20 Tahun Lalu Nunung Sempat Pakai Pil Ekstasi, Apa Efek Sampingnya?

Rima Sekarani Imamun Nissa, Shevinna Putti Anggraeni

Selasa, 23 Juli 2019 | 14:45 WIB
20 Tahun Lalu Nunung Sempat Pakai Pil Ekstasi, Apa Efek Sampingnya?
Tersangka kasus penyalahgunaan narkoba Tri Retno Prayudati alias Nunung dan menangis saat rilis kasus di Ditresnarkoba Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (22/7). [Suara.com/Muhaimin A Untung]

Suara.com - Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Argo Yuwono memperjelas bahwa Nunung mulai menggunakan narkoba 20 tahun lalu.

Saat itu Nunung mengonsumsi pil ekstasi karena pengaruh lingkungannya. Namun, itu bukan berarti Nunung menggunakan narkoba sejak 20 tahun lalu sampai sekarang.

"Dari tersangka NN memang sudah pernah menggunakan narkotika dan ekstasi sekitar 20  tahun lalu. Dia waktu itu ada di Solo, dan dia ada di suatu kegiatan lawak begitu. Dia terpengaruh lingkungannya," ungkap Argo di Polda Metro Jaya, Senin (22/7/2019) kemarin.

Argo mengatakan Nunung sempat rehat menggunakan ekstasi selama 20 tahun itu. Namun mulai Maret 2019 ini, Nunung kembali terjerumus dalam narkoba dengan tujuan menjaga staminanya.

"Dia sempat off, kemudian Maret ini mulai lagi menghubungan tersangka TB (Hadi) untuk mencarikan barang untuk digunakan," jelasnya.

Perlu Anda ketahui, ekstasi adalah sebutan umum dari 3,4-methylenedioxy-methamphetamine (MDMA) yakni obat sintetis yang mengubah suasana hati dan persepsi.

Tersangka kasus penyalahgunaan narkoba Tri Retno Prayudati alias Nunung dihadirkaan saat rilis kasus di Ditresnarkoba Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (22/7). [Suara.com/Muhaimin A Untung]
Tersangka kasus penyalahgunaan narkoba Tri Retno Prayudati alias Nunung dihadirkaan saat rilis kasus di Ditresnarkoba Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (22/7). [Suara.com/Muhaimin A Untung]

Secara kimiawi dilansir dari Drug Abuse, pil ekstasi ini sama halnya dengan stimulan dan halusinogen yang menghasilkan perasaan peningkatan energi, kesenangan, kenangan emosional, persepsi sensorik dan waktu yang terdistorsi.

Banyak orang mengonsumsinya dalam bentuk kapsul atau tablet, tetapi ada pula yang menggunakannya dalam bentuk cair atau mengendus bubuk.

Beberapa orang juga ada yang mengonsumsinya dengan dikombinasikan dengan obat lain, seperti alkohol dan ganja. Adapun efek kesehatan dari mengonsumsi ekstasi antara lain:

baca juga
  1. Mual
  2. Kram otot
  3. Penglihatan kabur
  4. Panas dingin
  5. Berkeringat
Ilustrasi pil ekstasi. (Shutterstock)
Ilustrasi pil ekstasi. (Shutterstock)

Biasanya, efek dari penggunaan ekstasi ini bisa dirasakan setelah 3-6 jam penggunaan. Setelah itu ada pula yang menggunakannya lagi karena merasa efeknya sudah memudar.

Setelah seminggu orang mengonsumsi ekstasi, mereka akan mengalami beberapa kondisi sebagai berikut:

  1. Mudah marah
  2. Impulsif dan agresi
  3. Depresi
  4. Gelisah dan susah tidur
  5. Nafsu makan turun
  6. Gairah seks menurun

Konsumsi ekstasi dalam dosis tinggi juga bisa memengaruhi kemampuan tubuh untuk mengatur suhu. Kondisi ini bisa menyebabkan lonjakan suhu tubuh yang mengakibatkan masalah hati, ginjal, gagal jantung, hingga kematian.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jenguk Nunung, Andre Taulany : Dia Kebanyakan Nangis

Jenguk Nunung, Andre Taulany : Dia Kebanyakan Nangis

Entertainment | Selasa, 23 Juli 2019 | 14:15 WIB

Pengacara Belum Ajukan Permohonan Rehabilitasi untuk Nunung

Pengacara Belum Ajukan Permohonan Rehabilitasi untuk Nunung

Entertainment | Selasa, 23 Juli 2019 | 14:02 WIB

Andre Taulany Jenguk Nunung dan Berikan Dukungan Moril

Andre Taulany Jenguk Nunung dan Berikan Dukungan Moril

Video | Selasa, 23 Juli 2019 | 13:57 WIB

Terkini

5 Zodiak Paling Gampang Move On setelah Putus, Gak Mau Larut dalam Kesedihan

5 Zodiak Paling Gampang Move On setelah Putus, Gak Mau Larut dalam Kesedihan

Lifestyle | Selasa, 15 September 2026 | 19:10 WIB

Menolak Lupa September Hitam: Membedah Rentetan Pelanggaran HAM Indonesia

Menolak Lupa September Hitam: Membedah Rentetan Pelanggaran HAM Indonesia

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 19:08 WIB

Karnaval Maulid Berbau Mistis di Pekalongan Berujung Polemik, Mendagri: Bisa Dibubarkan

Karnaval Maulid Berbau Mistis di Pekalongan Berujung Polemik, Mendagri: Bisa Dibubarkan

News | Selasa, 15 September 2026 | 19:06 WIB

5 Jurnalis Hilang di Krakatau, Jurnalis Sumsel Gelar Doa dan Ingatkan Pesan Saling Jaga

5 Jurnalis Hilang di Krakatau, Jurnalis Sumsel Gelar Doa dan Ingatkan Pesan Saling Jaga

Sumsel | Selasa, 15 September 2026 | 19:03 WIB

Bareskrim Ungkap Dugaan Manipulasi Laporan Keuangan dalam IPO PT Multi Makmur Lemindo

Bareskrim Ungkap Dugaan Manipulasi Laporan Keuangan dalam IPO PT Multi Makmur Lemindo

Jatim | Selasa, 15 September 2026 | 18:59 WIB

Fahd Arafiq Pakai Rompi 172, Ini Daftar Nama Tersangka yang Resmi Ditahan KPK

Fahd Arafiq Pakai Rompi 172, Ini Daftar Nama Tersangka yang Resmi Ditahan KPK

News | Selasa, 15 September 2026 | 18:59 WIB

Mulai Siapkan Dana Pensiun, BRI DPLK Tawarkan Kemudahan dan Bonus lewat BRImo

Mulai Siapkan Dana Pensiun, BRI DPLK Tawarkan Kemudahan dan Bonus lewat BRImo

Bali | Selasa, 15 September 2026 | 18:53 WIB

Masa Pensiun Lebih Terencana, BRI DPLK Mudah Dibuka lewat BRImo dan Berbonus

Masa Pensiun Lebih Terencana, BRI DPLK Mudah Dibuka lewat BRImo dan Berbonus

Sulsel | Selasa, 15 September 2026 | 18:51 WIB

Minyak Sawit Lebih Efisien, Tapi Hutan Bukan Harga yang Boleh Dikorbankan

Minyak Sawit Lebih Efisien, Tapi Hutan Bukan Harga yang Boleh Dikorbankan

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 18:50 WIB

Wapres Gibran Serukan Dukungan untuk Stabilitas Ekonomi Usai Pergantian Menkeu

Wapres Gibran Serukan Dukungan untuk Stabilitas Ekonomi Usai Pergantian Menkeu

Jawa Tengah | Selasa, 15 September 2026 | 18:49 WIB

×