Kemenkes Ungkap 4 Faktor Utama Penyebab Masalah Kesehatan Jemaah Haji

M. Reza Sulaiman | Risna Halidi | Suara.com

Senin, 15 Juli 2019 | 07:10 WIB
Kemenkes Ungkap 4 Faktor Utama Penyebab Masalah Kesehatan Jemaah Haji
Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) Madinah sudah mulai beroperasi menangani pasien. (Dok. Kemenkes)

Suara.com - Kemenkes Ungkap 4 Faktor Utama Penyebab Masalah Kesehatan Jemaah Haji

Air, suhu, kelelahan dan adaptasi, menjadi faktor utama penyebab kasus kesakitan dan kematian jemaah haji asal Indonesia.

Hal tersebut diungkapkan oleh Dr. dr. Eka Jusup Singka, MSc, Kepala Pusat Kesehatan Haji Kemenkes, saat memberi arahan pada para Tim Kesehatan Haji Indonesia (TKHI) di Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) Madinah, baru-baru ini.

"Seluruh petugas kloter, Karu, Karom, dan jemaah harus berkolaborasi untuk mengendalikan faktor-faktor tersebut salah satunya dengan program minum air bersama," jelas Eka, dalam siaran pers yang diterima Suara.com.

Berikut ini penjelasan masalah kesehatan jemaah haji. Apa saja?

1. Kekurangan cairan atau dehidrasi

Menurut Eka, penanganan rehidrasi sangat penting untuk mengembalikan kecukupan cairan. Bagi jemaah yang sehat, dianjurkan untuk sesering mungkin minum air mineral atau air zam-zam tanpa menunggu haus. Sementara bagi yang sedang sakit atau terlihat lemas, segera diberikan cairan infus.

2. Suhu atau cuaca yang panas

Menghadapi suhu yang tinggi di Arab Saudi, sengatan panas harus dikendalikan atau dihindari. Eka mengatakan caranya adalah dengan menggunakan alat pelindung diri (APD) yang benar dan lengkap.

Jemaah haji Indonesia diminta minum air untuk cegah dehidrasi. (Dok. Kemenkes)
Jemaah haji Indonesia diminta minum air untuk cegah dehidrasi. (Dok. Kemenkes)

3. Kelelahan fisik

Jemaah juga harus bisa mengendalikan aktivitasnya, jangan terlalu memaksakan diri. Masa tinggal jemaah haji di Arab Saudi selama sekitar 40 hari tentu harus diatur dengan baik. Jemaah harus mengatur waktu istirahat yang cukup, agar pada saat puncak haji punya stamina prima

4. Kemampuan beradaptasi dengan lingkungan yang baru

Keempat ialah kemampuan beradaptasi. Sejauh mana jemaah bisa menyesuaikan diri dengan kondisinya saat di tanah suci. Kesulitan beradaptasi dengan lingkungan sekitar dapat mengakibatkan stres sampai bahkan gangguan kejiwaan berat.

"Jadi ini adalah kunci di mana saya sampaikan kepada seluruh TKHI dan PPIH untuk memperhatikan empat faktor ini," pungkas Eka.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cegah Dehidrasi, Jemaah Haji Indonesia Diminta Jangan Lupa Minum Air

Cegah Dehidrasi, Jemaah Haji Indonesia Diminta Jangan Lupa Minum Air

Health | Minggu, 14 Juli 2019 | 18:25 WIB

Jaga Keamanan Makanan Peserta Haji, PPIH Inspeksi Perusahaan Katering

Jaga Keamanan Makanan Peserta Haji, PPIH Inspeksi Perusahaan Katering

Health | Jum'at, 12 Juli 2019 | 11:27 WIB

Inilah Persiapan Operator untuk Permudah Komunikasi Jamaah Haji

Inilah Persiapan Operator untuk Permudah Komunikasi Jamaah Haji

Tekno | Jum'at, 12 Juli 2019 | 08:47 WIB

Terkini

Terbukti Bukan Asal Tren: Susu Flyon Direview dan Direkomendasikan Puluhan Dokter

Terbukti Bukan Asal Tren: Susu Flyon Direview dan Direkomendasikan Puluhan Dokter

Health | Rabu, 22 April 2026 | 09:00 WIB

DBD Menular atau Tidak Lewat Sentuhan? Simak Fakta-faktanya

DBD Menular atau Tidak Lewat Sentuhan? Simak Fakta-faktanya

Health | Rabu, 22 April 2026 | 06:40 WIB

AI Masuk Dunia Wellness: Kursi Pijat Canggih Ini Bisa Baca Stres dan Sesuaikan Relaksasi

AI Masuk Dunia Wellness: Kursi Pijat Canggih Ini Bisa Baca Stres dan Sesuaikan Relaksasi

Health | Selasa, 21 April 2026 | 19:44 WIB

Penelitian Baru: Salinitas Air Minum Berkontribusi pada Risiko Hipertensi

Penelitian Baru: Salinitas Air Minum Berkontribusi pada Risiko Hipertensi

Health | Selasa, 21 April 2026 | 18:31 WIB

Lawan PTM dari Rumah: Mengapa Kampanye Generasi Bersih Sehat Vital Bagi Masa Depan Kita?

Lawan PTM dari Rumah: Mengapa Kampanye Generasi Bersih Sehat Vital Bagi Masa Depan Kita?

Health | Senin, 20 April 2026 | 18:55 WIB

Mengakhiri Ketergantungan Rujukan, Standar Lab Internasional Kini Tersedia Langsung di Makassar

Mengakhiri Ketergantungan Rujukan, Standar Lab Internasional Kini Tersedia Langsung di Makassar

Health | Senin, 20 April 2026 | 09:32 WIB

Neuropati Perifer pada Diabetes Banyak Tak Terdeteksi, Pedoman Baru Dorong Peran Aktif Apoteker

Neuropati Perifer pada Diabetes Banyak Tak Terdeteksi, Pedoman Baru Dorong Peran Aktif Apoteker

Health | Senin, 20 April 2026 | 09:10 WIB

Transformasi Operasi Lutut: Teknologi Robotik hingga Protokol ERAS Dorong Pemulihan Lebih Cepat

Transformasi Operasi Lutut: Teknologi Robotik hingga Protokol ERAS Dorong Pemulihan Lebih Cepat

Health | Senin, 20 April 2026 | 06:32 WIB

Konflik Global Memanas, Menkes Dorong Ketahanan Farmasi Nasional dan Stabilitas Harga Obat

Konflik Global Memanas, Menkes Dorong Ketahanan Farmasi Nasional dan Stabilitas Harga Obat

Health | Sabtu, 18 April 2026 | 21:33 WIB

Rahasia Produk Kesehatan Laris di Marketplace: Review Positif Jadi Penentu Utama

Rahasia Produk Kesehatan Laris di Marketplace: Review Positif Jadi Penentu Utama

Health | Sabtu, 18 April 2026 | 12:00 WIB