Array

Ria Ricis Ngaku Sempat Ingin Bunuh Diri, Ternyata Wanita Rentan Depresi!

Jum'at, 16 Agustus 2019 | 07:15 WIB
Ria Ricis Ngaku Sempat Ingin Bunuh Diri, Ternyata Wanita Rentan Depresi!
Ria Ricis saat dijumpai di kawasan Epicentrum, Jakarta Selatan pada Selasa (30/7/2019). [Revi Cofans Rantung/Suara.com]

Suara.com - Setelah banjir nyinyiran akibat membuat video "Saya Pamit", Ria Ricis kembali curhat sempat mengalami depresi. Ria Ricis mengaku mengalami depresi karena begitu banyak orang yang menghujatnya.

Melalui video Youtube-nya, Ria Ricis mengaku menangis histeris dan hampir saja bunuh diri akibat depresi. Saat itu Ria Ricis merasa masalahnya begitu bertubi-tubi.

"Sambil menangis aku berdiri ke arah meja rias dan mengambil benda tajam. Apalagi tujuannya kalau ga untuk mengakhiri hidupku," kata Ria Ricis dalam YouTube-nya.

Tetapi, Ria Ricis seketika tersadar dan mengurungkan niatnya karena tersadar kalau bunuh diri hanya akan membuat keadaan semakin sulit.

Melansir dari Mayo Clinic, ternyata wanita hampir dua kali lebih berisiko mengalami depresi daripada pria. Hal ini disebabkan oleh faktor biologis seperti perubahan hormon, sifat bawaan hingga pengalaman hidup pribadi.

Adapun sejumlah faktor yang memicu seorang wanita lebih mudah depresi daripada pria, salah satunya keadaan dan budaya kehidupan. 

Ria Ricis pamer pose di kantor polisi. [instagram/riaricis1795]
Ria Ricis pamer pose di kantor polisi. [instagram/riaricis1795]

Tingkat depresi yang lebih tinggi pada wanita tidak hanya karena biologisnya saja. Keadaan kehidupan dan tekanan budaya juga berperan dalam hal ini.

Faktor-faktor yang dapat meningkatkan risiko depresi pada wanita termasuk kekuatan dan status yang tidak setara.

Perempuan jauh lebih mungkin daripada laki-laki untuk hidup dalam kemiskinan, menyebabkan kekhawatiran seperti ketidakpastian tentang masa depan dan berkurangnya akses ke masyarakat dan sumber daya perawatan kesehatan.

Baca Juga: Waduh, Ternyata Mejeng di Media Sosial Bisa Picu Depresi

Masalah-masalah ini dapat menyebabkan perasaan negatif, harga diri rendah dan kurangnya kontrol atas kehidupan.

Beban kerja yang berlebih, seperti wanita masih bertanggung jawab menghidupi keluarga dan mengasuh anak-anaknya juga bisa meningkatkan risiko depresi.

Karena, wanita yang dilecehkan secara emosional, fisik atau seksual baik anak-anak maupun dewasa lebih mungkin mengalami depresi di beberapa titik kehidupannya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI