Array

Manfaat Lada Hitam bagi Kesehatan, Salah Satunya Baik untuk Otak

Vika Widiastuti Suara.Com
Selasa, 22 Oktober 2019 | 06:25 WIB
Manfaat Lada Hitam bagi Kesehatan, Salah Satunya Baik untuk Otak
Ilustrasi lada hitam. (Pixabay/PublicDomainPictures)

Suara.com - Lada hitam tak hanya menambah rasa makanan menjadi nikmat saat dijadikan bumbu masakan, tetapi ternyata bermanfaat untuk kesehatan.

Lada hitam dipercaya bisa meningkatkan konsentrasi. Selain itu, rempah ini juga kaya antioksidan yang membantu melawan radikal bebas.

Lebih jelasnya berikut beberapa manfaat lada hitam untuk kesehatan yang dilansir dari thehealthsite.

1. Menangkal radikal bebas

Piperine yang terdapat dalam lada hitam memiliki sifat antioksidan yang membantu mengurangi radikal sehingga mencegah kerusakan sel dalam tubuh.

2. Menjaga kolesterol

Selain melawan radikal bebas, lada hitam juga membantu menurunkan kadar kolesterol. Lada hitam bermanfaat untuk meningkatkan penyerapan suplemen makanan yang membantu menurunkan kadar kolesterol jahat.

Ilustrasi lada hitam. (Pixabay/cegoh)
Ilustrasi olahan dengan lada hitam. (Pixabay/cegoh)

3. Mengatasi peradangan

Peradangan bisa menyebabkan penyakit serius seperti radang sendi, kanker, dan penyakit jantung. Senyawa dalam lada hitam yang bernama piperine juga bermanfaat untuk melawan peradangan.

Baca Juga: Takut Kolesterol, Zaskia Adya Mecca Jadi Rajin Olahraga

Lada hitam dipercaya bisa mengatasi nyeri sendi dan pembengkakan pada pasian dengan artritis. Beberapa penelian mengungkapan rempah-rempah ini juga membantu meredakan alergi yang menyebabkan masalah pernapasan.

Ilustrasi alergi pada anak. (Shutterstock)
Ilustrasi alergi pada anak. (Shutterstock)

4. Bagus untuk kesehatan usus

Lada hitam meningkatkan pertumbuhan bakteri baik dalam usus yang baik untuk kekebalan tubuh dan memerangi pernyakit kronis.

5. Menjaga kesehatan otak

Piperine diyakini juga meningkatkan fungsi otak. Dalam beberapa kasus tampak senyawa ini bermanfaat bagi pasien alzheimer dan parkinson. Piperine dipercaya mengurangi jumlah akumulasi protein yang terkait dengan penyakit alzheimer.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI