Ada 28 Manik-Manik Terjebak di Kandung Kemih, Pria Ini Tidak Bisa Kencing

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Kamis, 31 Oktober 2019 | 14:20 WIB
Ada 28 Manik-Manik Terjebak di Kandung Kemih, Pria Ini Tidak Bisa Kencing
Ilustrasi manik-manik masuk ke dalam kandung kemih (shutterstock)

Suara.com - Sebanyak 28 manik-manik terjebak di dalam kandung kemih seorang pria usia 58 tahun asal China. Dokter yang menanganinya pun sempat terkejut ketika melihat hasil pemindaian X-ray.

Ternyata pria itu pernah memasukkan puluhan manik-manik tersebut melalui lubang penisnya. Tetapi, ia tak ingat kapan memasukkan manik-manik magnet tersebut.

Sebelumnya, pria tersebut telah merasakan sesuatu yang aneh sejak beberapa hari. Tetapi, ia menolak memeriksakan kondisinya ke dokter karena berbagai alasan.

"Awalnya dia berpikir kondisinya akan membaik. Tetapi, semakin hari justru membuatnya kesakitan hingga kesulitan buang air kecil," kata dr Yin Chuanmin dari Rumah Sakit Daxxing di kota Xi'an dikutip dari The Sun.

Bahkan lelaki itu juga sempat terkejut bahwa sudah ada puluhan manik-manik terjebak di kandung kemihnya. Karena ia mengingat hanya memasukkan satu manik-manik.

Ilustrasi manik-manik (shutterstock)
Ilustrasi manik-manik (shutterstock)

Sampai akhirnya pemindaian X-ray memperlihatkan bola-bola kecil menempel di kandung kemih. Menurut dr Yin, manik-manik tersebut berukuran 2 milimeter.

Pria itu pun harus menjalani bedah mikro untuk mengambil manik-manik yang terjebak di dalam kandung kemihnya. Beruntungnya, operasi bedah mikro berjalan lancar dan kondisi pria itu berangsur pulih.

Menurut dokter, pria itu bisa saja menderita perforasi kandung kemih serius atau infeksi kandung kemih jika tak segera ditangani secara medis.

"Kami sebelumnya pernah kedatangan seorang pasien memasukkan tongkat kayu, tutup pena hingga tabung infus ke dalam uretranya," katanya.

Sehingga, kasus pria yang memasukkan puluhan manik-manik ke dalam uretra tersebut sudah bukan pertama kalinya. Selain pria ini, seorang remaja 13 tahun juga memiliki 29 manik-manik yang terjebak di kandung kemihnya.

Remaja tersebut mengalami 12 minggu sakit perut karena dia malu untuk memberi tahu orangtuanya. Sampai akhirnya, kondisinya memburuk dan harus masuk ke rumah sakit.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ingin Terangsang, Lelaki Ini Masukkan 47 Pipa Kecil ke Uretra!

Ingin Terangsang, Lelaki Ini Masukkan 47 Pipa Kecil ke Uretra!

Health | Sabtu, 26 Oktober 2019 | 07:45 WIB

Kenali Batu Kandung Kemih, Jauh Berbeda dengan Batu Ginjal

Kenali Batu Kandung Kemih, Jauh Berbeda dengan Batu Ginjal

Health | Minggu, 06 Oktober 2019 | 17:35 WIB

Tertembak, Peluru di Kandung Kemih Pria Ini Baru Diangkat 18 Tahun Kemudian

Tertembak, Peluru di Kandung Kemih Pria Ini Baru Diangkat 18 Tahun Kemudian

Health | Minggu, 13 Oktober 2019 | 12:50 WIB

Terkini

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Health | Selasa, 17 Maret 2026 | 15:31 WIB

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 17:14 WIB

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 16:49 WIB

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 15:52 WIB

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 11:54 WIB

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 09:18 WIB

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Health | Sabtu, 14 Maret 2026 | 14:38 WIB

Membangun Benteng Kesehatan Keluarga: Pentingnya Vaksinasi dari Anak hingga Dewasa

Membangun Benteng Kesehatan Keluarga: Pentingnya Vaksinasi dari Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 13 Maret 2026 | 14:04 WIB

Pentingnya Dukungan Asupan Nutrisi untuk Mendukung Perkembangan Anak Usia Sekolah

Pentingnya Dukungan Asupan Nutrisi untuk Mendukung Perkembangan Anak Usia Sekolah

Health | Jum'at, 13 Maret 2026 | 09:05 WIB

Rahasia Mengapa Kepemimpinan Perempuan Jadi Kunci Sukses Kesehatan Ibu dan Anak di Indonesia

Rahasia Mengapa Kepemimpinan Perempuan Jadi Kunci Sukses Kesehatan Ibu dan Anak di Indonesia

Health | Kamis, 12 Maret 2026 | 08:38 WIB