Array

Ketahui Fakta BPD, Gangguan Kepribadian yang Dialami Ariel Tatum

Senin, 21 Oktober 2019 | 11:42 WIB
Ketahui Fakta BPD, Gangguan Kepribadian yang Dialami Ariel Tatum
Ariel Tatum [Suara.com/Sumarni]

Suara.com - Aktris cantik Ariel Tatum mengatakan dirinya mengidap gangguan kepribadian, yaitu Borderline Personality Disorder (BPD).

Ariel mengaku faktor penyebab gangguan kepribadiannya ini adalah tekanan pekerjaan sebagai seorang public figure serta body shaming yang diterimanya.

"Tekanan (kerja dari kecil) menurut aku iya, seperti yang tadi aku bahas dari body shaming tekanan banget menurut aku. Aku ada di dunia industri dari aku 5 SD," kata Ariel Tatum, Sabtu (19/10/2019).

Tidak hanya itu, komentar negatif dari lingkungannya juga memengaruhi kondisinya ini.

"Waktu itu aku iklan. Terus aku main film drama musikal pas aku SD udah mulai temen aku gosip-gosip. Muncul Twitter, muncul My Space dan lain-lain udah pada body shaming itu salah satu faktor," sambungnya.

Berdasarkan Mayo Clinic, boderline personality disorder merupakan gangguan yang berdampak pada cara seseorang berpikir dan merasakan tentang diri sendiri serta orang lain.

Gangguan ini dapat menyebabkan masalah fungsi dalam kehidupan sehari-hari. Ini termasuk masalah citra diri, kesulitan mengelola emosi dan perilaku, dan pola hubungan yang tidak stabil.

Gangguan kepribadian ini umumnya sering disalahpahami dengan gangguan bipolar. Padahal kedua kondisi ini sangat berbeda.

Rambut baru Ariel Tatum. [arieltatum/instagram]
 Ariel Tatum. [arieltatum/instagram]

Untuk memahami BPD, berikut fakta-faktanya yang dilansir dari Self.com.

Baca Juga: Ariel Tatum Akui Mengidap Gangguan Kepribadian BPD, Apa Gejalanya?

1. BPD sering menyebabkan gejala seperti perubahan suasana hati yang ekstrem dan ketidakpastian dalam cara seseorang memandang diri sendiri serta orang lain.

Misalnya, semua orang tentu takut ditinggalkan seseorang yang disayangi. Orang dengan BPD akan merasa takut secara intens hingga mereka sulit memercayai orang lain dan secara sengaja akan menghindari orang-orang ini dari kehidupan mereka.

2. Orang dengan BPD seringnya memiliki kondisi kesehatan mental lain.

Menurut The National Comorbidity Survey Replication, 84,5% responden dengan BPD juga memiliki gangguan kesehatan mental yang terjadi bersamaan.

Kondisi ini bervariasi pada masing-masing orang, sehingga dokter sulit mengenali BPD.

3. Orang dengan BPD berisiko melukai diri sendiri dan bunuh diri karena campuran emosi yang kuat dan impulsif.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI