Sesak Napas pada Malam Hari Cukup Mengganggu, Atasi dengan 5 Cara Ini

Silfa Humairah Utami

Senin, 04 November 2019 | 13:27 WIB
Sesak Napas pada Malam Hari Cukup Mengganggu, Atasi dengan 5 Cara Ini
Ilustrasi sesak napas pada saat tidur. (Shutterstock)

Suara.com - Sesak Napas pada Malam Hari Cukup Mengganggu, Atasi dengan 5 Cara Ini

Tidak dapat tidur nyenyak karena punya masalah pernapasan alias sesak napas pada malam hari memang sangat mengganggu. Sesak napas atau dispnea ini dapat diatasi dengan beberapa cara rumahan bila penyebabnya bukan kondisi medis yang berbahaya.

Simak ulasan di bawah ini agar tidur Anda kembali nyenyak tanpa sesak napas.

Seperti yang dilansir dari Harvard Health Publishing, ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi sesak napas yang muncul pada malam hari. Mulai dari mengubah posisi tidur hingga mengatur posisi kipas angin bisa Anda praktikkan agar masalah ini cepat diatasi dilansir Hello Sehat.

1. Posisi tidur

Pada saat Anda berbaring pada malam hari dan kesulitan mengambil napas, cobalah mengubah posisi tidur. Terdapat dua jenis posisi tidur yang bisa Anda lakukan agar dispnea pada malam hari cepat hilang.

Salah satu posisi tidur yang memang disukai banyak orang adalah tidur menghadap kanan atau kiri sambil memeluk guling. Saat kesulitan bernapas, posisi ini bisa membantu Anda meredakan gangguan tersebut.

2. Mendengarkan lagu

Tidak hanya mengubah posisi tidur, Anda juga bisa mendengarkan lagu agar lebih rileks dan memudahkan Anda untuk bernapas. Hal ini bertujuan agar Anda jauh lebih santai dan menarik napas menjadi lebih dalam dan lambat.

Selain itu, Anda juga bisa melakukan beberapa peregangan dengan melemaskan otot dari kepala hingga kaki untuk meredakan stres dan membuat Anda lebih rileks.

baca juga

3. Menggunakan kipas angin

Menurut sebuah penelitian dari Journal Pain Symptom Manage menggunakan kipas, terutama kipas portabel/genggam dapat Anda mengatasi sesak napas pada malam hari.

Di dalam penelitian tersebut terdapat 50 peserta yang dipilih secara acak dan menggunakan kipas angin selama lima menit. Kipas tersebut diarahkan ke wajah atau kaki mereka lalu menuju ke anggota tubuh lainnya selama lima menit.

Hasilnya, penggunaan kipas genggam ke arah wajah ternyata dapat mengurangi sesak napas, terutama mengarahkannya ke pipi. Maka itu, ketika Anda merasakan sesak napas pada malam hari, cobalah kipas angin genggam yang mudah dibawa dan tidak begitu mahal.

4. Menjaga kebersihan kamar tidur

Jika sesak napas pada malam hari yang Anda alami karena alergi, mungkin sudah saatnya melihat apakah kamar tidur Anda bersih dari alergen atau tidak.

Apabila tidak, bersihkan karpet, jendela, tempat tidur, sampai pendingin ruangan atau kipas angin secara rutin. Kipas angin biasanya mengumpulkan debu dan dapat memicu gejala alergi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Lebih Kacau dari Mimpi Buruk, Kenali Gangguan Tidur Night Terrors

Lebih Kacau dari Mimpi Buruk, Kenali Gangguan Tidur Night Terrors

Health | Sabtu, 02 November 2019 | 13:34 WIB

Seperti Putri Tidur, Wanita Ini Bisa Tidur Selama Berbulan-Bulan

Seperti Putri Tidur, Wanita Ini Bisa Tidur Selama Berbulan-Bulan

Lifestyle | Selasa, 15 Oktober 2019 | 11:35 WIB

Pandji Pragiwaksono Alami Sleep Apnea, Seperti Apa Gejala & Tandanya?

Pandji Pragiwaksono Alami Sleep Apnea, Seperti Apa Gejala & Tandanya?

Health | Senin, 14 Oktober 2019 | 19:25 WIB

Terkini

Laporan CrowdStrike 2026: AI Kini Menjadi Senjata Utama Pelaku Siber

Laporan CrowdStrike 2026: AI Kini Menjadi Senjata Utama Pelaku Siber

Tekno | Rabu, 12 Agustus 2026 | 14:19 WIB

Crunchyroll Dapat Hak Distribusi Internasional Film Baru Makoto Shinkai

Crunchyroll Dapat Hak Distribusi Internasional Film Baru Makoto Shinkai

Your Say | Rabu, 12 Agustus 2026 | 14:15 WIB

Dibintangi Margaret Qualley, Remake Film Possession Tayang Juni 2027

Dibintangi Margaret Qualley, Remake Film Possession Tayang Juni 2027

Your Say | Rabu, 12 Agustus 2026 | 14:15 WIB

BRI Poso Bersama Kejari Tuntaskan Kendala Administrasi Kredit ASN

BRI Poso Bersama Kejari Tuntaskan Kendala Administrasi Kredit ASN

Bri | Rabu, 12 Agustus 2026 | 14:13 WIB

Hafalan Surah Ad-Dhuha Jadi Gimmick Promosi Miras, Polisi Diminta Usut Dugaan Penistaan Agama

Hafalan Surah Ad-Dhuha Jadi Gimmick Promosi Miras, Polisi Diminta Usut Dugaan Penistaan Agama

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 14:13 WIB

17 Rekomendasi Doorprize Malam Puncak 17 Agustus yang Memuaskan

17 Rekomendasi Doorprize Malam Puncak 17 Agustus yang Memuaskan

Lifestyle | Rabu, 12 Agustus 2026 | 14:12 WIB

Apakah 18 Agustus 2026 Cuti Bersama? Cek SKB 3 Menteri dan Pengumuman Pemerintah

Apakah 18 Agustus 2026 Cuti Bersama? Cek SKB 3 Menteri dan Pengumuman Pemerintah

Lifestyle | Rabu, 12 Agustus 2026 | 14:09 WIB

Khali the Killer Malam Ini di Trans TV: Dilema Pembunuh Bayaran demi Biaya Berobat Nenek

Khali the Killer Malam Ini di Trans TV: Dilema Pembunuh Bayaran demi Biaya Berobat Nenek

Entertainment | Rabu, 12 Agustus 2026 | 14:09 WIB

Demutualisasi Siap Dilakukan, Bos BEI Sudah Punya Calon Investor Mau Caplok Saham Bursa

Demutualisasi Siap Dilakukan, Bos BEI Sudah Punya Calon Investor Mau Caplok Saham Bursa

Bisnis | Rabu, 12 Agustus 2026 | 14:08 WIB

Kota Serang Darurat Tenaga Pengajar, Puluhan SD dan SMP Kekurangan 300 Guru

Kota Serang Darurat Tenaga Pengajar, Puluhan SD dan SMP Kekurangan 300 Guru

Banten | Rabu, 12 Agustus 2026 | 14:08 WIB

×