Beralasan Terlalu Miskin, Dokter Ini Menginfeksi Ratusan Anak dengan HIV

Yasinta Rahmawati | Rosiana Chozanah | Suara.com

Kamis, 31 Oktober 2019 | 13:23 WIB
Beralasan Terlalu Miskin, Dokter Ini Menginfeksi Ratusan Anak dengan HIV
Ilustrasi virus HIV. (Shutterstock)

Suara.com - Melakukan pemeriksaan kesehatan harus memilih klinik yang terpercaya. Jangan sampai terjadi hal tidak menyenangkan seperti satu desa ini. Sebab pada Senin (28/10/2019), seorang dokter anak dari Pakistan dilaporkan telah menginfeksi HIV pada hampir 900 anak di bawah usia 12 tahun.

Virus tersebut diketahui berada di jarum suntik bekas yang telah terbuang ke tempat sampah dan digunakan kembali oleh sang dokter.

Dokter bernama Muzaffar Ghanghro tersebut dikenal sebagai dokter termurah di wilayah kota Pakistan.

Salah satu orangtua anak yang menjadi korban pernah memergoki sang dokter sedang mencari sesuatu di tempat sampah, yang ternyata adalah jarum suntik dan menggunakan benda tersebut kepada anaknya.

Anak-anak di Pakistan terinfeksi HIV (Instagram/BUzzFeed World)
Anak-anak di Pakistan terinfeksi HIV (Instagram/BUzzFeed World)

Hingga akhirnya beberapa waktu kemudian sang anak didiagnsosis positif mengidap terinfeksi HIV. Ketika ayahnya memprotes, dokter hanya memberi tahu mereka bahwa dia terlalu miskin untuk membayar jarum baru.

Orangtua lainnya, yang ketiga anaknya juga terinfeksi menuduh sang dokter karena ia menggunakan cairan yang sama pada 50 anak tanpa mengganti jarumnya.

Selain anak-anak, menurut Independent, lebih dari 200 orang dewasa juga dinyatakan terjangkit HIV sejak penyebaran epidemi itu dikonfirmasi terjadi April tahun ini.

Tapi, itu hanya jumlah kasus yang dilaporkan. Dinas kesehatan setempat mengatakan jumlah sebenarnya bisa jauh lebih tinggi karena 200.000 warga belum diperiksa sejauh ini.

Sejak kejadian tersebut, sang dokter telah ditangkap dan didakwa karena telah melakukan kelalaian dan pembunuhan setelah masyarakat banyak menuntutnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tiga Bocah Hilang di Kasur, Ternyata Diperkosa dan Dibunuh Tukang Becak

Tiga Bocah Hilang di Kasur, Ternyata Diperkosa dan Dibunuh Tukang Becak

News | Selasa, 29 Oktober 2019 | 19:40 WIB

Sebelum Bayi Tabung, 3 Langkah yang Bisa Menolong Pasangan Punya Anak

Sebelum Bayi Tabung, 3 Langkah yang Bisa Menolong Pasangan Punya Anak

Health | Selasa, 29 Oktober 2019 | 13:00 WIB

Bayi Lahir Tanpa Wajah, Dokter Kandungan Dapat Sanksi Skors

Bayi Lahir Tanpa Wajah, Dokter Kandungan Dapat Sanksi Skors

Health | Selasa, 29 Oktober 2019 | 12:14 WIB

Terkini

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:12 WIB

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:55 WIB