Jangan Rendam Kantong Teh Celup Terlalu Lama, Ini Penjelasan Peneliti!

Rima Sekarani Imamun Nissa, Shevinna Putti Anggraeni

Senin, 30 September 2019 | 14:35 WIB
Jangan Rendam Kantong Teh Celup Terlalu Lama, Ini Penjelasan Peneliti!
Ilustrasi teh celup. (Shutterstock)

Suara.com - Banyak orang yang menggunakan teh celup lalu membiarkan kantong teh tetap di dalam gelas. Padahal, kebiasaan tersebut saat menyeduh teh sebenarnya sangat buruk.

Penelitian Kesehatan Masyarakat Malaysia baru-baru ini, dilansir dari World of Buzz, mengungkapkan bahaya membiarkan kantong teh celup di dalam gelas. Kantong teh disebut bisa mencemari minuman dengan miliaran potongan mikroplastik yang tidak terlihat kasat mata.

Biasanya, kantong teh terbuat dari kertas dan plastik untuk menampung daun tehnya. Tetapi, sekarang ini sudah banyak merek teh celup yang mendesain kantongnya tehnya dengan jenis plastik khusus.

Beberapa orang mungkin menganggap desain kantong teh sekarang ini makin inovatif dan unik. Sayangnya, kantong teh tetap melepaskan partikel mikroplastik kecil yang tak terlihat mata ketika dicelupkan ke dalam segelas air panas.

Parahnya lagi, jumlah mikroplastik yang dikeluarkan oleh kantong teh jauh lebih banyak dari mikroplastik botol minuman. Meski begitu, penelitian ini masih perlu riset lebih lanjut mengenai efeknya pada kesehatan manusia jangka panjang.

Ilustrasi kantong teh celup (shutterstock)
Ilustrasi kantong teh celup (shutterstock)

Namun, para peneliti menyarankan agar semua orang menggunakan teh celup dengan kantongnya yang 100 persen bebas dari bahan plastik. Salah satunya, orang bisa mengganti kantong teh yang dari plastik dengan daun.

Seseorang mungkin memang tidak akan merasakan dampaknya secara langsung ketika menggunakan kantong teh berbahaya berbahan plastik atau semacamnya. Meski begitu, penggunaan kantong teh dari daun atau tidak menggunakannya sama sekali dianggap lebih aman untuk kesehatan manusia.

Sementara itu, melansir dari Hellosehat, mikroplastik adalah plastik berukuran kurang dari 0,2 inci atau 5 milimeter yang terdapat di lingkungan dan sulit terurai.

Secangkir teh celup. [shutterstock]
Secangkir teh celup. [shutterstock]

Mikroplastik adalah bahan yang bisa menyebabkan polusi dan mencemari lingkungan. Saat ini, bahan tersebut semakin banyak ditemukan di berbagai lingkungan, termasuk produk makanan.

baca juga

Sejumlah penelitian juga menyebutkan mikroplastik bisa ditemukan dalam beberapa merek garam laut dan madu. Selain itu, banyak pula mikroplastik yang ditemukan di laut sehingga membuat makanan laut menjadi sumber mikroplastik.

Sayangnya, masih sedikit penelitian valid untuk membuktikan bahaya mikroplastik terhadap kesehatan manusia. Adapun phthalates, sejenis bahan kimia yang digunakan untuk membuat plastik flesibel, telah terbukti menyebabkan kanker payudara.

Namun, bahan kimia phthalates memicu kanker payudara dan lainnya pada manusia juga masih belum diketahui kebenarannya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tubuh Kita Mengandung Mikroplastik, Ini Efek Negatif yang Bisa Saja Terjadi

Tubuh Kita Mengandung Mikroplastik, Ini Efek Negatif yang Bisa Saja Terjadi

Health | Jum'at, 07 Juni 2019 | 12:53 WIB

Manusia Telan 50.000 Partikel Mikroplastik per Tahun

Manusia Telan 50.000 Partikel Mikroplastik per Tahun

Tekno | Kamis, 06 Juni 2019 | 07:55 WIB

Bahaya Mikroplastik Tak Terhindari, BPOM Beri 5 Tips Gunakan Wadah Plastik

Bahaya Mikroplastik Tak Terhindari, BPOM Beri 5 Tips Gunakan Wadah Plastik

Health | Senin, 22 April 2019 | 13:00 WIB

Unik, Bentuk Tas Ini Mirip Kantong Teh Celup

Unik, Bentuk Tas Ini Mirip Kantong Teh Celup

Lifestyle | Jum'at, 22 Februari 2019 | 14:53 WIB

Terkini

Serentak di 131 Cabang, BRI KKB Expo 2026 Buka Jalan Punya Mobil Impian

Serentak di 131 Cabang, BRI KKB Expo 2026 Buka Jalan Punya Mobil Impian

Riau | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 19:46 WIB

BRI KKB Expo 2026 Digelar di 131 Cabang, Saatnya Wujudkan Mobil Impian

BRI KKB Expo 2026 Digelar di 131 Cabang, Saatnya Wujudkan Mobil Impian

Bisnis | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 19:40 WIB

Mau Punya Mobil Impian? BRI KKB Expo 2026 Hadir di 131 Cabang

Mau Punya Mobil Impian? BRI KKB Expo 2026 Hadir di 131 Cabang

Sumut | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 19:37 WIB

CIMB Niaga Ungkap Potensi Ekonomi Daerah Sektor Sawit dan Migas di Riau

CIMB Niaga Ungkap Potensi Ekonomi Daerah Sektor Sawit dan Migas di Riau

Riau | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 19:37 WIB

Rayakan HUT Ke-81 RI Lebih Hemat dengan Ragam Promo Spesial dari BRI

Rayakan HUT Ke-81 RI Lebih Hemat dengan Ragam Promo Spesial dari BRI

Jogja | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 19:27 WIB

Daftar Harga HP TECNO Agustus 2026, Lengkap POVA hingga Camon

Daftar Harga HP TECNO Agustus 2026, Lengkap POVA hingga Camon

Tekno | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 19:25 WIB

BRI Tebar Promo HUT Ke-81 RI, Ada Cashback hingga Diskon Rp810 Ribu

BRI Tebar Promo HUT Ke-81 RI, Ada Cashback hingga Diskon Rp810 Ribu

Jawa Tengah | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 19:17 WIB

Penjualan Mobil Hybrid Suzuki Tembus 70 Persen, Ini Model Paling Diminati...

Penjualan Mobil Hybrid Suzuki Tembus 70 Persen, Ini Model Paling Diminati...

Otomotif | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 19:15 WIB

Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar

Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 19:11 WIB

Bukan Sekadar Nyanyi dan Tepuk Tangan: Sisi Lain Perjuangan Menjadi Guru TK

Bukan Sekadar Nyanyi dan Tepuk Tangan: Sisi Lain Perjuangan Menjadi Guru TK

Your Say | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 19:10 WIB

×