Ria Irawan Masih Merokok Meski Kanker, Begini Cara Membantunya Berhenti

Jum'at, 04 Oktober 2019 | 14:50 WIB
Ria Irawan Masih Merokok Meski Kanker, Begini Cara Membantunya Berhenti
Ria Irawan [Instagram]

Suara.com - Sampai sekarang, Ria Irawan masih menjalani pengobatan kanker getah beningnya yang sudah menyebar ke otak. Sebelumnya, Dewi Irawan memberi tahu bahwa Ria Irawan sudah terkena serangan kanker ketiga kalinya.

Dewi Irawan juga menceritakan bahwa adiknya, Ria Irawan memang masih aktif merokok sejak pertama kali didiagnosis kanker kelenjar getah bening.

Kebiasaan Ria Irawan merokok itulah yang membuat sel kankernya berkembang dan menyebar lebih cepat. Sehingga Ria Irawan sudah ketiga kalinya menjadi pengobatan kanker.

"Kali ke 3, kambuh lg , skrg ada di otak 3 titik dan 1 titik yg significant di paru2 ... Nunggu apa lg tuk berhenti rokok & vape ? Itu racun !!! Pls, jgn bandel deh," tulis Dewi Irawan di Instagram.

Seperti yang Anda ketahui, mengajak seseorang berhenti merokok adalah sesuatu yang sulit. Apalagi jika orang tersebut sudah kecanduan dan tetap tidak berhenti meski sakit parah.

Karena itu, penderita kanker yang merokok perlu mendapat perawatan khusus agar berhenti dari kebiasaan buruknya. Sebuah studi baru-baru ini menemukan bahwa hampir 46% penderita kanker berhenti merokok melalui program perawatan tembakau yang dirancang khusus.

Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) dilansir dari Medical News Today , merokok menyebabkan 480.000 kematian per tahun, atau sekitar 1 dari 5 kematian dini.

Dewi Irawan peringatkan Ria Irawan berhenti merokok (Instagram/@dewiirawan13)
Dewi Irawan peringatkan Ria Irawan berhenti merokok (Instagram/@dewiirawan13)

Dari kematian tersebut, 36% disebabkan oleh kanker , termasuk kanker paru-paru, mulut, kandung kemih, usus besar, dan pankreas; merokok berdampak pada hampir setiap organ dalam tubuh.

Begitu pula jika seseorang didiagnosis kanker tapi merasa sulit dan tidak bisa berhenti merokok. Kebiasaan ini akan memperburuk kondisinya.

Baca Juga: Rokok Buat Kanker Ria Irawan Makin Menyebar, Benarkah?

Studi baru-baru ini menyimpulkan bahwa program perawatan komprehensif dapat membantu orang yang didiagnosis dengan kanker berhenti merokok dengan sukses dan menjauh dari tembakau.

Para peneliti di MD Anderson Cancer Center di University of Texas di Austin menganalisis 3.245 perokok yang mengambil bagian dalam Program Perawatan Tembakau mereka dari 2006-2015.

Dalam penelitian itu peserta diminta terapi pengganti nikotin, pengobatan dan dukungan emosional melalui sesi konseling. Hasil analisisnya, peserta yang memutuskan berhenti merokok setelah 3, 6 dan 9 bulan bergabung mencapai 45,1 persen, 45,8 persen dan 43,7 persen.

Artinya, program khusus ini sangat penting bagi penderita kanker yang masih merokok agar berhenti. Karena, berhenti merokok bisa membantu tubuh lebih cepat pulih setelah perawatan, termasuk operasi dan kemoterapi.

Selain itu, berhenti merokok juga sangat mengurangi efek samping dari pengobatan kanker. Bahkan cara ini juga menurunkan risiko seseorang terserang kanker kedua kalinya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI