Ketahui Perawatan Fototerapi untuk Sakit Kuning Seperti Bayi Kartika Putri

Senin, 28 Oktober 2019 | 14:39 WIB
Ketahui Perawatan Fototerapi untuk Sakit Kuning Seperti Bayi Kartika Putri
Kartika Putri dan suami, Habib Usman bin Yahya. [Yuliani/Suara.com]

Suara.com - Sejak Sabtu (26/10/2019) malam, putri pertama pasangan Kartika Putri dan Habib Usman bin Yahya dirawat di rumah sakit lantaran penyakit kuning.

Meski sekarang Khalisa Agnia Bahira sudah melewati masa kritis dan dinyatakan kondisinya membaik, ia belum boleh dipulangkan.

"Kondisinya alhamdulillah sehat. Tapi belum bisa pulang," ungkap Habib Usman bin Yahya, Minggu (27/10/2019).

Ia menambahkan, putrinya belum dapat dipulangkan karena harus menjalani perawatan di dalam inkubator selama dua hari.

Berdasarkan NHS UK, jenis perawatan yang sedang dilakukan oleh Khalisa adalah fototerapi. Ini adalah salah satu perawatan efektif untuk mengurangi kadar bilirubin pada bayi.

Fototerapi merupakan perawatan dengan jenis cahaya khusus (bukan sinar matahari).

Kartika Putri [Instagram]
Kartika Putri [Instagram]

Ada dua jenis fototerapi, yaitu fototerapi konvensional, di mana bayi diletakkan di bawah lampu halogen atau neon dengan mata tertutup.

Fototerapi yang lain adalah fibreoptik. Pada terapi ini bayi dibaringkan di atas selimut yang menggabungkan kabel fibreotik, cahaya akan bergerak melalui kabel fibreotik dan menyirangi punggung si bayi.

Pada kebanyakan kasus, jenis  fototerapi ini biasanya akan dihentikan selama 30 menit setiap 3 atau 4 jam sehingga sang Ibu bisa memberi makan bayi.

Baca Juga: Anak di Inkubator, Kartika Putri Nangis dan Salahkan Diri Sendiri

Selama fototerapi, suhu tubuh bayi akan dipantau untuk memastikan mereka tidak terlalu panas dan bayi akan diperiksa apakah ada tanda dehidrasi.

Kadar bilirubin akan diuji setiap 4 hingga 6 jam setelah fototerapi dimulai memeriksa apakah pengobatannya berhasil.

Setelah kadar bilirubin bayi stabil atau mulai turun, mereka akan diperiksa setiap 6 hingga 12 jam.

Fototerapi umumnya sangat efektif untuk penyakit kuning bayi baru lahir dan memiliki sedikit efek samping, walaupun bayi mungkin mengalami ruam dan diare sementara .

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Tipe Wanita Alpha, Sigma, Beta, Delta, Gamma, atau Omega?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Motor Impian Paling Pas dengan Gaya Hidup, Apakah Sudah Sesuai Isi Dompetmu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Transformasi Geometri dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI