Anak Elvy Sukaesih Sempat Stroke 3 Kali, Ini Hubungannya dengan Skizofrenia

Rima Sekarani Imamun Nissa, Shevinna Putti Anggraeni

Minggu, 15 September 2019 | 19:05 WIB
Anak Elvy Sukaesih Sempat Stroke 3 Kali, Ini Hubungannya dengan Skizofrenia
Elvy Sukaesih (Sumarni/Suara.com)

Suara.com - Pihak keluarga Elvy Sukaesih akhirnya buka suara terkait kondisi Haedar yang menderita gangguan mental skizofrenia setelah mengamuk di sebuah warung. Selain menderita skizofrenia, Haedar juga pernah mengalami stroke sebanyak 3 kali.

Kondisi kesehatan putra sulung Elvi Sukaesih itu pun dikonfirmasi oleh anak keduanya, Fitria Sukaesih. Menurutnya, sang kakak mengalami skizofrenia setelah depresi berat ditinggal anak dan terkena stroke berulang kali.

"(Haedar) dari depresi ada gangguan gitu. Karena dia asalnya stroke tiga kali, terus dari stroke suaranya nggak bisa keluar. Sementara anak Umi kan pasti nyanyi, gitu. Jadi sudah bikin dia kecewa, anaknya juga meninggal. Jadi dia banyak hal yang berat yang dia rasa sehingga terganggu. Sempat dirawat terus dinyatakan sehat. Cuma kan yang seperti itu nggak terlepas dari obat," ungkap Fitria Sukaesih, saat dihubungi Suara.com, Sabtu (14/9/2019).

Akibatnya, sang kakak, Haedar, menderita skizofrenia dengan tanda-tanda suka mengkhayal tentang kesuksesan demi membuat Elvy Sukaesih senang.

Tetapi, apakah ada hubungannya antara stroke dengan depresi dan gangguan mental?

Elvy Sukaesih saat gelar jumpa pers di kawasan Pejaten, Jakarta Selatan pada Sabtu (14/9/2019).
Elvy Sukaesih saat gelar jumpa pers di kawasan Pejaten, Jakarta Selatan pada Sabtu (14/9/2019).

Meskipun efek stroke tidak bisa diprediksi, gangguan suasana hati seperti depresi, kecemasan dan pengaruh pseudo-bulbar termasuk efek yang umum. Studi dilansir dari Stroke menunjukkan bahwa stroke bisa meningkatkan risiko kecemasan, depresi, bahkan keduanya.

Penelitian menunjukkan bahwa PBA lebih umum pada penyintas stroke batang otak, tetapi dapat terjadi dengan jenis stroke lainnya. Dalam hal ini, depresi bisa memengaruhi antara satu dan dua pertiga dari penderita stroke.

Kondisi ini ditandai dengan perasaan sedih yang berlebihan, kurangnya kesenangan dalam aktivitas lama, perubahan pola makan dan tidur. Kecemasan bisa terjadi ketika penderita stroke yang sudah sembuh terfokus pada kekhawatiran dan biasanya memengaruhi sekitar 20 persen mantan penderita.

Penyakit stroke (Shutterstock)
Penyakit stroke (Shutterstock)

Sementara itu, PBA ditandai oleh ketidakcocokan antara perasaan dan ekspresi, seperti menertawakan pemakanan atau menangis ketika mendengar lelucon.

baca juga

Melansir dari Hellosehat, banyak orang sering mengalami perubahan secara emosional dan perilaku setelah menderita stroke. Hal ini terjadi karena stroke memengaruhi otak, yang mana mengendalikan perilaku dan emosi.

Beberapa studi menyebutkan orang yang memiliki gangguan mental berisiko lebih tinggi untuk mengalami stroke. Hal ini salah satunya dibuktikan dalam sebuah studi yang berasal dari Columbia University College of Phsycians and Surgeons.

Melalui studi tersebut, para ahli menemukan jika pasien gangguan mental mempunyai risiko tiga sampai empat kali lebih tinggi terkena penyakit stroke ketimbang pasien yang tidak memiliki gangguan mental.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Anak Tertua Elvy Sukaesih Idap Skizofrenia, Seperti ini Ciri-cirinya!

Anak Tertua Elvy Sukaesih Idap Skizofrenia, Seperti ini Ciri-cirinya!

Health | Minggu, 15 September 2019 | 12:35 WIB

Anak Elvy Sukaesih Derita Gangguan Mental Skizofrenia, Kenali Penyebabnya!

Anak Elvy Sukaesih Derita Gangguan Mental Skizofrenia, Kenali Penyebabnya!

Health | Minggu, 15 September 2019 | 11:56 WIB

Fitria Ungkap Penyebab Anak Elvy Sukaesih Idap Gangguan Mental

Fitria Ungkap Penyebab Anak Elvy Sukaesih Idap Gangguan Mental

Entertainment | Minggu, 15 September 2019 | 08:36 WIB

Ancam Pemilik Warung, Anak Elvy Sukaesih Pakai Samurai Pajangan

Ancam Pemilik Warung, Anak Elvy Sukaesih Pakai Samurai Pajangan

Entertainment | Minggu, 15 September 2019 | 07:05 WIB

Terkini

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Health | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:15 WIB

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:49 WIB

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:07 WIB

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:51 WIB

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03 WIB

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:14 WIB

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:45 WIB