Bukan Perkara Sepele, Kematian Teman Dekat Bisa Pengaruhi Kesehatan Mental

Rima Sekarani Imamun Nissa

Sabtu, 05 Oktober 2019 | 16:05 WIB
Bukan Perkara Sepele, Kematian Teman Dekat Bisa Pengaruhi Kesehatan Mental
Ilustrasi seorang perempuan sedang menangis. (Shutterstock)

Suara.com - Kepergian teman dekat untuk selamanya bukanlah hal sederhana. Bentuk kehilangan ini semestinya sangat dimaklumi karena kematian adalah sesuatu yang pada akhirnya pasti terjadi. Namun, apa saja dampaknya bagi mereka yang ditinggalkan?

Mengutip Hellosehat, tahun 2019 terdapat sebuah penelitian tentang efek psikologis dari kematian teman dekat. Dilansir dari Plos One, penelitian tersebut menyurvei lebih dari 26.000 peserta dan sekitar 9.000 orang di antaranya memiliki setidaknya satu teman yang sudah meninggal. 

Menurut ketua tim peneliti, dr. Wai-man (Raymond) Liu, mereka yang berduka atas kematian temannya mengalami penurunan kesehatan fisik dan mental cukup drastis. Tak hanya itu, kestabilan emosi dan kehidupan sosial pun turut berpengaruh. 

Kematian seorang teman dekat juga disebut dapat mengurangi interaksi seseorang dengan orang lain. Akibatnya, tidak jarang mereka kesulitan mendapatkan bantuan untuk memulihkan rasa kehilangan itu.

Hal tersebut umumnya terjadi pada mereka yang tidak punya terlalu banyak teman.

Sementara itu, mereka yang punya kecenderungan suka bersosialisasi dengan orang lain diketahui lebih mudah mendapatkan bantuan dan dukungan ketika berduka.

Ilustrasi perempuan. (Unsplash/Anthony Tran)
Ilustrasi perempuan. (Unsplash/Anthony Tran)

Penelitian tersebut seolah menjadi pengingat untuk tak meremehkan dampak psikologis saat seseorang menghadapi kematian teman dekat. Pasalnya, selama ini sering kali kematian seorang teman dinilai tidak terlalu berpengaruh terhadap hidup seseorang. Padahal, kenyataannya tidak seperti itu. 

Oleh karenanya, diperlukan strategi yang cukup jitu untuk mengatasi rasa kehilangan dan berduka akibat kematian teman dekat. Harapannya, bisa menekan efek negatif yang mungkin ditimbulkan.

Merasa berduka selama beberapa hari sebenarnya wajar. Namun jika hal ini menahan Anda untuk terus maju, tentu bakal memberikan pengaruh negatif, kan?

baca juga

Masih mengutip dari Hellosehat, berikut beberapa hal yang bisa Anda lakukan.

1. Berada di lingkungan yang mendukung.

Orangtua, pasangan, sahabat, atau orang lain yang bisa Anda percaya mungkin dapat membantu Anda melewati fase berduka. Cobalah untuk mencurahkan isi hati Anda kepada mereka sehingga beban hati terasa lebih ringan.

Ilustrasi persahabatan. (Shutterstock)

2. Menerima kenyataan

Saat kehilangan teman dekat, Anda mungkin berpikir mengapa hal buruk bisa menimpa orang baik sepertinya. Namun, mungkin Anda juga tidak akan berhasil menemukan jawaban pasti.

Alih-alih terus-menerus bertanya, cobalah menerima kenyataan bahwa kematiannya adalah sebuah kejadian yang memang seharusnya terjadi tanpa perlu dicari tahu jawabannya.

3. Menjaga diri sendiri

Anda mungkin menjadi sering merenungkan nasib orang yang sudah meninggal dibandingkan diri sendiri hingga akhirnya mengabaikan kesehatan Anda. 

Meski nafsu makan mungkin menghilang atau Anda mengalami sulit tidur, Anda tetap harus memperhatikan diri sendiri untuk menjaga kesehatan, baik secara fisik maupun psikologis.

Liburan di pantai. (Unsplash/Artem Beliaikin)
Liburan di pantai. (Unsplash/Artem Beliaikin)

4. Berlibur atau mengambil cuti

Saat Anda merasa stres akibat kematian teman dekat, cobalah mengambil cuti atau berlibur untuk mengistirahatkan diri sejenak. 

Berikan diri Anda waktu untuk beradaptasi dengan rasa kehilangan. Setelahnya, sibukkan diri Anda agar tidak terlalu sering memikirkan perasaan tersebut.

5. Menghibur diri sendiri

Selain mendapatkan dukungan dari orang lain, Anda pun mesti mendukung diri sendiri untuk maju dengan menghibur diri sendiri. Caranya pun beragam, misalnya dengan melakukan hal yang Anda sukai.

Pada akhirnya, ada satu hal yang perlu diingat. Berduka memang tidak dilarang. Namun dengan terus memikirkannya hingga berdampak buruk terhadap kesehatan diri sendiri, tentu itu juga tidak diinginkan oleh sahabat Anda. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pelajar Meninggal Setelah Dipaksa Lari 20 Putaran, Ini Bahaya Kelelahan!

Pelajar Meninggal Setelah Dipaksa Lari 20 Putaran, Ini Bahaya Kelelahan!

Health | Sabtu, 05 Oktober 2019 | 12:15 WIB

Polusi Udara Tingkatkan Risiko Kematian Bayi di Bawah Usia Satu Tahun

Polusi Udara Tingkatkan Risiko Kematian Bayi di Bawah Usia Satu Tahun

Health | Jum'at, 27 September 2019 | 19:30 WIB

Demi Moore Bikin Buku Memoar, Ungkap Pengalaman Mendekati Kematian

Demi Moore Bikin Buku Memoar, Ungkap Pengalaman Mendekati Kematian

Lifestyle | Sabtu, 21 September 2019 | 19:27 WIB

Studi : Dua Gelas Soft Drink Sehari Tingkatkan Kematian Dini

Studi : Dua Gelas Soft Drink Sehari Tingkatkan Kematian Dini

Health | Rabu, 04 September 2019 | 18:30 WIB

Terkini

Acer Aspire 7 Pro Terbaru Dibanderol Rp13,49 Juta, Bawa RTX 3050 dan 2 Slot RAM Siap Upgrade

Acer Aspire 7 Pro Terbaru Dibanderol Rp13,49 Juta, Bawa RTX 3050 dan 2 Slot RAM Siap Upgrade

Tekno | Kamis, 13 Agustus 2026 | 04:53 WIB

Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile

Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile

Sumsel | Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:06 WIB

Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta

Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:02 WIB

Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan

Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan

Sumsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:57 WIB

Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T

Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:50 WIB

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan

Sumsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:46 WIB

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah

Sumsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:38 WIB

Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat

Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat

Bogor | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:32 WIB

Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya

Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya

Bola | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:45 WIB

Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi

Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:39 WIB

×