Benarkah Konsumsi Micin Picu Kebodohan? Ternyata Begini Faktanya!

Vika Widiastuti | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Rabu, 10 Juli 2019 | 15:15 WIB
Benarkah Konsumsi Micin Picu Kebodohan? Ternyata Begini Faktanya!
Ilustrasi penyedap masakan, MSG. (Shutterstock)

Suara.com - Selama ini monosodium glutamate (MSG) alias micin sering dianggap memberikan efek buruk pada kesehatan.

Banyak pula yang beranggapan konsumsi micin bisa menurunkan kemampuan otak alias menyebabkan orang bodoh.

Sebelumnya perlu diketahui MSG berasal dari asam amino glutamat yang merupakan salah satu asam amino paling melimpah di alam.

Biasanya micin digunakan sebagai penyedap rasa masakan, baik makanan cepat saji maupun masakan rumahan.

Melansir dari Healthline, beberapa orang mengklaim bahwa micin menyebabkan glutamat berlebihan di otak dan stimulasi sel-sel saraf yang berlebihan.

Ilustrasi enyedap masakan, MSG. (Shutterstock)
Ilustrasi enyedap masakan, MSG. (Shutterstock)

Namun belum ada penelitian yang cukup kuat untuk membuktikan micin memengaruhi kinerja otak manusia.

Selain itu, tidak ada bukti kuat yang menyatakan micin bersifat eksitotoksin jika dikonsumsi dalam jumlah normal. Bahkan diet glutamat juga tidak memberi pengaruh besar pada otak.

Anda perlu memahami beberapa hal mengenai pengaruh micin pada fungsi kognitif otak. Melansir dari hellosehat.com, di dalam otak ada banyak saraf reseptor yang bertugas menerima rangsangan, yakni hipotalamus.

Di dalam hipotalamus ada banyak reseptor yang responsif terhadap glutamat. Jadi ketika seseorang terlalu banyak makan micin, maka membuat reseptor otaknya terangsang dan semakin aktif.

Jika reseptor otak bekerja berlebihan bisa menyebabkan kematian neuron, yakni sel-sel saraf yang berperan penting menjalankan fungsi kognitif otak.

Kematian neuron inilah yang bisa menurunkan fungsi kognitif otak. Meski begitu, micin bukan satu-satunya penyebab utama kemampuan otak manusia menurun alias bodoh.

Orang hanya merasa ngantuk dan sulit fokus ketika mengonsumsi makanan dengan kandungan micin terlalu banyak. Selain itu mengonsumsi micin terlalu banyak secara jangka panjang juga lebih memberikan efek samping pada risiko kerusakan hati, diabetes dan hipertensi.

Namun bila mengonsumsi micin secukupnya, maka aman bagi tubuh.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

MSG Disebut Picu Kanker, Apa Kata Ahli?

MSG Disebut Picu Kanker, Apa Kata Ahli?

Health | Rabu, 19 Juni 2019 | 18:19 WIB

Catat, Tiga Potensi Manfaat MSG Bagi Kesehatan Tubuh Anda

Catat, Tiga Potensi Manfaat MSG Bagi Kesehatan Tubuh Anda

Health | Jum'at, 31 Mei 2019 | 14:42 WIB

Kebaikan MSG untuk Kesehatan

Kebaikan MSG untuk Kesehatan

Press Release | Minggu, 12 Februari 2017 | 06:32 WIB

Terkini

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Health | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:56 WIB

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:05 WIB

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:29 WIB

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:22 WIB

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:49 WIB

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:17 WIB

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:01 WIB

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:30 WIB

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:24 WIB

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:17 WIB