Priyanka Chopra Ketahuan Merokok, Padahal Dampaknya Lebih Buruk pada Wanita

Rima Sekarani Imamun Nissa | Rosiana Chozanah | Suara.com

Rabu, 24 Juli 2019 | 19:45 WIB
Priyanka Chopra Ketahuan Merokok, Padahal Dampaknya Lebih Buruk pada Wanita
Priyanka Chopra dan Nick Jonas. (Pallav Paliwal / AFP)

Suara.com - Priyanka Chopra tertangkap kamera sedang mengisap sebatang rokok saat berpesta di kapal pesiar bersama suaminya, Nick Jonas, dan keluarganya beberapa hari yang lalu.

Beredarnya foto ini pun membuahkan kritikan pedas dari warganet. Hal itu terutama karena Priyanka pernah membalas cuitan penggemar dengan, "Merokok itu buruk! Yuck!"

Secara umum, merokok mempunyai dampak buruk bagi siapa saja. Sebagai pengingat, mengisap rokok dapat menyebabkan kanker dan meningkatkan risiko penyakit jantung.

Bagi perokok perempuan, masih ada tambahan dampak buruk lainnya. Melansir Very Well Health, berikut ulasannya.

1. Menopause dini

Perempuan yang mulai merokok saat remaja meningkatkan risiko menopause dini hingga 3 kali lebih tinggi, dua hingga tiga tahun lebih awal daripada bukan perokok.

Priyanka Chopra merokok di kapal pesiar (Twitter/@abHayKhiladii)
Priyanka Chopra merokok di kapal pesiar (Twitter/@abHayKhiladii)

Itu masih ditambah dengan masalah menstruasi seperti pendarahan abnormal, amenore (tidak adanya menstruasi) dan keputihan/infeksi vagina.

Abnormalitas menstruasi dan menopause dini dapat disebabkan oleh efek toksik pada ovarium atau tingkat estrogen yang secara signifikan lebih rendah dalam banyak penelitian perokok wanita.

2. Hormon terganggu

Bagi perokok, hormon esterogen juga akan lebih bermasalah. Sebab, perempuan yang merokok menghadapi peningkatan risiko serius terkena penyait kardiovaskular seperti serangan jantung dan stroke saat menggunakan estrogen.

Ilustrasi. (Shutterstock)
Ilustrasi. (Shutterstock)

3. Osteoporosis

Merokok juga menyebabkan peningkatan risiko tulang keropos dan osteoporosis yang signifikan.

Perempuan yang merokok, setidaknya satu bungkus rokok sehari, sering mengalami kehilangan kepadatan tulang yang setara dengan lima hingga 10% lebih banyak daripada yang bukan perokok pada saat mereka mencapai masa menopause.

4. Kanker serviks

Semua perempuan harus menjalani pemeriksaan panggul secara teratur yang mencakup pap smear. Selain itu bagi perempuan yang merokok, kebutuhannya bahkan lebih besar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dad Bod Tren, Usai Jason Momoa Giliran Nick Jonas Pamer Perut Buncit

Dad Bod Tren, Usai Jason Momoa Giliran Nick Jonas Pamer Perut Buncit

Lifestyle | Rabu, 24 Juli 2019 | 13:49 WIB

Lihat Foto Kaki di Bungkus Rokok, Pria yang Pernah Diamputasi Ini Syok

Lihat Foto Kaki di Bungkus Rokok, Pria yang Pernah Diamputasi Ini Syok

News | Senin, 22 Juli 2019 | 12:00 WIB

Bukan Age Challenge, 7 Artis Bollywood Ini Pernah Menua di Film

Bukan Age Challenge, 7 Artis Bollywood Ini Pernah Menua di Film

Entertainment | Kamis, 18 Juli 2019 | 18:29 WIB

Terkini

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:12 WIB

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:55 WIB