Perkawinan Sedarah di Sulawesi Selatan, Ini 5 Risiko Penyakit Anaknya!

Vika Widiastuti, Shevinna Putti Anggraeni

Rabu, 03 Juli 2019 | 15:40 WIB
Perkawinan Sedarah di Sulawesi Selatan, Ini 5 Risiko Penyakit Anaknya!
Ilustrasi. (Shutterstock)

Suara.com - Fenomena pernikahan sedarah kembali menghebohkan masyarakat Indonesia setelah pria inisial An asal Bulukumba, Sulawesi Selatan menikahi adik kandungnya sendiri.

Pernikahan sedarah An dengan adik kandungnya sendiri diketahui oleh istrinya, He yang melaporkannya ke Polres Bulukumba, Senin (1/7/2019) kemarin.

He pun menduga suami dan adik iparnya sudah melakukan perzinaan sejak 3 bulan lalu, sebelum akhirnya menikah 6 hari lalu. Bahkan adik ipar He pun diketahui telah hamil anak dari suaminya alias kakak kandungnya sendiri.

"Saya lihat video resepsi pernikahannya dengan adiknya sendiri di Kalimantan. Selain itu, ada juga surat pernyataan dari mertua saya atau ayah kandung mereka. Pernikahan itu digelar karena adiknya sudah hamil duluan oleh An," jelas He, melansir Covesia.com, jaringan Suara.com.

Kasus pernikahan sedarah ini sudah beberapa kali terjadi di Indonesia. Padahal pernikahan sedarah memberikan lebih banyak risiko untuk orang yang menjalani dan anaknya.

Anda mungkin sudah mengetahui kalau perkawinan sedarah lebih berisiko melahirkan anak dengan cacat lahir secara fisik maupun mental.

Hal itu terjadi karena anak hasil pernikahan sedarah memiliki genetik DNA yang tidak variatif karena menuruni rantai DNA ayah dan ibunya yang hampir mirip.

Selain cacat lahir, anak hasil perkawinan sedarah juga berisiko menderita sejumlah penyakit langka. Melansir dari hellosehat, kondisi ini terjadi karena anak mewarisi penyakit genetik dari kedua orang tuanya.

Ilustrasi pernikahan. (Shutterstock)
Ilustrasi pernikahan. (Shutterstock)

1. Albinisme

baca juga

Albinisme adalah suatu kondisi tubuh mengalami kekurangan melanin, zat pewarna rambut, mata dan kulit. Tidak semua orang albino merupakan hasil pernikahan sedarah.

Tetapi, pernikahan sedarah lebih berisiko besar melahirkan anak-anak dengan kondisi albino karena kedua orang tuanya mungkin sama-sama membawa gen pembuat melanin yang rusak.

2. Fumarse Deficiency (FD)

Defisiensi furmarase adalah gangguan yang memengaruhi sistem saraf otak. Kondisi cacat lahir seperti ini membuat penderitanya kejang tonik-klonik, keterbelakangan mental dan kelainan fisik.

Dalam hal ini anak hasil pernikahan sedarah lebih memiliki kemungkinan lahir dengan FD dan mungkin juga mengidap microcephaly, yakni kondisi neurologis langka.

3. Habsburg Jaw

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

KSOS Sebut Ojol Pekerja Mandiri, Pengamat: Jangan Abaikan Aspirasi Pengemudi

KSOS Sebut Ojol Pekerja Mandiri, Pengamat: Jangan Abaikan Aspirasi Pengemudi

News | Jum'at, 18 September 2026 | 14:00 WIB

Sungai Jeneberang Kering, Warga Bikin Wisata Dadakan

Sungai Jeneberang Kering, Warga Bikin Wisata Dadakan

Foto | Senin, 14 September 2026 | 10:00 WIB

KSOS Tolak Ojol Otomatis Disebut Buruh

KSOS Tolak Ojol Otomatis Disebut Buruh

News | Jum'at, 11 September 2026 | 17:00 WIB

Waduk Bili-Bili Mengering, Petani Sulap Lahan Genangan Jadi Sawah

Waduk Bili-Bili Mengering, Petani Sulap Lahan Genangan Jadi Sawah

Foto | Sabtu, 05 September 2026 | 11:00 WIB

Lahan Kosong 5.000 Meter Persegi di Tallasa City Makassar Terbakar, Damkarmat Pastikan Tak Meluas

Lahan Kosong 5.000 Meter Persegi di Tallasa City Makassar Terbakar, Damkarmat Pastikan Tak Meluas

News | Selasa, 25 Agustus 2026 | 13:33 WIB

Baru Selesai Overhaul, Sukhoi Su-30 MK2 TNI AU Keluar Landasan Saat Uji Terbang

Baru Selesai Overhaul, Sukhoi Su-30 MK2 TNI AU Keluar Landasan Saat Uji Terbang

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 16:19 WIB

Gempa NTT: Warga Kepulauan Selayar Mengungsi ke Dataran Tinggi Usai Lihat Air Laut Surut Tiba-tiba

Gempa NTT: Warga Kepulauan Selayar Mengungsi ke Dataran Tinggi Usai Lihat Air Laut Surut Tiba-tiba

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 10:01 WIB

5 Korban KM Nurul Salsa Ditemukan Selamat Berpegangan pada Rompong Nelayan

5 Korban KM Nurul Salsa Ditemukan Selamat Berpegangan pada Rompong Nelayan

Video | Minggu, 19 Juli 2026 | 13:00 WIB

Detik-detik Dramatis Evakuasi Korban Kapal Tenggelam di Perairan Sulawesi Selatan

Detik-detik Dramatis Evakuasi Korban Kapal Tenggelam di Perairan Sulawesi Selatan

Video | Jum'at, 17 Juli 2026 | 11:17 WIB

Mulai Agustus, Kota Makassar Tinggalkan Sistem Open Dumping di TPA

Mulai Agustus, Kota Makassar Tinggalkan Sistem Open Dumping di TPA

Foto | Jum'at, 17 Juli 2026 | 10:00 WIB

Terkini

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 23:37 WIB

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

Jabar | Kamis, 24 September 2026 | 23:31 WIB

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Jatim | Kamis, 24 September 2026 | 23:11 WIB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:57 WIB

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 22:45 WIB

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

News | Kamis, 24 September 2026 | 22:08 WIB

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:01 WIB

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 21:59 WIB

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 21:56 WIB

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Jawa Tengah | Kamis, 24 September 2026 | 21:55 WIB

×