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 10:40 WIB

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 06:58 WIB

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:59 WIB

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:39 WIB

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 11:30 WIB

Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi

Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 09:30 WIB

Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan

Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan

Health | Jum'at, 22 Mei 2026 | 13:11 WIB

Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!

Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!

Health | Jum'at, 22 Mei 2026 | 11:27 WIB