Jadi Menteri Kesehatan, dr Terawan Dikenal Ramah dan Religius Saat Sekolah

M. Reza Sulaiman

Rabu, 23 Oktober 2019 | 15:45 WIB
Jadi Menteri Kesehatan, dr Terawan Dikenal Ramah dan Religius Saat Sekolah
Dokter Terawan Agus Putranto bakal menjabat sebagai Menkes RI. (Antara/Hanni Sofia)

Suara.com - Jadi Menteri Kesehatan, dr Terawan Dikenal Ramah dan Religius Saat Sekolah

Mayjen TNI Dr dr Terawan Agus Putranto SpRad(K) terpilih menjadi Menteri Kesehatan dalam Kabinet Indonesia Maju periode 2019-2024.

Berita ini cukup mengejutkan bagi SMA BOPKRI 1 (BOSA) Yogyakarta, sekolah tempat Terawan menghabiskan masa SMA-nya pada tahun 1980-1983. Sekolah itu tidak pernah membayangkan salah satu alumninya itu menduduki posisi yang strategis di dunia kesehatan Indonesia.

Selama menjadi murid di sekolah tersebut, laki-laki kelahiran Sitisewu, Yogyakarta, 5 Agustus 1964 itu dikenal sebagai sosok yang sangat sederhana. Bahkan saat menjadi pejabat di RSPAD Gatot Subroto pun, dia seringkali mampir ke sekolah untuk sekedar berbincang bersama guru dan karyawan di SMA BOSA.

"Terakhir bertemu dengan Pak Terawan pada Februari lalu saat sekolah mengadakan reuni. Pernah juga mampir sekolah tapi tidak mau dikawal," ungkap Kepala SMA BOSA Yogyakarta, Andar Rujito di sekolah setempat, Rabu (23/10/2019).

Berdasarkan cerita guru dan teman-teman Terawan di grup Whatsapp (WAG) alumni, meski secara akademis di atas rata-rata, putra dari Sudarno itu tetap rendah hati. Bahkan saat diterima masuk ke Fakultas Kedokteran UGM dan mulai meniti karir di kedokteran militer di TNI Angkatan Darat (AD), Terawan tetap berkomunikasi dengan teman-temannya.

Selain sederhana, Terawan yang dikenal rajin tersebut juga sangat religius sejak di sekolah. Nilai raport untuk Pendidikan Agama yang pernah diraihnya bahkan mencapai 9,00 saat SMA.

Kepsek SMA BOSA memperlihatkan raport dr Terawan semasa sekolah. (Suara.com/Yvestaputu)
Kepsek SMA BOSA memperlihatkan raport dr Terawan semasa sekolah. (Suara.com/Yvestaputu)

"Saat kemarin ada masalah dengan salah satu organisasi kedokteran, Pak Terawan yang mengobrol pada kami mengatakan ikhlas dan berserah diri pada rencana Tuhan," jelasnya.

Karenanya teman-teman dan sekolah yakin, Terawan yang dikenal sebagai penemu metode 'cuci otak' itu akan membawa dunia kesehatan Indonesia jadi lebih baik ke depannya.

baca juga

Pengalamannya mengabdikan diri sebagai dokter yang seringkali membantu orang-orang tidak mampu secara ekonomi akan membuatnya peka dalam membuat kebijakan-kebijakan yang pro rakyat.

"Kami juga berharap Pak Terawan mampu melakukan perubahan yang luar biasa di bidang kesehatan karena persoalan kesehatan yang luar biasa banyak," imbuhnya.

Kontributor : Putu Ayu Palupi

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

dr Terawan Jadi Menkes, Karangan Bunga Ucapan Selamat Berjejer di RSPAD

dr Terawan Jadi Menkes, Karangan Bunga Ucapan Selamat Berjejer di RSPAD

Health | Rabu, 23 Oktober 2019 | 13:10 WIB

Beredar Surat MKEK IDI ke Presiden Jokowi Soal dr Terawan, Apa Isinya?

Beredar Surat MKEK IDI ke Presiden Jokowi Soal dr Terawan, Apa Isinya?

Health | Rabu, 23 Oktober 2019 | 12:23 WIB

Tonton Pelantikan Kabinet Baru Jokowi di TV, Seluruh Menteri Dikomentari JK

Tonton Pelantikan Kabinet Baru Jokowi di TV, Seluruh Menteri Dikomentari JK

News | Rabu, 23 Oktober 2019 | 11:20 WIB

Terkini

Rombongan Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau, PFI Siaga Penuh Bantu Pencarian

Rombongan Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau, PFI Siaga Penuh Bantu Pencarian

Jabar | Selasa, 08 September 2026 | 23:51 WIB

Terima Suap 148 Juta Mantan Gubernur di China Divonis Mati Plus Dimiskinkan

Terima Suap 148 Juta Mantan Gubernur di China Divonis Mati Plus Dimiskinkan

News | Selasa, 08 September 2026 | 23:30 WIB

Bawa 5 Jurnalis ke Gunung Anak Krakatau, Tour Guide Hilang Usai Sempat Kabari Sang Istri

Bawa 5 Jurnalis ke Gunung Anak Krakatau, Tour Guide Hilang Usai Sempat Kabari Sang Istri

Banten | Selasa, 08 September 2026 | 23:23 WIB

Langkah Pemkab Badung Ajukan Kasasi Atas Gugatan BTS Dinilai Tepat

Langkah Pemkab Badung Ajukan Kasasi Atas Gugatan BTS Dinilai Tepat

Bali | Selasa, 08 September 2026 | 23:12 WIB

Bank Jateng Sukoharjo Beri Tips untuk Anak Muda : Jangan Mudah Tergoda Judol dan Pinjol demi Fomo

Bank Jateng Sukoharjo Beri Tips untuk Anak Muda : Jangan Mudah Tergoda Judol dan Pinjol demi Fomo

Surakarta | Selasa, 08 September 2026 | 23:07 WIB

Heboh Air Keran Berbusa di Surabaya, Gempar Jatim Tantang PDAM: Tak Cukup Hanya Minta Maaf!

Heboh Air Keran Berbusa di Surabaya, Gempar Jatim Tantang PDAM: Tak Cukup Hanya Minta Maaf!

Jatim | Selasa, 08 September 2026 | 22:54 WIB

Purbaya Ikut Bingung Data Desil BPS, Pilih Pakai Versi Lama Jika Tetap Ngaco

Purbaya Ikut Bingung Data Desil BPS, Pilih Pakai Versi Lama Jika Tetap Ngaco

Bisnis | Selasa, 08 September 2026 | 22:26 WIB

Kampus Ini Dorong Mahasiswa Siap Kerja Sejak Hari Pertama Kuliah

Kampus Ini Dorong Mahasiswa Siap Kerja Sejak Hari Pertama Kuliah

Lifestyle | Selasa, 08 September 2026 | 22:24 WIB

Jumlah Pengguna Capcut Tembus 660 Juta, Tersebar di 170 Negara

Jumlah Pengguna Capcut Tembus 660 Juta, Tersebar di 170 Negara

Tekno | Selasa, 08 September 2026 | 22:20 WIB

43 Ribu Anak Jadi Korban, Amnesty Internasional Desak Polisi Usut Pidana Keracunan MBG

43 Ribu Anak Jadi Korban, Amnesty Internasional Desak Polisi Usut Pidana Keracunan MBG

News | Selasa, 08 September 2026 | 22:15 WIB

×