Array

Pusing Setelah Konsumsi Makanan Tertentu? Redakan dengan Cara Ini!

Senin, 12 Agustus 2019 | 15:15 WIB
Pusing Setelah Konsumsi Makanan Tertentu? Redakan dengan Cara Ini!
Ilustrasi perempuan minum air untuk meredakan pusing (Shutterstock)

Suara.com - Sakit kepala setelah mengonsumsi makanan tertentu adalah hal yang wajar. Dan hal ini disebut dengan 'sakit kepala postprandial'. Postpransial berarti 'setelah makan'.

Beberapa orang memperhatikan sakit kepala mereka sangat buruk setelah makan makanan tertentu, mengonsumsi makanan manis atau karbohirat.

Namun, lainnya memperhatikan adanya pola sakit kepala setelah makan.

Ada kemungkinan penyebab sakit kepala, seperti hipoglikemia postprandial (penurunan kadar gula darah) yang terjadi empat jam setelah makan, alergi mananan, intoleransi makanan hingga gangguan sendi temporomandibular (TMJ).

Sendi temporomandibular (TMJ) merupakan sendi yang menghubungkan rahang bawah (mandibula) ke bagian tengkorak (tulang temporal) di depan telinga.

Ilustrasi makanan cepat saji, burger dan kentanf goreng. (Shutterstock)
Ilustrasi makanan cepat saji, burger dan kentanf goreng. (Shutterstock)

Penyebab lainnya juga bisa disebabkan oleh stimulus dingin yang lebih umum disebut dengan 'otak beku'. Ini terjadi setelah makan atau minum sesuatu yang beku atau sangat dingin.

Untuk mengembalikan sakit kepala ke kondisi semula, Anda dapat melakukan beberapa hal berikut yang dilansir dari Healthline.

- Tetap terhidrasi

Dehidrasi dapat memperburuk sakit kepala. Sehingga pastikan untuk minum cukup air sepanjang hari dengan memperhatikan rasa haus Anda.

Baca Juga: Lama Menatap Laptop Bikin Sakit Kepala, Ini 5 Tips Mengatasinya

Air adalah pilihan ideal karena tidak mengandung pemanis buatan.

Hindari makanan dan minuman yang mengandung pemanis buatan karena dapat memperburuk sakit kepala pada orang-orang tertentu.

- Pertimbangkan diet (pola makan) eliminasi

Diet eliminasi adalah hal yang dilakukan seseorang untuk terus mencoba pilihan makanan yang berbeda dan bagaimana mereka dipengaruhi oleh makanan tersebut.

Cara ini dapat dapat membantu Anda menemukan intoleransi makanan, sensitivitas, dan alergi potensial.

Misalnya, Anda dapat mencoba periode waktu tertentu tanpa produk susu untuk melihat apakah Anda masih mengalami gejala sakit kepala setelah makan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI