Belajar dari Adik Barbie Kumalasari, Rutin Minum Teh Cegah Tumor Payudara

Rima Sekarani Imamun Nissa, Shevinna Putti Anggraeni

Senin, 04 November 2019 | 08:20 WIB
Belajar dari Adik Barbie Kumalasari, Rutin Minum Teh Cegah Tumor Payudara
Barbie Kumalasari [Sumarni/Suara.com]

Suara.com - Barbie Kumalasari baru-baru ini menceritakan kondisi adiknya yang sedang menderita tumor payudara. Ia mengatakan sang adik memiliki empat tumor di payudara yang membuatnya merasa sedih.

"Baru tiga hari ini, adikku masuk rumah sakit dan baru tadi siang pulang dari rumah sakit. Karena, di payudaranya numbuh tumor ada empat biji dan usianya masih 21 tahun," kata Barbie Kumalasari dalam channel Youtube Jessica Iskandar.

Apalagi adik Barbie Kumalasari masih berusia 21 tahun dan sudah menjalani operasi tumor payudara sebanyak 10 kali sejak tahun lalu.

"Sebenarnya tahun lalu itu sudah sempat operasi dan dibuang juga, tapi masih ada satu. Sekarang ada empat, jadi ada lima kan. Nah, kemarin di bulan Desember itu ada lima dan dioperasi di kanan sama kiri. Jadi, total sudah 10 kali operasi," jelasnya.

Perlu diketahui, tumor payudara seperti yang diderita adik Brabie Kumalasari ini bisa disebabkan oleh infeksi, cedera, pertumbuhan non-kanker dan kanker. Umumnya, kanker payudara tidak menimbulkan rasa sakit pada payudara.

ilustrasi tumor payudara (shutterstock)
ilustrasi tumor payudara (shutterstock)

Tumor payudara pun bisa menyerang siapa pun meski tak memiliki keturunan. Namun, melansir dari hellosehat, sebuah penelitian menemukan risiko tumor payudara cenderung menurun pada wanita yang rajin minum teh daripada yang tidak.

Sebuah penelitian dalam jurnal Human Molecular Genetics tahun 2017 menemukan ada kemungkinan perubahan aktivitas gen pada tubuh wanita yang rutin minum teh. Perubahan yang terjadi itupun berkaitan erat dengan kadar hormon estrogen wanita.

Selain itu, setiap orang memiliki susunan gen di dalam tubuh dan masing-masing bertugas mengatur cara kerja setiap organ tubuh. Tetapi, tidak semua gen di dalam tubuh orang bersifat aktif. Hal itu dipengaruhi oleh faktor lingkungan, gaya hidup hingga pola makan.

Ilustrasi minum teh. (Sumber: Shutterstock)
Ilustrasi minum teh. (Sumber: Shutterstock)

Menurut para ahli, rutin minum teh bisa mengaktifkan gen yang bertugas untuk mengendalikan kadar hormon estrogen dalam tubuh wanita. Dengan demikian, perubahan yang terjadi akan membuat gen memerintah tubuh untuk membatasi produksi estrogen.

baca juga

Oleh karenanya, wanita yang rutin minum teh bisa mencegah tumbuhnya tumor payudara, khususnya akibat produksi estrogen berlebihan. Meski begitu, para ahli masih perlu memahami hubungan antara nutrisi dalam teh dengan perubahan gen di tubuh wanita.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Khusus Perempuan, 5 Makanan Ini Baik untuk Kesehatan Tubuh!

Khusus Perempuan, 5 Makanan Ini Baik untuk Kesehatan Tubuh!

Health | Jum'at, 01 November 2019 | 09:05 WIB

Manfaat Aktif Bergerak di Tempat Fitnes untuk Mencegah Kanker Payudara

Manfaat Aktif Bergerak di Tempat Fitnes untuk Mencegah Kanker Payudara

Health | Jum'at, 01 November 2019 | 06:30 WIB

7 Fakta Usai Mastektomi, Benarkah Bisa Kena Kanker Payudara Lagi?

7 Fakta Usai Mastektomi, Benarkah Bisa Kena Kanker Payudara Lagi?

Health | Rabu, 30 Oktober 2019 | 06:05 WIB

Duh, Ada Luka di Payudara Tandanya Kena Kanker Payudara?

Duh, Ada Luka di Payudara Tandanya Kena Kanker Payudara?

Health | Selasa, 29 Oktober 2019 | 07:05 WIB

Terkini

Ciri-ciri Larutan Asam dan Basa Beserta Contohnya dalam Kehidupan Sehari-hari

Ciri-ciri Larutan Asam dan Basa Beserta Contohnya dalam Kehidupan Sehari-hari

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 21:00 WIB

Karhutla Sumsel Capai 6.552 Hektar, Kenapa Masih Ada 84 Hektare Belum Padam?

Karhutla Sumsel Capai 6.552 Hektar, Kenapa Masih Ada 84 Hektare Belum Padam?

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 20:59 WIB

Kasih Finger Heart Sembari Senyum Lebar, Bahlil Bungkam soal Fahd A Rafiq dan Nusron Wahid

Kasih Finger Heart Sembari Senyum Lebar, Bahlil Bungkam soal Fahd A Rafiq dan Nusron Wahid

News | Rabu, 16 September 2026 | 20:48 WIB

Bedah MV Penggantine Happy Asmara: Angkat Pesona Kediri Lewat Bus Bagong hingga Jalan Dhoho

Bedah MV Penggantine Happy Asmara: Angkat Pesona Kediri Lewat Bus Bagong hingga Jalan Dhoho

Your Say | Rabu, 16 September 2026 | 20:42 WIB

Momen Prabowo dan Pramono Jajal Rute LRT Kelapa Gading-Manggarai

Momen Prabowo dan Pramono Jajal Rute LRT Kelapa Gading-Manggarai

Foto | Rabu, 16 September 2026 | 20:39 WIB

Persib Cetak Sejarah, Satu-satunya Klub Indonesia yang Menang di Korea Selatan

Persib Cetak Sejarah, Satu-satunya Klub Indonesia yang Menang di Korea Selatan

Jabar | Rabu, 16 September 2026 | 20:39 WIB

Bukan Cuma Rp13 Miliar, Begini Jejak Aliran Uang Kasus Korupsi Chromebook Muara Enim

Bukan Cuma Rp13 Miliar, Begini Jejak Aliran Uang Kasus Korupsi Chromebook Muara Enim

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 20:33 WIB

Pemusnahan Sabu Jaringan Internasional Senilai Rp68 Miliar di Bengkalis

Pemusnahan Sabu Jaringan Internasional Senilai Rp68 Miliar di Bengkalis

Riau | Rabu, 16 September 2026 | 20:32 WIB

Tukar Sampah dengan Air Bersih, Program SULAP Bantu Kebutuhan Warga

Tukar Sampah dengan Air Bersih, Program SULAP Bantu Kebutuhan Warga

Jakarta | Rabu, 16 September 2026 | 20:28 WIB

Boni Hargens Apresiasi Desk Ketenagakerjaan Polri untuk Lindungi Buruh

Boni Hargens Apresiasi Desk Ketenagakerjaan Polri untuk Lindungi Buruh

Jabar | Rabu, 16 September 2026 | 20:24 WIB

×