Bunda Perlu Tahu, 5 Cara Mencegah Anak Obesitas

M. Reza Sulaiman Suara.Com
Rabu, 03 Juli 2019 | 15:08 WIB
Bunda Perlu Tahu, 5 Cara Mencegah Anak Obesitas
Ilustrasi anak obesitas. (Shutterstock)

Suara.com - Bunda Perlu Tahu, 5 Cara Mencegah Anak Obesitas

Kasus anak obesitas ekstrem kembali ditemukan di Indonesia. Bocah 7 tahun bernama Satia Putra diketahui memiliki berat badan 95 kilogram, yang membuatnya sulit bergerak dan beraktivitas.

Obesitas anak saat ini merupakan salah satu masalah kesehatan yang mengancam anak Indonesia. Data Riskesdas 2013 menyebut ada 18,8 persen anak usia 5 hingga 12 tahun mengalami kelebihan berat badan dan 10,8 persen anak obesitas.

Padahal, pakar kesehatan mengungkap bahwa obesitas merupakan masalah kesehatan yang dapat dicegah. Nah, dirangkum dari Healthline, berikut 5 cara mencegah anak obesitas.

Mengatur pola makan

Ajarkan anak mengenali rasa lapar dan rasa kenyang. Anak harus bisa membedakan antara lapar di mulut dan lapar di perut, serta menyarankan mereka untuk hanya makan bila terasa lapar di perut. Setelah itu, anak juga harus belajar mengenali rasa kenyang, sehingga bisa berhenti makan meskipun masih ingin.

Obesitas anak. (Shutterstock)
Obesitas anak. (Shutterstock)

Memperkenalkan variasi makanan bergizi pada anak

Sampaikan apa saja kandungan serta manfaat dari makanan tersebut agar anak tahu jika yang dikonsumsinya memiliki manfaat baik bagi tubuh. Dengan begitu anak akan selektif antara memilih makanan yang sehat dan bermanfaat dengan makanan yang tidak baik bagi tubuhnya. Dengan mengetahui makanan yang baik bagi tubuh bisa menjadi salah satu cara menghindari obesitas pada anak.

Meningkatkan aktivitas fisik

Baca Juga: Peneliti Sebut Ada Kaitan Antara Perceraian dengan Obesitas Anak

Mendorong anak melakukan aktivitas fisik anak menjadi tugas orang tua. Tidak perlu aktivitas yang berat dan menyita waktu, beberapa aktivitas fisik ringan juga bisa dilakukan seperti berdiri, berjalan, serta melakukan permainan ringan.

Penderita obesitas (foto: ZEENEWS)
Penderita obesitas (Shutterstock)

Waktu tidur yang tepat

Waktu tidur yang kurang bisa menjadi faktor utama yang menyebabkan obesitas pada anak dan berbagai masalah kesehatan lainnya. Setiap anak memiliki standar durasi tidur yang berbeda tergantung usianya.

Makanan manis hanya sebagai bonus

Menjadikan makanan yang manis sebagai bonus saja. Pemilihan makanannya pun juga harus dipertimbangkan, sebaiknya hindari MSG. Makanan yang perlu dibatasi antara lain adalah permen, cokelat, minuman dengan kadar gula tinggi, chips kentang, serta makanan ringan lain. [Rosalin Febriyanti]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mental Health Check-in, Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 9 SMP dan Kunci Jawaban Aljabar-Geometri
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI