Suka Minum Pil Diet? Waspada Serangan Jantung hingga Stroke Mengintai

Ade Indra Kusuma | Vessy Dwirika Frizona
Suka Minum Pil Diet? Waspada Serangan Jantung hingga Stroke Mengintai
Suka Minum Pil Diet? Waspada Serangan Jantung hingga Stroke Mengintai (shutterstock)

Pakar sarankan para pelaku diet pilih diet yang sehat dan seimbang untuk menurunkan berat badan.

Suara.com - Suka Minum Pil Diet? Waspada Serangan Jantung hingga Stroke Mengintai

Baru-baru ini, pil pelangsing atau pil diet menjadi sangat diminati oleh para pelaku diet. Mereka menganggap jika cara ini lebih mudah untuk membantu mereka menurunkan berat badan.  

Tak heran jika saat ini, pil diet dapat dengan mudah kita temui di pasaran. Banyak dari produk yang mengklaim jika pil pelangsing mereka mengandung herbal atau zat alami yang aman. 

Sehingga bisa mempercepat metabolisme atau membuat penggunanya langsing karena merasa kenyang lebih lama dan mencegah mereka makan. Tetapi apakah pil diet ini benar-benar berfungsi dan aman?

Ahli gizi terkemuka Lily Soutter berbicara kepada Express.co.uk tentang tren diet yang tengah populer ini. Dia mengingatkan agar para pelaku diet lebih berhati-hati terhadap pil pelangsing, yang katanya dapat menyebabkan masalah kesehatan yang lebih serius.

"Lemak metaboliser atau pil pembakar lemak besar dalam industri diet memang sulit untuk dilewatkan. Mereka biasanya mengandung berbagai stimulan, yang disebut 'makanan super' dan bahan-bahan tambahan yang memiliki klaim kesehatan. Padahal ini sebenarnya tidak disetujui untuk penurunan berat badan," ujar ahli gizi di London, Inggris tersebut seperti mengutip Express.

Pil diet, lanjut dia, juga dapat benar-benar berbahaya terutama jika Anda membelinya melalui internet karena Anda tidak bisa memastikan kandungan apa yang ada di dalamnya.

Lily menjelaskan bahwa para pelaku diet harus berhati-hati dengan pil seperti itu karena dapat meningkatkan risiko serangan jantung dan stroke.

Ilustrasi pil diet [shutterstock]

"Bahkan pada pil yang ditemukan di rak-rak toko-toko terkenal, banyak dari mereka mengandung stimulan tingkat tinggi seperti kafein, guarana dan yerba mate. Ada penelitian bahwa bahan-bahan ini meningkatkan kewaspadaan, dan dicampur dengan ragam bahan penurunan berat badan," kata Lily yang sering muncul di ITV's This Morning bersama Holly Willoughby dan Phillip Schofield.

Lebih lanjut dia menjelaskan, masalah besar mengonsumsi bahan utama stimulan adalah kenyataan bahwa itu dapat meningkatkan risiko serangan jantung dan stroke. 

Beberapa situs web bahkan memberitahu pelanggan untuk tidak khawatir jika mereka mengalami detak jantung meningkat, karena itu hanya pertanda  produk melakukan tugasnya.

Sebaliknya Lily menyarankan agar para pelaku diet bisa mempertahankan diet yang sehat dan seimbang untuk menurunkan berat badan.

"Dengan mengikuti diet seimbang yang sehat, dan meningkatkan olahraga dapat menempatkan kita pada defisit kalori yang merupakan kunci untuk menurunkan berat badan," jelasnya.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS