Tahapan Perkembangan Seksual Anak, Ini Waktu yang Tepat Ajarkan Kespro

, Shevinna Putti Anggraeni

Selasa, 29 Oktober 2019 | 08:50 WIB
Tahapan Perkembangan Seksual Anak, Ini Waktu yang Tepat Ajarkan Kespro
Ilustrasi pendidikan seks. (Sumber: Shutterstock)

Suara.com - Di Indonesia, sudah banyak kasus terkait seksualitas yang melibatkan anak-anak di bawah umur. Seperti pelecehan seksual, hubungan pra nikah hingga kehamilan tak diinginkan.

Menurut dr. Made Oka Negara, dokter di bidang kesehatan seksual dan reproduksi, hal itu terjadi akibat minimnya pengetahuan anak tentang seksualitas dan kesehatan reproduksi. Sehingga mereka tidak memiliki pedoman untuk melindungi diri dan melawannya ketika sudah berada di fase tersebut.

Padahal anak sudah seharusnya mendapat pendidikan tentang seksualitas dan kesehatan reproduksi sedini mungkin. Adapun tahapan perkembangan seksual anak-anak yang seharusnya dipahami orang tua.

1. Fase oral, yakni anak-anak usia 0-2 tahun yang sudah peka rangsangan di bagian mulutnya.

2. Fase anal, yakni anak usia 2-3 tahun yang bagian anusnya sudah peka rangsangan ketika ada sesuatu yang lewat dari anusnya, seperti BAB.

3. Fase phalik, yakni anak usia 3-6 tahun yang sudah penasaran dan merasakan rangsangan pada alat kelaminnya. Pada fase inilah seharusnya orang tua mulai menjelaskan seksualitas dan kesehatan reproduksi pada anaknya.

Media Briefing dan Training: Harmonisasi Program Keluarga Berencana Bali Untuk Kesejahteraan Indonesia' di Hotel Grand Santhi, Denpasar, Bali pada Senin (28/10/2019). (Suara.com/Shevinna Putti Anggraeni)
dr. Made Oka Negara dalam Media Briefing dan Training: Harmonisasi Program Keluarga Berencana Bali Untuk Kesejahteraan Indonesia' di Hotel Grand Santhi, Denpasar, Bali pada Senin (28/10/2019). (Suara.com/Shevinna Putti Anggraeni)

Salah satu caranya, memberi tahu anak untuk membersihkan alat kelamin dan memaparkan batasan orang-orang yang boleh serta tidak boleh memegang alat kelaminnya.

"Banyak sekali kasus kekerasan seksual terjadi di fase ini. Saya ingat ada kasus anak umur 4 tahun dikasih boneka kan seram. Tapi bagi anak umur segitu orang yang ngasih boneka baik.

Terus disuruh buka celana karena nggak ada yang melarang ya dia buka. Lalu orang itu memegang alat kelaminnya, ya dia diam saja. Karena ada di fase phalik, mereka sudah merasakan enak dan senang. Mereka jadi berpikir bahwa orang tersebut baik dan senang," papar dr Oka di Grand Santhi Hotel, Bali, Senin (28/10/2019).

baca juga
Seorang perempuan mengacungkan tangan tandan penolakan. Ilustrasi pelecehan seksual. [Shutterstock]
Seorang perempuan mengacungkan tangan tandan penolakan. Ilustrasi pelecehan seksual. [Shutterstock]

4. Fase laten, yakni anak usia 6-11 tahun yang sudah memahami kenikmatan ketika organ intimnya mendapat rangsangan.

5. Fase genital, yakni anak di atas 11 tahun atau remaja yang sudah mulai aktif secara seksual. Pada tahap ini seharusnya orang tua mulai terbuka lebih luas mengenai pendidikan seksualitas dan kesehatan reproduksi.

Remaja seharusnya diberi tahu mengenai risiko hubungan seksual pra nikah, kehamilan tak diinginkan hingga fungsi alat kontrasepsi.

"Tetapi orang dewasa yang ingin memberikan edukasi tentang seksualitas dan kesehatan reproduksi juga harus melihat remaja di depannya itu sudah memerlukan hal tersebut atau belum. Lalu sampaikan pesannya dengan bahasa yang sesuai dengan umurnya," jelasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bukan Cuma Perempuan, Faktor Pria Capai 30 Persen Kasus Infertilitas di Indonesia

Bukan Cuma Perempuan, Faktor Pria Capai 30 Persen Kasus Infertilitas di Indonesia

Health | Rabu, 03 Juni 2026 | 07:59 WIB

Tragedi 11 Bayi Sleman: Bukti Masih Gagalnya Pendidikan Seks di Indonesia?

Tragedi 11 Bayi Sleman: Bukti Masih Gagalnya Pendidikan Seks di Indonesia?

Your Say | Kamis, 14 Mei 2026 | 16:25 WIB

Viral! Cowok 18 Tahun Masuk IGD Ngaku Menstruasi, Dokter Ungkap Fakta Pilu di Baliknya

Viral! Cowok 18 Tahun Masuk IGD Ngaku Menstruasi, Dokter Ungkap Fakta Pilu di Baliknya

Entertainment | Sabtu, 18 April 2026 | 11:45 WIB

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Health | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:04 WIB

Infertilitas Bukan Hanya Urusan Perempuan: Saatnya Kesehatan Reproduksi Pria Diperhatikan

Infertilitas Bukan Hanya Urusan Perempuan: Saatnya Kesehatan Reproduksi Pria Diperhatikan

Health | Senin, 16 Juni 2025 | 20:42 WIB

Tak Lagi Pahit, Ini Inovasi Jamu Herbal Rasa Buah untuk Kesehatan Reproduksi Perempuan

Tak Lagi Pahit, Ini Inovasi Jamu Herbal Rasa Buah untuk Kesehatan Reproduksi Perempuan

Health | Senin, 02 Juni 2025 | 16:33 WIB

Studi: Cuaca Ekstrem Memperparah Krisis Kesehatan Reproduksi Remaja

Studi: Cuaca Ekstrem Memperparah Krisis Kesehatan Reproduksi Remaja

Health | Kamis, 29 Mei 2025 | 09:03 WIB

Kepingan Mosaik Keadilan Reproduksi bagi Perempuan Korban Kekerasan Seksual

Kepingan Mosaik Keadilan Reproduksi bagi Perempuan Korban Kekerasan Seksual

Your Say | Rabu, 16 April 2025 | 12:09 WIB

Soroti Masalah Kesehatan Reproduksi Perempuan, Begini Kata Wamen PPPA Veronica Tan

Soroti Masalah Kesehatan Reproduksi Perempuan, Begini Kata Wamen PPPA Veronica Tan

News | Rabu, 12 Maret 2025 | 10:34 WIB

Wanita di Jakarta Alami Penurunan Kesuburan, Waspadai Nyeri Hebat saat Menstruasi!

Wanita di Jakarta Alami Penurunan Kesuburan, Waspadai Nyeri Hebat saat Menstruasi!

Lifestyle | Kamis, 20 Februari 2025 | 14:52 WIB

Terkini

Viral Pungli Foodtruck Alkid, Sultan Khawatir Parkir Ilegal, Pemkot Siapkan SanksiTegas

Viral Pungli Foodtruck Alkid, Sultan Khawatir Parkir Ilegal, Pemkot Siapkan SanksiTegas

Jogja | Senin, 21 September 2026 | 14:38 WIB

Markas Judi Superketat di Malaysia Digerebek: 9 WNI Ikut Diciduk, 7 Paspor Indonesia Disita

Markas Judi Superketat di Malaysia Digerebek: 9 WNI Ikut Diciduk, 7 Paspor Indonesia Disita

News | Senin, 21 September 2026 | 14:35 WIB

Viral Aksi Tak Senonoh Dua Pria di Perbukitan Purasari, Polres Bogor Amankan Pelaku

Viral Aksi Tak Senonoh Dua Pria di Perbukitan Purasari, Polres Bogor Amankan Pelaku

Bogor | Senin, 21 September 2026 | 14:34 WIB

Hujan Guyur Pekanbaru yang Tengah Dikepung Kabut Asap

Hujan Guyur Pekanbaru yang Tengah Dikepung Kabut Asap

Riau | Senin, 21 September 2026 | 14:33 WIB

Hasil Ekshumasi Sutrimo Diumumkan Pekan Ini!

Hasil Ekshumasi Sutrimo Diumumkan Pekan Ini!

News | Senin, 21 September 2026 | 14:32 WIB

Badai Dujuan Sapu Pesisir Jepang Hingga Lumpuhkan Penerbangan dan Kereta Api

Badai Dujuan Sapu Pesisir Jepang Hingga Lumpuhkan Penerbangan dan Kereta Api

News | Senin, 21 September 2026 | 14:31 WIB

Nusron Wahid Buka Suara Soal Isu Mundur dari Kepengurusan Golkar, Begini Katanya

Nusron Wahid Buka Suara Soal Isu Mundur dari Kepengurusan Golkar, Begini Katanya

News | Senin, 21 September 2026 | 14:31 WIB

Saat Pakar Disebut 'Goblok': Mengapa Pemimpin Negara Harus Berbicara Berbasis Data?

Saat Pakar Disebut 'Goblok': Mengapa Pemimpin Negara Harus Berbicara Berbasis Data?

Your Say | Senin, 21 September 2026 | 14:31 WIB

Merangkul Keragaman dengan Komedi di Buku Pahlawan Tanpa Tanda Tangan

Merangkul Keragaman dengan Komedi di Buku Pahlawan Tanpa Tanda Tangan

Your Say | Senin, 21 September 2026 | 14:30 WIB

Cara Hitung Weton Jodoh Berdasarkan Hari dan Pasaran, Lengkap Artinya

Cara Hitung Weton Jodoh Berdasarkan Hari dan Pasaran, Lengkap Artinya

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 14:29 WIB

×