Studi: Daging Sapi dan Kambing Tingkatkan Risiko Kanker Pada Perempuan

M. Reza Sulaiman, Dini Afrianti Efendi

Jum'at, 09 Agustus 2019 | 10:51 WIB
Studi: Daging Sapi dan Kambing Tingkatkan Risiko Kanker Pada Perempuan
Daging sapi segar di Pasar Senen, Jakarta Pusat. (Suara.com/Achmad Fauzi)

Suara.com - Studi: Daging Sapi dan Kambing Tingkatkan Risiko Kanker Pada Perempuan

Perayaan Hari Raya Idul Adha tinggal menghitung hari. Pada Hari Raya ini, konsumsi daging sapi, kerbau, hingga kambing akan meningkat.

Temuan terbaru dari Lembaga Kanker Nasional Amerika Serikat menyebut, peningkatan konsumsi daging sapi dan kambing berefek langsung terhadap risiko kanker payudara.

Dilansir Daily Mail, studi yang dilakukan kepada 42.000 perempuan yang sedang diet dan diriset selama delapan tahun lamanya menemukan bahwa sering makan daging merah berisiko seperempat kali mengalami kanker payudara lebih tinggi.

Sementara bagi perempuan yang memakan unggas seperti ayam dan bebek, risiko memiliki kanker payudara lebih kecil 15 persen dari yang memakan daging sapi dan kambing. Bahkan jika sosis dan steak terbuat dari daging ayam juga akan menurunkan risiko kanker hingga 28 persen.

Penjelasan daging merah sapi dan kambing berisiko lebih tinggi, hal ini karena ditemukannya senyawa kanker dalam daging merah. Senyawa yang sama juga ditemukan pada daging unggas namun kadarnya jauh lebih rendah.

Uniknya, daging unggas dapat mengurangi stres, juga berisiko rendah alami kerusakan DNA.

Peneliti menambahkan segala risiko itu dapat dialami bagi perempuan yang miliki riwayat keluarga dengan kanker payudara.

Perempuan kampanye melawan kanker payudara. [shutterstock]
Perempuan kampanye melawan kanker payudara. [shutterstock]

Penemuan juga menyebut satu dari delapan perempuan di Amerika Serikat dan Inggris divonis kanker payudara. Hal ini membuktikan disekitar perempuan akan akan yang terserang kanker.

baca juga

Parahnya, setelah tujuh tahun penelitian ini berakhir tercatat 1.536 dari 42.000 responden perempuan yang diteliti terserang kanker payudara. Saat perempuan berumur 35 hingga 74 tahun dinyatakan aman dari kanker, tapi sayang disekitarnya ia memiliki saudara perempuan atau saudara tiri yang tengah berjuang melawan kanker.

Sekedar informasi, kanker payudara merupakan sel-sel ganas yang tumbuh melalui lapisan jaringan payudara. Jenis kanker ini banyak terjadi kepada perempuan yang telah mengalami menopause.

Perlu diingat pula, tidak satupun temuan yang membuktikan perbedaan praktik memasak seperti menggoreng atau memanggang berpengaruh tidak dan iya-nya berisiko terhadap kanker.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jelang Idul Adha, Pisau Pemotong Hewan Kurban Laris Manis

Jelang Idul Adha, Pisau Pemotong Hewan Kurban Laris Manis

Bisnis | Jum'at, 09 Agustus 2019 | 09:45 WIB

Sambut Idul Adha dengan Menu Spesial, Coba Resep Kari Daging Tahu Moms

Sambut Idul Adha dengan Menu Spesial, Coba Resep Kari Daging Tahu Moms

Lifestyle | Jum'at, 09 Agustus 2019 | 07:00 WIB

Jelang Idul Adha, Ini Batas Maksimal Anda Boleh Menyimpan Daging di Kulkas

Jelang Idul Adha, Ini Batas Maksimal Anda Boleh Menyimpan Daging di Kulkas

Health | Jum'at, 09 Agustus 2019 | 06:25 WIB

Terkini

Delapan Belas Cerita, Delapan Belas Cara Mempermainkan Pikiran Pembaca

Delapan Belas Cerita, Delapan Belas Cara Mempermainkan Pikiran Pembaca

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 17:50 WIB

Perluas Pasar UMKM, Pertamina Hadirkan SMEXPO 2026 di Bekasi

Perluas Pasar UMKM, Pertamina Hadirkan SMEXPO 2026 di Bekasi

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 17:35 WIB

Kambang Iwak Diterjang Pohon Tumbang, Palembang Hadapi Ancaman Pohon Tua saat Musim Hujan

Kambang Iwak Diterjang Pohon Tumbang, Palembang Hadapi Ancaman Pohon Tua saat Musim Hujan

Sumsel | Minggu, 01 November 2026 | 17:30 WIB

Wapres Apresiasi Ibu-Ibu Pengelola Bank Sampah Binaan Pertamina di Cilacap

Wapres Apresiasi Ibu-Ibu Pengelola Bank Sampah Binaan Pertamina di Cilacap

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 17:30 WIB

Siapa Berani Pasang Banner Oligarki Bajingan di BSD? Begini Kesaksian Jukir

Siapa Berani Pasang Banner Oligarki Bajingan di BSD? Begini Kesaksian Jukir

News | Minggu, 01 November 2026 | 17:30 WIB

Hadir di Acara Sumpah Pemuda Berujung Kontroversi, Raffi Ahmad: Ini Jadi Pelajaran!

Hadir di Acara Sumpah Pemuda Berujung Kontroversi, Raffi Ahmad: Ini Jadi Pelajaran!

Video | Minggu, 01 November 2026 | 17:28 WIB

PLN Raih Dua Penghargaan UN Women Indonesia, Perkuat Komitmen Pemberdayaan Perempuan

PLN Raih Dua Penghargaan UN Women Indonesia, Perkuat Komitmen Pemberdayaan Perempuan

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 17:22 WIB

Dominasi Lapangan, SMK Nusantara dan MAN 1 Kabupaten Sukabumi Jadi Juara AXIS Nation Cup 2026

Dominasi Lapangan, SMK Nusantara dan MAN 1 Kabupaten Sukabumi Jadi Juara AXIS Nation Cup 2026

Jogja | Minggu, 01 November 2026 | 17:12 WIB

Kota Pelajar untuk Perantau, 32 Ribu Anak Malang Justru Tidak Sekolah

Kota Pelajar untuk Perantau, 32 Ribu Anak Malang Justru Tidak Sekolah

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 17:10 WIB

Nyawa Bertumbangan, Jutaan Warga Terdampak, Kenapa Karhutla Tak Jadi Bencana Nasional?

Nyawa Bertumbangan, Jutaan Warga Terdampak, Kenapa Karhutla Tak Jadi Bencana Nasional?

News | Minggu, 01 November 2026 | 17:05 WIB

×